Ikuti diskusi nya di: http://facebook.com/beritakatolik --- --------------------------------------------------
Mari kita doakan bersama2!! --- -- Gereja Katolik Santo Albertus Dihujani Lemparan Batu dan Nyaris Dibumihanguskan Sumber: http://m.kompas.com/news/read/data/2009.12.18.12204719 Jumat, 18 Desember 2009 | 12.20 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Peristiwa pelemparan batu dan pembakaran gereja terjadi di kawasan Perumahan Harapan Indah, Kota Bekasi, Kamis (17/12/2009) malam. Massa yang terdiri dari ratusan orang mulai dari anak-anak hingga orangtua termasuk ibu-ibu mendatangi Gereja Katolik Santo Albertus yang terletak di Jalan Boulevard untuk merusak serta membakar fasilitas gereja. Ketua Umum Pembangunan Gereja Santo Albertus, Kristina Maria R, dalam keterangan per telepon kepada Kompas.com, menjelaskan, massa yang menumpangi beberapa mobil dan motor sempat melempari gereja yang tengah dalam tahap akhir pembangunan itu sebelum akhirnya dibubarkan oleh polisi dari Polsek Harapan Indah dan Polres Bekasi. Selain melempari gereja, massa membakar pos satpam, 1 motor satpam, dan kontainer yang dijadikan sebagai kantor kontraktor pembangunan gereja. Kristina Maria R yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Menko Polhukam menguraikan, massa juga membuang sejumlah marmer dan keramik yang akan digunakan untuk pembangunan gereja ke jalan sekitarnya. Massa tampak melengkapi diri dengan minyak tanah untuk melancarkan aksinya dan ini terbukti dari 1 jeriken berisi minyak tanah yang ditemukan di lokasi. "Satu komputer dari kantor kontraktor diinjak-injak massa dan ditemukan di got depan gereja," jelas Kristina yang tidak mengira apabila massa yang berpapasan dengannya saat ia akan pulang ke rumahnya tadi malam melakukan aksi perusakan gereja. "Gereja ini sudah mendapatkan izin pembangunan dan tiang pancang pertamanya sudah sejak 11 Mei 2008," tambah Kristina. Menurut Kristina, aparat mulai dari Danrem hingga Kapolres Bekasi telah menjamin keamanan bagi kegiatan ibadah ataupun acara penyambutan Natal di gereja ini. Polisi yang mendapatkan laporan massa berasal wilayah utara Kabupaten Bekasi sempat memasang police line di sekitar gereja pada malam hari sebelum mencabutnya kembali Jumat pagi. Massa dapat dibubarkan aparat menjelang pukul 24.00 tadi malam dan beberapa orang yang dicurigai sebagai otak aksi perusakan gereja juga telah diringkus. ####### Tragedi 15 Menit di Gereja Santo Albertus Sumber: http://m.kompas.com/news/read/data/2009.12.18.14222765 Jumat, 18 Desember 2009 | 14.22 WIB SANDRO GATRA BEKASI, KOMPAS.com - Sebelum menghancurkan Gereja Santo Albertus di dalam Kompleks Harapan Indah, Kota Bekasi, massa yang terdiri dari ratusan orang terlebih dulu berkumpul di sekitar Patung Tiga Mojang yang letaknya sekitar 1,5 km dari Gereja. Massa yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu, serta anak-anak berkumpul sekitar 22.30 dan mulai bergerak pukul 22.45. Ketua Umum Panitia Pembangunan Gereja St Albertus, Kristina Maria Rantetana, menceritakan hal itu kepada Kompas.com, Jumat (18/12/2009). Sebelum aksi perusakan terjadi, Kristina kebetulan melewati massa yang telah berkumpul di patung. Saat itu tidak ada kecurigaannya ketika melihat massa yang berkumpul. "Tidak ada yang orasi. Mereka semua riang, ketawa-ketawa. Enggak ada curiga sama sekali," cerita dia, Jumat. Tidak lama kemudian, lanjut Kristina, massa bergerak dengan kendaraan masing-masing. Tentunya melewati Polsek Medan Satria yang jaraknya hanya 500 meter dari Gereja. "Saya ikutin terus massa. Mereka terus berhenti di sekitar Gereja. Tiba-tiba langsung turun dari kendaraan lalu melempari Gereja dengan batu," katanya. "Mereka teriak-teriak, 'Hancurkan..hancurkan....' Ibu-ibu bawa anak-anak ikutan melempar. Terus mereka masuk ke dalam Gereja lalu mulai membakar. Saya langsung lapor ke Polsek. Beberapa polisi langsung ke Gereja tapi enggak sanggup hadapi massa," cerita dia. Aksi amuk massa berhasil dihentikan sekitar pukul 24.00, setelah ratusan polisi dari Polres Metro Bekasi tiba di lokasi. Ketika Kompas.com mencoba meminta keterangan terkait peristiwa itu dari pihak Polsek Medan Satria, tidak ada satu pun petugas yang bersedia berkomentar. "Ke Polres (Bekasi) aja," ucap salah satu petugas. ############## Gereja Santo Albertus Tetap Selenggarakan Misa Malam Natal Sumber: http://m.kompas.com/news/read/data/2009.12.18.18043243 Jumat, 18 Desember 2009 | 18.04 WIB SANDRO GATRA JAKARTA, KOMPAS.com- Pengurus Gereja Santo Albertus di dalam Kompleks Harapan Indah Kota Bekasi tetap akan menyelenggarakan misa pada Malam Natal tanggal 24 Desember nanti. Aksi pengrusakan gereja oleh seribuan orang pada Kamis malam tadi tidak mengubah rencana jadwal ibadah di gereja yang masih dalam proses pembangunan itu. "Kita tetap akan melaksanakan misa Malam Natal. Misa itu sudah kita rencanakan sejak awal," kata Ketua Umum Panitia Pembangunan Gereja Santo Albertus, Kristina Maria Rantetana, Jumat (18/12/2009). Kristina menjelaskan, meski saat ini pembangunan gereja baru mencapai 60 persen sejak dimulai pada Mei 2008, pengurus gereja tetap akan menggelar ibadah perdana pada Malam Natal nanti. "Malam Natal ibadah pertama kita. Setelah itu, ibadah akan terus dilakukan. Tanpa dinding di samping ngga apa-apa. Kita pake bangku plastik seadanya nanti," jelas dia. Para pengurus gereja serta sekitar 5.000 umat tidak takut aksi pengrusakan akan terulang pada Natal nanti, karena pihak kepolisian telah berjanji akan mengamankan lokasi selama Natal. "Tidak perlu takut. Kepolisian telah berjanji akan mengamankan. Kita percaya lah sama polisi," kata dia.
