Catatan: Standing Ovation adalah tepuk tangan sambil berdiri yang mencerminkan penghargaan maksimal kepada pihak yang mentas.
Dari Milis Tetangga: Hari Subagya (Milis Trainers Club Indonesia) Sebagai pembicara. Berbicara adalah sebuah kenikmatan. Berbicara adalah sebuah semangat dan kebahagiaan. Jujur saja, jika kita tidak butuh uang, sebenarnya tidak dibayarpun Seorang PEMBICARA tidak akan keberatan. Karena bukan uangnya, melainkan KEPUASANYA. Membuat orang bergembira, membuat orang mengerti, membuat orang BERUBAH. Namun berbicara itu tidak bisa berdiri sendiri. Anda tidak bisa menikmati berbicara bila audiens juga tidak menikmati. Bagaimana anda akan nikmat berbicara sedang orang yang di hadapan anda menguap atau bahkan terhempas dari tempat duduknya karena ngantuk. Kedubraaaaaag! Ini bisa jadi yang membedakan Public speaker dengan Pejabat. Dalam duania Public speaking maupun training, audiens adalah menjadi fokus yang utama. Siapapun public speaker yang handal, pasti orang yang sangat concern dengan audiens, selain content/materi yang dibawakanya. Public speaker tidak akan pernah merelakan ucapanya tidak menjadi fokus dari para peserta. Public speaker bukan guru SD yang bisa melempar penghapus agar murid memperhatikan. Tidak ada power lain untuk meminta audiens memperhatikan kecuali memang apa yang dibicarakan atau bagaimana anda berbicara itu menarik atau isi dari yang anda bawakan sangat menarik/ penting dan luar biasa. (Memang sih ada trik dan tip untuk mendapatkan perhatian: mis menyebut nama, Menghampiri, menatap matanya beberapa detik, bertanya atau membuat aktivitas yang melibatkan audiens) Ada banyak hal dan tip untuk bisa tetap fokus, beberapa diantaranya adalah memainkan beberapa point: Humor, Intonasi dan Power, Jeda, Alat bantu, game, melibatkan audiens dalam games serta peragaan dan lain-lain. NAMUN dalam kesempatan ini saya hanya ingin berbagi soal menggunakan EMOTIONAL LANGUAGE. Menggunakan bahasa emosi (menyentuh/emotional language) Dalam dunia sales, mereka memahami kalau keputusan membeli lebih banyak dipengaruhi oleh EMOSI ketimbang logika. Begitu juga untuk mendapatkan response yang baik dari audiens, maka keahlian memainkan emosi juga menjadi sangat penting. Itu sebabnya Arifin Ilham, Aa Gym atau OPRAH bisa jauh mendapat sambutan dari masyarakat ketimbang para pendakwah yang marah-marah, mencerca dan memaki. Ketimbang juga pidato para pejabat. Contoh sederhana, bila anda meminta anak anda untuk tidak bermain sepeda di jalanan rame: "Anto! Jangan main sepeda di jalan! Awas nanti aku jewer!" Coba bedakan dampaknya! "Sayang... dulu ada anak teman Ayah bermain sepeda di jalanan. Dan sayang sekali karena disana banyak kendaraan, maka anak teman ayah itu tertabrak motor. Kepalanya berdarah-darah dan kakinya harus dijahit. Ayah sendiri yang mengantar ke rumah sakit. Darah bercucuran dan Anak teman ayah itu merintih terus kesakitan. Anto.. hati hati ya kalau main di jalanan! Atau main saja dilapangan lebih aman" Dalam bahasa emosi ini, melibatkan banyak hal. Pemilihan kata (diksi), intonasi dan saya menyebutnya bahasa imagi. Sebuah bahasa atau kalimat yang bisa memunculkan gambar-gambar dalam pikiran audiens Penggunaan emotional languange ini sangat penting digunakan dalam berbicara/training. Terutama dalam akhir sesi. Dalam sebuah proses landing.(Saya lebih senang menggunakan kata Landing ketimbang closing, karena memberi kesan lebih nikmat dan kesenangan) Hal ini akan memberikan kesan yang kuat bila anda benar dan tepat. Anda juga boleh menggunakan lagu lembut dalam proses closing. Insert atau masukan dalam slide terakhir anda, bila anda menggunakan POWER POINT, atau siapkan CD LAGU dan berikan pada operator atau asisten anda. Tutuplah acara anda dengan POWER yang FULL. Siapkan kalimat-kalimat yang menhujam dan menyentuh hati mareka. Bangun kebersamaaan. Sebagai contoh: Misalnya anda sedang berbicara dalam acara closing TEAM BUILDING pada sebuah perusahaan. Bunyikan musik instrumentalia.. yang sangat lembut, ada beberapa contoh di RECODING YOUR BRAIN Ambil jeda sejenak, biarkan mereka menikmati sebentar dentingan musik... Jangan segan-segan sambil menyentuh atau merangkul pundak beberapa peserta untuk membangun TRUST dan keakraban "Rekan sekalian.... kita adalah orang-orang yang senasib. Kita memiliki banyak sekali kesamaan dan persamaan. Kita hari ini sama- sama berada di ruangan ini. Kita hari ini sama-sama belajar. Kita hari ini sama sama sedang berjuang untuk kesuksesan kapal kita yaitu PT. XYZ. Jangan biarkan kapal ini tenggelam, jangan biarkan kapal ini terombang ambing ombak, jangan biarkan kapal ini bocor. Kita semua bertanggung Jawab. Selama 6 jam kita telah bermain bersama, belajar bersama dan berdiskusi bersama. KIta melihat semangat teman-teman kita, kita melihat ketulusan teman-teman kita. Kita melihat dan merasakan kejujuran dan persaudaraan yang amat erat dan dalam. Kita berada bersama di ruangan ini adalah sama-sama dalam rangka mengemban kehidupan yang kita jalani. Berjuang memberi nafkah keluarga, berjuang mengisi kehidupan. Sungguh tidak pantas kita saling mencelakai dan mendengki. Mari kita renungi baik-baik. Perhatikan bahwa di dalam darah yang mengalir di tubuh anda, ada keringat sahabat dan teman-teman anda. Di dalam darah yang mengalir pada anak-anak anda, ada keringat sahabat anda disini. Sudah tiba saatnya kita mulai bergandeng tangan dengan penuh ketulusan untuk memajukan perusahaan ini, membesarkan perusahaan ini untuk kesejahteraan bersama. Jika selama ini anda belum pernah tersenyum tulus, maka sekarang saatnya anda lontarkan senyuman paling tulus dan indah unutk sahabat anda disini. JIka anda belum pernah berjabat tangan dengan erat dan penuh kehangatan, maka mulailah menjabat tangan mereka dengan kehangatan dan keramahan. Ucapkan terima kasih telah menjadi bagian hidup anda, ucapkan terima kasih telah menjadi sahabat dan rekan kerja anda selama ini. Ucapakan terima kasih..." Anda boleh menyetel lagi Bon Jovy Thank You.. Mulailah menjabat salah satu peserta, bila perlu memeluknya degan tulus. Katakan Thank You! sesuai dengan lantunan lagu BON JOVY ************** Saya sangat yakin bila selesai acara itu salah seorang direktur diberi kesempatan menyambut, maka anda pasti mendapatkan STANDING OVATION! Ada satu hal lagi! Jika dalam ORGANISASI training anda menyebarkan FORM FEEDBACK GARANSI 100% Nilai anda akan lebih baik dibanding closing yang menggunakan DONGEND dll. Semoga Bermanfaat! Selamat mencoba! Sukses untuk Sahabat di TCI! Salam PErubahan Hari SUbagya www.bisnispartner.com
