Terkadang tanpa sengaja kita mengeluarkan ucapan atau komentar yang akan kita
sesali untuk waktu yang lama. Dalam situasi demikian seringkali saking
menyesalnya ingin rasanya menarik kembali ucapan yang sudah terlanjur keluar
dari mulut tadi bahkan tanpa sengaja memukul atau menampar mulut ini yang kita
anggap lancang. Memang apa yang sudah terjadi tidak bisa diubah tapi herannya
seberapapun menyesalnya kita tanpa sengaja suatu saat bahkan berkali kali kita
mengulang lagi kesalahan yang sama. Aku sendiri seringkali merasakannya dan
terkadang penyesalan itu berlanjut berkepanjangan karena telah menimbulkan
akibat yang fatal.
Untuk itu menyesal saja tidak ada gunanya yang penting bagaimana kita
memperkecil kemungkinan melakukan kebodohan itu lagi di masa depan.
Biasakan untuk melatih diri berpikir dahulu sebelum bicara sesederhana
apapun itu, kita cenderung suka ingin menonjol dalam suatu situasi sehingga
merasa berkomentar paling cepat itulah yang terbaik padahal jikalau salah ucap
akibatnya tidak sesederhana itu.
Biasakan juga tidak langsung menjawab setiap pertanyaan secara langsung,
tarik napas 3 tarikan akan memberi kesempatan kita memilah kata atau jawaban
yang terbaik
Sebelum berkomentar pastikan lagi pemahaman anda sudah benar dengan
melakukan / memberikan pertanyaan konfirmasi balik dan jika sudah yakin
pemahaman anda benar barulah anda menjawab
Jangan menganggap diri paling pintar karena berangkat dari sanalah
kecenderungan kita untuk mengomentari apa saja, beri kesempatan pada orang lain
karena ini juga proses belajar buat kita
Jangan pernah berpikir negatif, ataupun kalau pada suatu saat pikiran
negatif tidak dapat dicegah usahakan untuk menekannya sekeras mungkin dan
segera hilangkan pikiran negatif ini karena spontanitas dari orang yang sedang
dikuasai pikiran negatif biasanya omongannya penuh emosi dan menyakitkan orang
lain
Jangan suka nimbrung orang ngobrol kalau tidak tahu konteks pembicaraan
mereka karena komentar konyol anda bisa menjatuhkan kredibilitas anda.... bisa
bisa disebut telmi alias telat mikir atau jadi Oneng he he he..............
Usahakan untuk selalu fokus walaupun sedang sendirian karena pikiran yang
melayang layang bisa bahaya kalau tiba tiba ada yang ngajak ngomong atau minta
pendapat kita sementara pikiran kita lagi piknik kemana mana akibatnya jawaban
kita bisa ngawur
Mengendalikan pikiran itu penting, jangan biarkan dia berkelana kemana mana
walaupun situasi kita sedang genting, jangan biarkan pikiran kita seolah
mendramatisir keadaan yang belum tentu terjadi karena dalam situasi seperti ini
komentar kita pasti tidak jauh jauh dari apa yang ada di pikiran. Sebagai
contoh saat ada sanak saudara kita yang sedang sakit parah tanpa sadar otak
kita menerawang dan membayangkan saudara tsb. pasti akan meninggal dunia karena
penyakitnya, nach dalam saat seperti ini maka komentar yang keluar pasti bisa
membuat baik si sakit maupun keluarganya merasa down karena kata kata kita.
Atau kalau kita sedang ada masalah di rumah yang belum tuntas saat kita
berangkat kerja tapi masalah itu terbawa terus sampai kantor ditambah lagi
bayangan yang kita ciptakan sendiri tentang situasi yang tidak enak di rumah
tadi, maka bisa dipastikan kita saat ini bukan pribadi yang menyenangkan dalam
membahas apapun.
Dari sejak dulu sudah diyakini oleh para orang tua yang bijak bahwa MULUTMU
.......HARIMAUMU, jadi selalulah berhati hati menggunakannya khususnya dalam
berbicara karena bisa membahayakan diri sendiri
Salam EPOS,
Lies Sudianti
0816995258