Resto Pecel Pincuk Suroboyo seolah menjadi saksi dan pembuktian kehebatan 
seorang Inspirator Sukses Mulia, Jamil Azzaini.Maka, hari Minggu 24 Juni 
2007 semua peserta acara Kopi Darat yang dihelat oleh salahsatu pegiat   
milis di Jawa Timur terpuaskan oleh kepiawaian sang Master Trainer Kubik 
Leadership membawakan materi.
 
     Acara ini sendiri telah berhasil mempertemukan anggota lintas  milis 
yang ada di Jawa Timur.Dari sekitar 35 Peserta yang hadir berasal dari 
berbagai kota seperti Jombang, Sidoarjo Malang bahkan Jember.Juga beragam 
latar belakang milis seperti  Bisnis Smart, Surabaya Enterpreuner 
Club(SEC),Sidoarjo Enterpreuner Club(SidEC), Tangan Diatas(TDA),Supermind, 
MC- ers dan Trainer Club Indonesia(TCI), juga dari kalangan dunia 
Akademisi(CBIS-UBAYA).
 
     Dalam penyampaian materinya pengurus Badan Amil Zakat Nasional yang 
juga penasehat Dompet Dhuafa Republika ini memaparkan mengenai sukses Jangka 
Panjang.Bahwa sesorang  atau sekelompok orang dalam mengarungi bahtera 
kehidupan serta bisnis sangatlah ditentukan oleh esensi kehidupan itu 
sendiri berupa kebebasan berkehendak atau bentuk motivasi diri.Motivasi 
inilah yang seterusnya sangat menentukan jalan hidup dimasa depan.
 
     Motivasi ini bagi masing-masing orang/sekelompok orang berbeda satu dan 
lainnya  tetapi secara garis besar terdiri dari tiga unsur yaitu “tobe”, 
keinginan untuk menjadi dikaitkan dengan proses mengejar prestasi”, “To 
have”,keinginan meraih sesuatu dikaitkan dengan proses meraih materi dan 
“Valensi”, tingkat kualitas diri yang ditentukan oleh kemampuan dalam diri”.
To 
     Untuk dapat menempuh sukses jangka panjang ketiga unsur diatas boleh 
menjadi acuan tetapi sebisa mungkin kita mengabaikan to have, kenapa?karena 
dapat membatasi bahkan merusak to be dan valensi serta membuka pintu 
kesesatan.
 
     Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan visioner 
yang menetapkan tujuan tidak hanya sekedar mencari profit pada akhirnya 
lebih kuat bertahan bahkan dalam rentang usia ratusan tahun.Tetapi 
sebaliknya perusahaan yang lebih mengedepankan full business oriented semata 
banyak yang kemudian tidak bertahan lama.
Seperti mengutip pernyataan Jim Colins (1994)dalam built to last yang 
menyatakan bahwa kebanyakan perusahaan visioner tidak menganggap mencari 
keuntungan sebagai faktor pendorong dominan, dari sekedar kegiatan ekonomi 
tidak hanya mencari uang, tetapi inilah kunci serta energi.
 
     Untuk mencapai tobe dan Valensi oleh ayah empat orang anak dari satu 
istri ini dirumuskan kedalam empat kriteria. Pertama, menuliskan serta 
menetapkan bintang terang, yaitu menetapkan prestasi tertinggi yang ingin 
diraih,  dapat berupa impian atau keinginan untuk  mencapai cita-cita 
tertinggi dengan cara menuliskan secara spesifik.Kedua, dengan selalu 
belajar atau mengasah gergaji.Berikutnya resep ketiga adalah meraih sumber 
Valensi dengan cara bergaul, berinteraksi dengan orang-orang sukses serta 
membuat jejaring dengan komunitas-komunitas positip.
 
     Secara performance Bapak yang mengenyam pendidikan terakhir pada 
program Magister Management Agribisnis di IPB Bogor ini sangatlah dahsyat, 
terbukti seluruh audience yang mengikuti materi ini secara lesehan seolah 
terbius.Praktis waktu satu setengah jam yang diberikan oleh panitia serasa 
tidak cukup untuk menikmati materi yang disuguhkan secara apik dari detik ke 
detik yang terlewat.Bahkan kita merasakannya semacam tontonan entertaint 
yang lengkap.Antusiasme nya menular menghujam hati, joke-joke yang terlontar 
lepas dan mampu menghangatkan suasana.Dan pada akhir sesi beliau mampu 
membawa audience ke masa lalu yang mengharu biru untuk memberikan teladan 
bahwa untuk meraih bintang diperlukan pengorbanan, do’a juga airmata serta 
ketegaran hati.Keyakinan dan belajar serta berpasrah adalah ujung dari 
segala harapan.
 
     Sungguh sangat beruntung kami bisa menikmati suguhan berkelas ini, maka 
dalam hati saya berdo’a semoga diwaktu mendatang beliau ini dapat lebih 
banyak menebar energi positif kepada komunitas-komunitas lain didaerah 
.Karena dalam perjalanan pulang saya sendiri merasakan adanya recharge 
energi dan semangat untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.
 
     Tidak heran banyak undangan dari Mancanegara, seperti  Brunei, 
Malaysia, Singapura, Hongkong bahkan Macau datang silih berganti.Akhirnya 
disanalah Kubik membangun jaringan kantor perwakilan dan menunjukkan 
eksistensi sebagai salahsatu Provider Training terbaik milik Anak Negeri.
Buat Pak Jamil,saya tunggu terus tulisan dan kiprahnya Bapak ternyata telah 
banyak menginspirasi saya………………
 
Lukman Setiawan
[EMAIL PROTECTED]
www.tendatenda.blogspot.com
 

Kirim email ke