Tambahan info tentang seminar GO DOUBLE
   
  PORTAL NLP INDONESIA
Gerbang Akses Keajaiban Potensi Pikiran
http://www.portalnlp.com

Tip Praktis NLP #14: Berbagi "Kunci Pasti Meningkatkan Motivasi Kaya Raya"
06 Juni 2007
Krishnamurti

(Tulisan ini sebagai pendukung dan pelengkap artikel "Tip Praktis NLP #13" agar 
program "GO DOUBLE" yakni "Teknik Cepat & Teruji Jadi MILYARDER" sangatlah 
mungkin untuk dilaksanakan dan memang dapat menjadi kenyataan) 
    Menjadi kaya raya tidaklah berdosa, bahkan dapat membuat dan menjaga api 
motivasi semangat hidup tetap dan terus membara. Yang penting kita tidak 
terikat dengan kekayaan duniawi tersebut dan memiliki tujuan bahwa kekayaan 
tersebut dapat berguna untuk orang banyak karena uang hanyalah alat atau sarana 
saja.     Berita baiknya adalah ternyata menjadi Kaya Raya bisa dipelajari dan 
bisa dicapai oleh siapa saja. Kita hanya perlu memahami bagaimana kerja hukum 
alam semesta yang berlimpah ini dan tentu saja menjalankannya dengan tulus dan 
ikhlas.     Namun, sebelum Anda membaca tulisan ini, mohon dicatat hal berikut: 
  1. Tulisan ini adalah cara pandang dan pengalaman saya pribadi yang belum 
tentu pas untuk Anda lho ya.   2. Bacanya nyantai aje, gak usah keburu-buru & 
jangan terlalu serius dong!   3. Baik juga baca sambil refleksi diri dan ambil 
"Klik" untuk melakukannya.   4. Juga baik saat baca, anggap aja sedang ngobrol 
dengan diri sendiri   5. Paling baik baca tulisan ini
 sambil ngopi pahit atau nge-teh pahit ya.     KUNCI PERTAMA: "THE MORE YOU 
GIVE, THE MORE YOU GET"     Uang adalah energi. Semangat adalah energi. 
Bagaimana mendapatkan banyak energi? Kuncinya justru melepaskan (RELEASE, GIVE 
atau SHARE bukan Keep atau Take) energi terbaik dalam diri kita untuk Alam 
Semesta agar energi yang lebih bersih (CHANGE), energi yang lebih baik (LEARN) 
dan energi yang lebih besar (GROW) masuk dan menyatu ke dalam diri kita, 
sehingga hidup kita akan selaras dengan hukum alam (Universal Law) yang berlaku 
untuk semua makhluk yang ada di planet bumi ini.     Setelah menjadi siklus 
kegiatan Change-Learn-Grow ini pas dan selaras (baca: nyaman) dengan diri kita, 
maka teruslah lakukan kegiatan ini agar perputaran energi ini makin membesar, 
membesar dan membesar dalam diri kita sampai kita tidak bisa menghentikannya. 
Maka hasil (result) akan secara otomatis berbuah sendiri. Namun, jangan kaget 
kalau buahnya akan sangat ranum dan lebat.     Dalam bahasa
 Spiritual (katanya lho) kegiatan ini diartikan sebagai kegiatan berbagi untuk 
sesama manusia demi kehidupan itu sendiri. Artinya memberi dengan tulus ikhlas 
tanpa pamrih apapun. Baik sekali bila tangan kiri memberi, tangan kanan tidak 
mengetahuinya.     Memberi tanpa menyebut nama kita.   Memberi tanpa memberi 
tahu siapa kita.   Memberi ya memberi saja tanpa berpikir.     Baiklah, agar 
lebih "seru" kita beri nama kegiatan bagaimana "Menjaga Api Motivasi Semangat 
Hidup tetap dan terus Membara" ini sebagai kegiatan Berbagi Kehidupan. Dan, 
sebelum kita berbagi kehidupan baik sekali kita mengerti dulu apa kehidupan itu 
dengan cara belajar dari kehidupan.     Kalimat motivasi latihan ini:   "The 
More You Give, The More You Get"   "Semakin Banyak Anda Memberi, Semakin Banyak 
Anda Menerima"   "Memberi lebih Indah dari pada Meminta"     KUNCI KEDUA: 
"BELAJARLAH DARI KEHIDUPAN"     Mentransfer uang untuk amal, misal: harus 10% 
ke lembaga keagamaan (bukan   agama lho ya, tapi
 lembaga atau perorangan) adalah pekerjaan mudah dan sepele. Bawa kartu ATM, 
masukkan kartu tsb ke mesin ATM lalu tekan nomor rekening lembaga tsb, transfer 
uangpun selesai deh. "Mau dipakai untuk benar atau tidak, ya dosanya si 
pengurus. Yang penting niat gua adalah nyumbang" begitu cara pandang umum orang 
yang punya niat baik tersebut dan memang kita orang moderen diprogram seperti 
ini.     Namun, menjadikan uang amal 10% tsb menjadi 10, 100 atau 1.000 nasi 
bungkus dan kita sendirilah yang menyerahkannya ke saudara kita yang 
membutuhkannya, bukanlah pekerjaan mudah dan sungguh memerlukan kekuatan tekad 
hati yang tulus (uh. baca ide ini aja udah berat ya? Apalagi menjalankannya 
he..he..). Karena memerlukan kekuatan otot fisik kaki untuk berjalan dari pintu 
hati ke pintu hati lainnya.     Namun, sayang sekali umumnya kita lebih memilih 
cara beramal praktis seperti ini. Cara "Amal Instant 10%" persis seperti 
menggaji orang lain untuk melakukan pekerjaan amal suci kita.
 Sehingga mindset kita seperti "Berdagang Kasih" dalam benak kita muncul 
pemikiran bahwa dengan besarnya sumbangan uang amal ini hidupku pasti damai dan 
tenang (pesan lainnya: "aku akan dihormati atau dipandang"). Mengapa?     "Kan, 
gua udah nyumbang Rp. 100 juta untuk kegiatan Amal tsb? Lebih besar dari si 
Entong yang hanya nyumbang 2 nasi bungkus. Tentu Berkat gua lebih besar dong!"  
   Berkat yang dihitung oleh mereka yang memiliki paham ini adalah berkat rumah 
mewah, mobil mewah dan segala sesuatu yang wah! Sesuatu yang kelihatan secara 
"nyata".     (Kasihan juga ya untuk mereka yang matanya buta, hidupnya gak ada 
berkat karena gak ada yang bisa dilihat he..he.. Tuhan gak adil dong dengan 
yang buta. Ah, pasti ada misteri bahagia lainnya. Tuhan maha adil kok)     Kalo 
Tuhan boleh bercanda dalam bahasa gaul, pasti (baca: mungkin) Dia akan bilang: 
"He..he.. kasihan deh elo! Kagak ngarti kalo bahagia tuh mudah dan sederhana 
banget, tauk! Amal itu ukurannya Cinta / Kasih
 atau Hati bukan Kalkulasi he..he.."     Catatan Penting!   Tidak ada yang 
salah dalam Amal Instant 10% dan Amal 2 Nasi Bungkus ini. Yang berbeda adalah 
pelajaran yang kita dapatkan dalam kehidupan ini. Dalam Amal Instant 10% kita 
tidak terlalu banyak belajar tentang kehidupan ini, namun Amal 2 Nasi Bungkus 
ini jika kita lakukan setiap hari, maka dalam 1 bulan saja kita sudah belajar 
sebanyak 60 pelajaran kehidupan. Pelajaran Cinta Kasih. Itulah dasar berpijak 
"Menjaga Api Motivasi Semangat Hidup Tetap Membara"     Kalimat Motivasi 
latihan ini:   "Jika kita setia pada hal-hal kecil, maka kita akan dipercaya 
akan hal-hal besar"   "Kadang Kita Selamat. Kadang Kita Tenggelam. Jika Kita 
Selamat, Kita Mempunyai Tugas Besar untuk Menolong Orang Lain" demikian Jusuf 
Islam, penyanyi "Morning Has Broken"     KUNCI KETIGA: "MELEPASKAN KELEKATAN"   
  Jebakan duniawi adalah kenikmatan indrawi. Kenikmatan indrawi adalah 
kenikmatan dasar makhluk hidup mamalia, jadi kenikmatan terendah
 manusia. Kenikmatan yang hanya sebatas kenikmatan alat indra manusia dan bisa 
berbentuk apapun.     Jika kita tidak memiliki kesadaran, maka akan mudah kita 
terikat pada kenikmatan indrawi ini. Sekali terikat, bisa terus terikat makin 
kuat. Untuk itu kita perlu memiliki kesadaran tinggi yang tidak terikat oleh 
kenikmatan indrawi. Dan, perlu terus menjaga kesadaran tinggi ini agar kiat 
terus bertumbuh menjulang dengan terus melepaskan keterikatan atau kelekatan.   
  Kunci melepaskan kelekatan adalah mendefinisi ulang arti kata "Kepemilikan". 
Apa itu milik aku? Pada saat kita mengatakan ini adalah milikku, maka saat itu 
juga aku terikat pada sesuatu (bisa benda, bisa rasa) yang aku sebut milikku 
itu.     Semakin kita melekat pada sesuatu, maka semakin pula kita tercekat 
atau terikat pada sesuatu tersebut. Walau sebenarnya ikatan tsb hanyalah 
bersifat emosi saja.     Sehingga jika kita tercekat akan sesuatu, mudah sekali 
emosi kita meledak. Contoh: banyak sekali orang menjadi
 marah saat mobil mewahnya diserempet dan tergores. Sebenarnya yang tergores 
bukanlah mobilnya, tapi hatinya. Rasa dalam hatinya, rasa yang dikuasi rasa 
kepemilikan tadi. Kalo kita melihat bahwa mobil tadi hanya besi, ya kitapun 
mudah sekali memaafkan dan menyelesaikan masalah serempetan tsb.     Donor 
darah boleh menjadi kegiatan yang sederhana dalam latihan melepaskan kelekatan. 
Memberikan apa yang Anda miliki tanpa pamrih. Memberikan kehidupan Anda untuk 
kehidupan orang lain, sungguh sangat mulia.     Kalimat Motivasi latihan ini:   
"Hiduplah Sukses Menurut Penilaian Allah, bukan Penilaian Manusia"   "Hidup 
Sukses adalah Hidup Kaya Raya Berlimpah Makna"     LATIHAN: BERBAGI DAN 
MELEPASKAN KELEKATAN UNTUK BELAJAR DARI KEHIDUPAN     Berikut beberapa ide 
untuk kegiatan ini:     1. Pilih pakaian terbaik Anda atau pakaian Favorit Anda 
(boleh juga benda lain), lalu berikan kepada orang yang tidak Anda kenal dan 
sedang membutuhkan pakaian. Saya mempunyai kebiasaan untuk hanya
 memiliki pakaian sejumlah 7 buah saja. Jika saya mendapat atau membeli pakaian 
baru, maka pakaian lama saya berikan ke orang lain.     2. Membeli sesuatu pada 
pedagang yang berekonomi lemah dengan harga biasa, namun berikan 1 lembar 
angpau yang berisikan uang seharga benda yang kita beli dan ini bukan tip, tapi 
uang Kasih yang mungkin bisa membantu ekonomi keluarga tsb. Salah satu 
kebiasaan saya adalah menyisihkan sebagian dari hasil Trainer Fee menjadi 10 
angpau atau lebih tergantung "feeling" saya saja saat itu.     3. Membuat 
beberapa Paket Manis (misal: 1 paket kantong yang berisikan: 1 kg gula pasir, 1 
kaleng susu kental manis, 3 bungkus supermi atau benda lainnya yang manis) lalu 
bagikan kepada orang yang Anda rasa membutuhkannya. Sambil latihan peka dan 
peduli terhadap kebutuhan atau kehidupan orang lain.     4. Melepaskan binatang 
yang ditangkap manusia kembali ke alamnya. Misal: sisihkan uang Anda untuk 
membeli: Burung, Belut, Ikan, Kodok atau binatang apapun yang
 masih hidup, sebanyak yang Anda mampu lakukan. Lalu, lepaskan binatang tsb 
kembali ke alam, misalnya burung ke udara. Sedangkan belut & ikan ke sungai 
atau danau dan kodok ke sawah atau pinggiran sungai. Saat melepasakan binatang 
tsb, coba katakan: bebaslah kamu ke alam semesta ini karena memang kamu milik 
Dia sang empunya. Jangan kaget bila ketemu ada binatang yang tidak mau pergi 
menjauh, seperti berterima kasih pada Anda. Takut ya, he..he..he..     5. Jual 
HP Anda dan uangnya bisa Anda lakukan sbb: Masukkan ke amplop angpau, misal: 
Rp. 50.000,- di setiap amplopnya lalu bagikan ke orang (baiknya yang tidak Anda 
kenal) yang menurut Anda saat itu dia sedang sangat membutuhkan uang. Belikan 
nasi bungkus sebanyak yang bisa Anda belikan dari hasil penjualan HP Anda, lalu 
bagikan dengan ikhlas kepada orang yang menurut Anda sedang kelaparan saat itu. 
    Masih banyak contoh lainnya, silahkan Anda lakukan dan pilih sendiri yang 
sesuai dan selaras dengan misi hidup Anda.    
 Demikian tulisan sederhana ini sebagai rasa ingin berbagi bagaimana saya 
menjaga Api Motivasi Semangat Hidup saya agar tetap dan terus Membara. Dan, 
hidup ini sederhana sekali, ya kan? Maap'in ye, kalo ade salah-salah kate!     
"Sungguh Indah jika Allah masih Memberikan Kita Kesempatan untuk Berbagi"   
Krishnamurti - Mindset Motivator     Catatan:   1. Kalo tulisan ini berguna dan 
bisa dipetik hikmahnya, syukurlah. dan silahkan di-copy atau diperbanyak agar 
bisa berguna juga untuk orang lain (NO Copy Right, It's Your Right to Copy My 
Idea. Ya, hidup ini sederhana sekali)     2. Setelah Anda menjalankan kegiatan 
berbagi ini, mohon sharing-kan pengalaman Anda ke email: [EMAIL PROTECTED] 
untuk saya masukkan dalam buku yang sedang saya tulis yakni berupa buku dari 
kumpulan artikel-artikel "Tip Praktis NLP" racikan Krishnamurti.   

http://www.portalnlp.com 

Kirim email ke