Keputusan untuk menaikkan gaji ataupun tunjangan karyawan bukanlah langkah yang
lazim diambil perusahaan sebagai sebuah strategi bertumbuh.
Sekali keputusan diambil, semenjak itu pula biaya tambahan menjadi pasti
dan tidak mungkin turun, sementara jaminan peningkatan omzet, belum tentu
terjadi.
Disisi lain, ketidak mampuan perusahaan untuk memenuhi tuntutan kenaikan gaji
karyawan akibat pengaruh inflasi beresiko menurunkan kinerja karyawan.
Penurunan kinerja karyawan berarti pula melambatnya laju pertumbuhan usaha
atau lebih buruk lagi menjadikan perusahaan semakin uzur dan renta (pinjam
syair Ebiet G. Ade).
Apa yang dapat perusahaan dan karyawan lakukan ?
Bersinergilah antara perusahaan dan karyawan secara sehat.
Bagi perusahaan, berfokuslah hanya pada penyempurnaan sistem sedang bagi
karyawan berfokuslah hanya pada peningkatan kompetensi.
Gunakan alat manajemen seperti ISO, Balance Score Card, Kaizen dsb. benar
benar sebagai alat peningkatan manajemen, bukan tujuan. Dan karena yang
menjalankan sistem adalah karyawan, berdayakan mereka dan jika perlu fasilitasi
karyawan agar mengerti bahwa kompetensi dan bekerja secara team adalah
kepentingan pribadi mereka. Dengan demikian perusahaan berpotensi terus tumbuh
dan mampu mensejahterakan karyawannya dan yang terpenting tentunya profit
perusahaan berpotensi meningkat.
Demikian halnya dengan karyawan
. Jadikan perusahaan sebagai sarana
peningkatan kompetensi. Kalaupun perusahaan diuntungkan dengan kontribusi Anda,
itu merupakan konsekwensi logis karena Anda bekerja di perusahaan tersebut.
Kalaupun sistem perusahaan sedemikian buruk sehingga kompetensi Anda tidak
dihargai, maka penuhi rancangan karir Anda yaitu hanya bekerja di perusahaan
yang menghargai kompetensi Anda.
Dengan demikian harga diri (dan pendapatan ? ) Anda akan semakin meningkat
dan diperhitungkan.
Isywara Mahendratto
http://servocenter.wordpress.com/
---------------------------------
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
Play Sims Stories at Yahoo! Games.