Dear Nala,
   
  Selamat bergabung dalam milis para marketers ini ya, eh saya juga tamu lho di 
sini tapi terus terang banyak yang saya pelajari dari para pakar marketing di 
sini.
   
  Mengenai tolok ukur keberhasilan customer service justru bukan dari tidak 
adanya complaint namun bagaimana merubah complaint menjadi kekuatan sehingga 
walaupun customer sempat jengkel atau tidak puas namun karena cara handling 
customernya bagus maka customer tadi berbalik senang bahkan menjadi pelanggan 
yang loyal.
   
  Ada satu cerita yang saya dengar saat seminar Customer Service Excellent 
beberapa tahun lalu dimana karena satu dan lain hal salah satu pesawat 
penerbangan yang terkenal  saat transit harus tertunda keberangkatannya karena 
ada kerusakan di pesawat, apa yang dilakukan oleh pihak airlines tersebut? 
Semua penumpang pesawat tersebut dijamu luar biasa dapat kamar hotel bintang 
lima dengan pelayanan istimewa sehingga walaupun orang tetap cerita kalau 
airline tsb. tidak tepat waktu keberangkatannya namun justru yang ditekankan 
oleh mereka adalah pelayanan luar biasa yang mereka rasakan saat menunggu.
  Jadi sebagai petugas Customer Service kita engga usah tegang atau takut saat 
ada customer complaint tapi kesigapan dan ketrampilan yang kita tunjukkan akan 
membuat mereka puas dan tidak akan kapok membeli produk kita karena yakin kita 
cukup bertanggung jawab atas kepentingan customer.
   
  Ada lagi kunci suksesnya menghandle customer complaint:
  Pernahkah anda melihat perbedaan ilmu bela diri karate dan taichi?
  Jangan pernah menghandle customer complaint dengan taichi alias menghindar 
dan membuang kasus itu agar dihandle orang lain dan mencari kambing hitam, 
perlakuan demikian akan membuat customer marah dan kecewa. Hadapi customer 
complaint dengan karate maksudnya bukan customernya di karate tapi tangkap 
kasusnya dengan tenaga dan konsentrasi penuh dan yakinkan customer bahwa anda 
akan membantunya dan tidak akan  melempar lempar tanggung jawab kepada orang 
lain.
   
  Yang penting dimiliki oleh seorang petugas customer service:
    
   Latih intonasi suara yang menenangkan, nada tinggi di belakang kalimat dalam 
bahasa Indonesia akan membuat customer merasa kalau kita marah, namun jika 
menggunakan bahasa Inggris justru sebaliknya.  
   Latih pengendalian diri agar tidak mudah terpancing marah saat menghadapi 
luapan emosi customer yang terkadang membuat kita merasa terhina, kuncinya 
selalu tanamkan pada diri sendiri bahwa customer bukan marah pada kita tapi 
kita dengan jiwa besar ingin membantu memecahkan masalahnya  
   Jangan memotong pembicaraan customer di saat yang tidak tepat ini akan 
membuat customer semakin marah, dengarkan baik baik apa yang diucapkan ataupun 
diekspresikan customer,  tapi ambil inti permasalahannya saja, kata kata tajam 
yang menyakitkan yang sesungguhnya tidak berkaitan sebaiknya diabaikan dengan 
berempati memaklumi wajarlah dia marah karena anda pasti akan melakukan hal 
yang sama jika dihadapkan dalam situasi yang sama.  
   jadilah pendengar yang aktif saat menghadapi customer complaint tunjukkan 
dengan bahasa tubuh yang tepat, buat catatan kecil dari pokok pokok 
permasalahan yang kita ambil dari rangkaian cetusan uneg uneg customer, pada 
saat dia marah tugas kita adalah membantu meredakan kemarahannya, dan jangan 
sekali sekali menyanggah ucapan customer selagi dia masih marah.  
   Berempatilah terhadap keluhan customer, latihlah untuk menggunakan bahasa 
tubuh dan ekspresi wajah yang menunjang, lakukan dengan tulus karena customer 
anda akan merasakan jika kita melakukan dengan terpaksa  
   Pandai pandai memotong kalimat customer untuk klarifikasi pemahaman kita 
agar kita tidak salah persepsi.  
   Setelah customer mengeluarkan semua uneg uneg-nya coba ulangi lagi pemahaman 
kita dengan mengutarakan pokok pokok masalah yang memang menjadi sumber 
complaint tersebut, agar penilaian anda benar benar objektif pastikan kita 
memisahkan masalah dari orangnya, setidak suka apapun kita padanya jangan 
sampai subjektifitas kita bicara, ingat resonansi getaran kejengkelan kita 
walau kita tekan sekuat tenaga tetap akan mengganggu getaran dia, jadi be 
professional saja ingat kita memang dibayar untuk dimarahin customer he he he  
   Jika dia masih tidak setuju atas pemahaman anda maka buka telinga anda lebar 
lebar apa ada pesan tersirat yang luput dari penangkapan pendengaran anda jika 
sudah yakin pastikan lagi pada customer tsb. bahwa apa yang anda tangkap memang 
sudah sesuai dengan keinginan customer  
   Terakhir tawarkan pemecahan masalah yang win win solution  
   Pada saat berkomunikasi dengan customer jangan terfokus pada masalah 
teknisnya saja, karena masalah emosi customer jika tidak diatasi dengan benar 
maka apa yang dicetuskan bisa bisa engga sesuai dengan masalah yang 
sesungguhnya. Akibatnya saat kita menawarkan pemecahan masalah bisa off target.
  Butuh ketrampilan, latihan dan kematangan emosi untuk menghandle customer 
complaint, caranya? Jangan pernah menghindar jika ada customer complaint 
semakin sering kita amenghadapi customer complaint dengan berbagai alasan yang 
berbeda akan membuat kita semakin berpengalaman dalam mengatasi masalah.
   
  Salam EPOS,
   
  Lies Sudianti
  Founder & Moderator the Profec
  0816995258
  [EMAIL PROTECTED]
  [EMAIL PROTECTED]
  [EMAIL PROTECTED]
   
   
  
Cibex Dunk <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Hallo rekan mc-ers,

Perkenalkan saya Nala, anggota baru dalam millis ini.

Saya ingin mendalami ilmu marketing yang kelihatannya asyik buat dipelajari. 
Karena dalam ilmu marketing kita dapat belajar mengenai karakter2 konsumen.

Sekarang saya bekrja di sebuah perusahaan pelumas, dan saya sendiri sebenarnya 
ada dibagian IT. 
Saat ini perusahaan ingin menerapkan customer service, Mohon masukan rekan2 
mengenai apa tolok ukur keberhasilan customer service?.

Terima kasih atas bantuannya.

Salam

Nala




      Recent Activity
    
      48
  New Members

Visit Your Group 
  SPONSORED LINKS
      
   Business marketing and advertising  
   Business finances  
   Business finance course  
   Business finance education  
   Business finance start up

      Yahoo! Mail
  Next gen email?
  Try the all-new
  Yahoo! Mail Beta.

    Yahoo! HotJobs
  Be Discovered! ?
  Upload your resume
  Employers find you

    Ads on Yahoo!
  Learn more now.
  Reach customers
  searching for you.



  .

 
         

Kirim email ke