Salam kenal semua ^^

Singkatnya si penjelasan tentang definisi quadrant-quadrant tersebut secara 
ringkas dapat diartikan sebagai berikut :

Quadrant Kiri, karakter utama > Membarterkan waktu, tenaga, fikiran dan 
kebebasannya untuk mencari uang

Terdiri atas dua quadrant, yaitu :
E ( Employee) = Karakter > Bekerja untuk orang lain, membangun aset mereka 
S (Self Employee) = Karakter > Bekerja untuk diri sendiri, membangun usaha 
pribadi

Quadrant Kanan, karakter utama >  Membarterkan waktu, tenaga, fikiran dan 
kebebasannya untuk membangun aset

Terdiri atas dua quadrant pula, yaitu :
B (Business owner) = Karakter > Orang lain bekerja membangun aset yang mereka 
miliki
I (Investor) = Karakter > Orang lain dan Uang bekerja membangun aset mereka

Pengertian tentang qudrant kanan ini, yang masih harus berusaha dan 
membarterkan banyak waktu dan tenaganya dalam membangun aset, terinspirasi dari 
konsep Mr Robert T Kiyosaki yang memasukkan Network Marketing (MLM) dalam 
quadrant kanan. Dan kita semua tentu tahu, bahwa pasif income yang diperoleh 
seorang networker itu diraih setelah ia sukses dalam membangun team / 
jaringannya, sama sekali bukan ketika seorang networker sukses saat mensponsori 
seorang downline.

Apa pun itu, memang dalam rangka mensukseskan usaha perpindahan quadrant ini 
diperlukan pemahaman yang cukup dalam oleh seseorang akan quadrant yang bakal 
ditempatinya. diperlukan suatu leverage (pengungkit) yang dapat mendidik dan 
membangun jiwa entrepreneur seoarang E dan S untuk dapat seutuhnya menjadi 
seorang B dan I.

Dengan demikian ayoo...mari kita cari leverage tersebut ^^...

  Sedikit informasi, dalam buku terbarunya “Why We Want You to be Rich” sebuah 
kolaberasi yang luar biasa dua tokoh besar financial, yaitu beliau (Robert T 
Kiyosaki) dengan Donald Trump, dikatakan bahwa Network Marketing memiliki 
leverage yang luar biasa untuk tujuan yang kita bahas diatas…well let’s check 
it out guys ^^
   
  Go Finansial Freedom ^^
  
 
 
  



Syamsul <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                     
  Salam kenal semua,
   
  Saya sedang membaca buku The Cash Flow Quadrant ini, dan baru masuk bab dua. 
Saya terpaksa membacanya secara perlahan sekali, karena saya ingin meresapi 
semua tuisan yang ada. Bab satunya saya sudah rangkumkan di blog saya 
http://wsyakinah.blogspot.com. 
   
  Di bab dua yang belum selesai saya baca, bahwa setiap orang mempunyai 
keinginan untuk pindah ke quadrant kanan yaitu “B” dan “I”, tapi dalam 
kenyataannya dalam perpindahan dari “E” ke “B” terkadang tidak bisa langsung, 
tapi harus di quadrant “S” terlebih dahulu, sebelum masuk ke “B”, karena kita 
perlu membangun system terlebih dahulu sebelum kita benar-benar masuk ke “B”. 
Terkadang kita sudah merasa berada di quadrant “B” tapi kenyataannya masih di 
“S”, atau mungkin sebenarnya sudah di “B”, tapi karena ketidak tahuan kita, 
kita kembali ke “S”.
   
  Sebelum kita berpindah quadrant, maka kita perlu mengetahui, sebenarnya kita 
berada diquadrant mana? Dan mau kemana kita berpindah.
   
  Kalau saya menyimpulkan, bagi para mereka yang baru memulai dunia bisnis, 
biasanya mereka berada di quadrant “S”, bukan “B”, karena disini biasanya masih 
terjadi keterlibatannya dalam bisnisnya, sedangkan di quadrant “B”, biasanya 
mereka sudah tidak lagi terlibat secara langsung dengan bisnisnya.
   
  Di quadrant manakah saya sekarang?
   
    Wassalam,
  Syamsul
   
  WSyakinah, Moslem Collection
  http://www.WSyakinah.com/
  http://WSyakinah.blogspot.com/
   
  "Kepercayaan ibaratkan selembar kaca
  yang dititipan kepada kita untuk dijaga
  agar tidak tergores atau pecah. Satu
  goresan apalagi pecah akan merusak
  kepercayaan itu."
  (Syamsul Arham)
  
   
      From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Andri 
yarusman
 Sent: Sunday, August 26, 2007 4:17 PM
 To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
 Subject: [Bicara] Berpindah Quadrant = Berpindah kelas di Sekolah Kehidupan ^^
  
  
   
        Berpindah qudrant ??
  
 Ya !...kita yang selama ini terlena dalam "Zona Nyaman" bernama "karyawan, 
pegawai, kerja lepas dll" sudah sepatutnya mempertimbangkan untuk berpindah 
quadrant, ke dalam quadrant yang menjanjikan kita kemampuan untuk "Hidup Lebih 
Hidup" seperti kata sebuah iklan atau jelasnya Hidup lebih bermakna dan banyak 
memberi manfaat bagi diri sendiri, keluarga dan orang-orang yang kita cintai, 
agama serta tentunya negara ini...!
  
 Maksute opo to mas ?? He3x...maksudnya jelas ^^ !, rekan2 pasti pernah membaca 
atau setidaknya pernah mendengar Mr. Robert T Kiyosaki dengan berbagai buku 
kebebasan finansialnya, yang mana diantara buku2 tersebut adalah "The Cash Flow 
Quadrant"...
  
 Suatu hal pokok yang turut dibahas dalam buku tersebut adalah Segi sumber 
pemasukan seseorang yang terbagi secara garis besarnya dalam 2 quadrant ( sisi 
), yakni quadrant kiri dan kanan. 
  
 Adalah menarik untuk kita ketahui karakteristik yang begitu berbeda antara 2 
quadrant ini, jika karakter mereka yang termasuk dalam quadrant kiri adalah 
bekerja untuk mencari uang sehingga waktu-waktu mereka pun habis untuk bekerja 
mencari dan mencari uang dalam mempertahankan hidup, maka mereka yang berkutat 
di quadrant kanan bekerja keras dan berjuang dalam membangun aset, setelah aset 
terbangun maka sebagai efek konsistensinya mereka berhak atas Pasif Income, Ya 
! pasif income ! suatu jenis pendapatan yang kita peroleh tanpa lagi perlu 
membarterkan banyak waktu, tenaga, fikiran dan kebebasan kita dalam 
meperolehnya.
  
 Berpindah quadrant adalah usaha kita untuk meninggalkan satu quadrant menuju 
quadrant yang lain untuk mendapatkan nilai lebih. Kita yang selama ini berada 
dalam qudrant kiri mungkin kurang menyadari jikalau kita sebenarnya hidup dalam 
kekurangan!. Ok lah, secara finansial kita mapan, harta dan rumah kita miliki 
bahkan lebih dari satu dan mungkin terletak di berbagai lokasi yang berbeda, 
namun pertanyaannya, dimana dan kapankah anda waktu anak-anak, dan keluarga 
anda membutuhkan?? kapan anda benar-benar dapat memberikan perhatian yang lebih 
kepada mereka, perhatian yang ternyata tidak bisa diberikan oleh harta belaka...
  
 Dalam Sekolah Hidup ini kelas kita memang terbagi-bagi,  ada yang  memiliki 
banyak uang namun sedikit waktu, banyak waktu namun sedikit uang, sedikit waktu 
dan sedikit uang, dan tentu ada juga kelas dimana kita memiliki banyak waktu 
dan banyak uang...
  
 Mari kita berusaha untuk berpindah quadrant yang itu-pun berarti perpindahan 
kelas kita dalam kehidupan ini. Kehidupan yang kita jalani ini menuntut kita 
untuk dapat berbuat banyak hal-hal berarti, dan itu takkan mungkin kita lakukan 
bila dalam kenyataannya kita lebih suka untuk menggadaikan banyak waktu, 
fikiran, tenaga, dan kebebasan hidup kita dalam membangun dan mengurusi asset 
orang lain...
  
 ...Masih betah di Quadrant  kiri ?? … Ya nggak laaa… 
   
 Pindah Qudrant ??? Yuukkkk….
   
  Kalibata, 26-8-07
  
 
 ANDRI YARUSMAN
 Student Of STEI IBI
 
 "Mari ber-idealisme tanpa akhir"
    
    
---------------------------------
  
  Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's on, 
when. 
  
   
  
     


     
                               


ANDRI YARUSMAN
Student Of STEI IBI

"Mari ber-idealisme tanpa akhir"
       
---------------------------------
Boardwalk for $500? In 2007? Ha! 
Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games.

Kirim email ke