Kalau mendengar kata pengangguran yang terlintas di benak kita gak ada kerjaan,
males, ijazah pas-pasan, gak ada koneksi, berantakan
ada yang mau nambahin ???
.
Mayoritas berkata demikian, dengan orang tidak kerja mondar-mandir ke kantor
sudah di cap sebagai penggangur. Kalau identik seperti di atas, pasti
orang-orang MLM dll sudah memprotes anda demikian. Sangat sulit menerima kalau
kita di cap penganggur oleh masyarakat terlebih menjadi sampah masyarakat,
tentu kita tidak berharap demikian.
Tidak selamanya orang menganggur itu malas, buktinya mereka terus mencari
pekerjaan dengan pantang menyerah seperti menaruh lamaran di sana-sini dan
berharap akan di panggil untuk verbal test dan sebagainya. Orang yang akrab
dengan Internet mem-browse situs-situs lamaran kerja dan membuat aplikasi
lamaran yang dikirimkan lewat email. Berbagai cara di tempuh untuk mendapatkan
pekerjaan dan menghilangkan malu keluarga , punya pekerjaan sebagai solusinya.
Cara itu sah-sah saja, dan tidak sedikit yang berhasil dengan cara tersebut.
Calon Penganggur
Tahun ajaran telah selesai, selesai sekolah sebagian kuliah dan sebagian
mencari kerja. Lulus kuliah mayoritas mencari kerja dan minoritas menjadi
pengusaha karena cita-cita atau ingin meneruskan generasi keluarga. Tentu ini
menjadi pemandangan setiap tahun, dan perusahaan pun membuka lapangan kerja
untuk para fresh graduate ini karena menurut HRD perusahaan, si fresh graduate
ini paling mudah di omelin. Berbeda dengan orang yang sudah merasakan kerja,
tentu atasan akan mikir-mikir untuk memarahi bawahannya dengan pertimbangan
pengalaman.
Mencari pekerjaan setelah selesai pendidikan adalah hal yang mengakar pada otak
sejak kecil, cita-cita yang setinggi langit sudah di tanam dalam otak semenjak
duduk di sekolah dasar. Nah, apa kenyataannya sekarang kalau sekolah dasar
telah berlalu kurang lebih selama 15 tahun berlalu apakah cita-cita kesampaian.
Alhamdulillah cita-cita saya terwujud, sewaktu SD saya di tanya guru saya
seperti ini Jufri, kamu mau jadi apa gede nanti? saya bilang Saya tidak mau
jadi tentara, polisi atau ABRI Bu Guru. Guru saya hanya tersenyum tanpa
komentar dan detik ini cita-cita saya terwujud. Tapi saya tidak tahu dengan
anda, apa cita-cita anda terwujud atau belum terwujud.
Lalu bagaimana pengangguran sekarang bisa menghasilkan uang, saya tidak bicara
tentang MLM. Yang saya ingin bicarakan adalah penggangguran yang berhasil di
dunia Internet, mayoritas pebisnis di dunia maya hampir tidak memiliki
pekerjaan yang sifatnya formal pergi pagi pulang petang penghasilan pas-pasan
atau yang biasa orang marketing menyingkatnya P7. Banyak pebisnis di Internet
memanfaatkan program yang diselenggarakan oleh perusahaan-perusahaan besar
seperti Google, orang tahu Internet tahunya Google. Dari cara inilah para
penganggur setiap hari bekerja di balik layar monitor mengamati perkembangan
websitenya dan meng-update situsnya dengan berita terhangat dan dicari banyak
orang. Hal seperti ini lah yang membuat karyawan yang setia pada perusahaannya
lupa dan rela meninggalkan pekerjaannya demi mengeruk dollar di Google.
Tidak hanya itu, membuka lapak dagangannya di website mereka seperti menaruh
banner Amazon atau Commision Junction menjadi alternatif para pebisnis dunia
maya ini. Jadi apa kesimpulannya??. Para pengangguran yang seperti ini setiap
hari bekerja keras walaupun kerjanya tidak kelihatan oleh masyarakat namun
mereka dapat bertahan dari hasil kerja kerasnya sebagai penopang hidup.
Terakhir, apakah judulnya cocok dengan contentnya
Saya tunggu komentarnya di Blog saya
Kunjungi My Personal Blogs
---------------------------------
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search.