Danny I. Yatim, Media & Communication Adviser dari GRM International,
mengadakan lokakarya berpresentasi efektif. Salah satu materinya
adalah kesalahpengggunaan tiga kata yang perlu kita hilangkan dari
kebiasaan berbicara kita. Penggunaan tiga kata ini berakar pada budaya
rendah hati yang pada dasarnya baik. Sayangnya, berdampak buruk pada
kekuatan pesan kita. 

Apa saja tiga kata itu?

1) Kebetulan
-----------
- "Kebetulan, saya ditunjuk sebagai ketua panitia." 
- "Kebetulan, Pak Danny berada di sini untuk menyampaikan bagaimana
cara presentasi yang baik." 

Danny biasanya langsung memberikan faktor kejutan dengan menyampaikan,
"Bapak-bapak mungkin kebetulan berada di sini. Tapi saya tidak. Saya
tidak kebetulan ada di sini. Saya memang <i>sengaja</i> ke sini untuk
kepentingan Bapak-bapak semua." 

Kalau memang bukan kebetulan, jangan gunakan kata ini. Tunjukkan niat
dan keinginan kita sejelas-jelasnya. "Saya dipilih sebagai ketua
panitia berdasarkan kesepakatan kita bersama. Karena itu, saya
mengharapkan kerja sama Anda semua." 


2) Mungkin
-----------
- "Alternatifnya mungkin ada dua..." 
- "Solusinya mungkin bisa kita temukan dengan cara..." 

Hilangkan kata "mungkin" dalam konteks di atas. Yang pasti-pasti saja.
Kalau memang penting bagi hadirin untuk mengetahui probabilitas,
sampaikan dengan jelas. "Ini adalah solusinya. Berdasarkan pengalaman
kita dari tahun 1995, kemungkinan berhasilnya 75%." 


3)(Akan) Mencoba
----------------
- "Saya akan mencoba menyanyikan sebuah lagu." 
- "Saya coba jelaskan dengan diagram berikut..." 

Seperti yang disampaikan Yoda dalam Star Wars, "Lakukan [saja]. Jangan
mencoba."

Hilangkan semua percobaan dan jadikanlah pesan yang kuat: 
+ "Saya akan menyanyikan sebuah lagu." 
+ "Lihat diagram berikut." 

Apakah tiga kesalahpenggunaan kata ini sudah Anda hilangkan dari gaya
bicara Anda?


--isman h. suryaman
(Di sela-sela menghadiri Ubud Writers and Readers Festival 2007.)

Hindari Tujuh Dosa Besar dalam Berpresentasi! 
http://7db.blogspot.com

Kirim email ke