Dear All LOA-ers,
   
   
  Diskusi tentang LOA memang sangat menarik. Buktinya sampai detik ini, bahkan 
semakin hangat...menuju panas... Tetapi, saya mengamati sisi positifnya saja, 
yaitu ini menjadi sarana melatih dan membuka wawasan berpikir kita. Bukankah 
ALLAH SWT lebih meninggikan DERAJAT ORANG BERTAQWA yang BERILMU, dibandingkan 
orang biasa-biasa saja? Benar nggak nih?
   
   
  Nah, diskusi LOA ini saya menganggapnya sebagai proses meningkatkan KADAR 
KEILMUAN dan KETAQWAAN KITA kepada Sang Maha Pencipta seluruh Alam Jagad Raya 
dengan segenap isinya ini.
   
   
  Saya sengaja mengambil Topik: DO'A KITA dan KEINGINAN KITA. Apa yang 
membedakan keduanya?
   
   
  Yaa, memang pada saat kita berdo'a, pastilah kita punya keinginan tertentu, 
yang mana hal itu kita mintakan kepada Tuhan agar Dia mau mengabulkan keinginan 
kita itu, bukankah begitu?
   
   
  Pada kesempatan ini, saya ingin "sharing", berbagi wawasan pengetahuan dan 
pengalaman dengan Anda, mengenai kepastian Tuhan dalam menyikapi do'a manusia; 
apakah Tuhan mengabulkan setiap do'a yang dipanjatkan kepada-Nya? Mengapa ada 
orang yang merasa setiap do'anya selalu dikabulkan oleh Tuhan dan benar-benar 
menjadi kenyataan; sedangkan yang lainnya merasa bahwa Tuhan tidak adil, karena 
do'a-do'a yang dipanjatkan kepada-Nya belum atau tidak pernah berwujud menjadi 
kenyataan? Inilah point utama, yang sebagian besar dari kita belum memahaminya.
   

  Menurut batas-batas pengetahuan dan pengalaman saya, maka saya sangat yakin, 
bahwa sesungguhnya Allah itu selalu mau mendengarkan dan mengabulkan setiap 
do'a yang kita panjatkan kepada-Nya. Dan, yang pasti adalah Tuhan Allah itu 
selalu mengabulkan do'a manusia, tetapi Dia mempunyai cara yang unik untuk 
mengabulkan do'a itu, yaitu melalui 3 (tiga) cara-Nya:

  
  
     Do’a yang dikabulkan-Nya, secara langsung sesuai dengan isinya:
Ini adalah do’anya para Nabi dan Rasul Allah. Setiap Nabi dan Rasul itu 
diberikan "fasilitas khusus" oleh Allah dengan segera mengabulkan do'a yang 
dimintakan kepada-Nya, karena Allah menilai para Nabi dan Rasul itu benar-benar 
mempunyai pikiran dan hati nurani yang suci dibandingkan dengan manusia biasa 
seperti kita ini. Oleh sebab itu setiap do'a Nabi maupun Rasul Allah, pasti 
akan langsung dikabulkan-Nya persis sesuai dengan isi do'anya. Do’a seperti ini 
"bukan fasilitas buat kita", karena jika kita sebagai manusia biasa diberikan 
fasilitas khusus seperti ini...wah bisa sangat membahayakan seluruh umat 
manusia. Kita bisa "seenaknya saja" meminta sesuatu kepada Tuhan. Anda paham 
maksud saya, bukan?

  
     Do’a yang dikabulkan-Nya, tapi digantikan dengan yang lebih baik:
Inilah fasilitas do'a bagi kita manusia biasa. Allah pernah berfirman, bahwa 
yang kelihatan baik buat kita, mungkin belum tentu baik menurut Allah. Allah 
jelas lebih tahu segala sesuatu yang lebih baik dan bermanfaat bagi kita. Oleh 
sebab itu, do'a yang kita panjatkan kepada Allah, kadangkala digantikan 
oleh-Nya dengan yang lebih baik bagi kita yang berdo'a. Misalnya, mungkin saja 
Anda berdo'a meminta rejeki materi yang banyak, ternyata oleh Allah do'a Anda 
itu digantikan-Nya dengan cara menyelamatkan "nyawa" Anda dari sebuah 
kecelakaan maut, sehingga Anda tetap segar bugar dan sehat sampai sekarang ini. 
Do'a Anda tetap dikabulkan, tetapi itu digantikan oleh Allah dengan yang lebih 
baik untuk kehidupan Anda.

  
     Do'a yang dikabulkan-Nya, tapi masih digantungkan:
Do'a yang seperti ini juga merupakan fasilitas bagi kita. Setiap permohonan 
kita kepada Allah lewat do'a ini pasti dikabulkan. Allah sudah memberikan hasil 
do'a kita. Dalam hal ini, hasil do'a kita tersebut tidak langsung diberikan ke 
kita, tetapi masih "digantungkan di atas" kita. Manusia yang berdo'a diberikan 
"tugas dan kewajiban" untuk meraih hasil do'anya yang masih tergantung 
tersebut. Dengan kalimat lain, jika Anda berdo'a memohon rezeki materi, maka 
Allah sudah mengabulkan do'a Anda, tetapi Dia meletakkan hasil do'a itu (rezeki 
materi) "di atas" Anda, sehingga Anda harus punya daya upaya sekuat tenaga 
untuk mengambilnya. Anda harus berjuang untuk benar-benar meraih hasil do'a 
yang telah ada di atas Anda itu. Itulah tugas dan kewajiban Anda. Kalau Anda 
sudah mau menunaikan tugas dan kewajiban Anda ini, maka barulah Anda bisa 
benar-benar menikmati hasil do'a Anda itu di dalam kehidupan Anda.


  Nah, disinilah terlihat ADA KESENJANGAN PEMAHAMAN mengenai DO'A dan KEINGINAN 
KITA. Seringkali, kita ini tidak membedakan makna Do'a dan Keinginan kita itu.
   
   
  Bagi saya, memang saya yakin bahwa Tuhan pasti selalu mau mengabulkan do'a 
setiap orang yang memohon kepada-NYA. Tetapi, KEINGINAN kita, yang kita 
manifestasikan dalam BENTUK DO'A kepada Tuhan... itu BELUM PASTI DIKABULKAN 
sesuai dengan keinginan kita tsb. Karena apa? Karena Tuhan mempunyai cara 
sendiri tentang bagaimana Dia "menyikapi" do'a-do'a dari para manusia ini. 
Yaitu, menurut keyakinan saya...ternyata Tuhan mempunyai 3 CARA BERBEDA dalam 
mengabulkan do'a kita.
   
   
  Tetapi, namanya manusia, kita termasuk makhluk yang gampang sekali berburuk 
sangka kepada selain diri kita sendiri...termasuk berburuk sangka kepada Tuhan 
ALLAH... Kita sendirilah yang TIDAK BISA BERSIKAP ADIL, bahkan kepada 
Tuhan...apalagi adil kepada sesama, yaa nggak?!
   
   
  Jika kita punya KEINGINAN, dan kita mintakan kepada ALLAH dalam bentuk 
DO'A...lalu KEINGINAN KITA TIDAK PERNAH TERWUJUD, maka kita menganggap bahwa 
do'a kita tidak dikabulkan ALLAH. Memang kelihatannya KEINGINAN kita BELUM 
PASTI DIKABULKAN oleh Tuhan...meskipun sebenarnya dengan cara-NYA, DIA selalu 
mengabulkan setiap keinginan mereka yang berdo'a.
   
   
  Uraian 3 (tiga) cara ALLAH mengabulkan do'a manusia di atas tersebut, bisa 
untuk mengingatkan setiap orang, bahwa semestinya kita juga bisa bersikap adil 
kepada ALLAH, pada saat kita memanjatkan do'a kepada-Nya, memohon 
pertolongan-Nya, karena ALLAH sudah pasti adil kepada kita. Dan yang penting, 
Dia pasti selalu mengabulkan setiap do'a kita, yang kita mintakan 
kepada-Nya...meskipun itu tidak harus selalu sesuai dengan keinginan kita. 
Allah memang Maha Adil dan Maha Bijaksana.
   
   
  Nah, bukankah memang DO'A kita PASTI DIKABULKAN...dan KEINGINAN kita BELUM 
PASTI DIKABULKAN?
   

  Semoga bisa menambah wacana tentang LOA ini.
   
  Salam Luar Biasa Prima!
   
  Wuryanano
  http://wuryanano.com/
       


--------------------------------------------------------------
  WURYANANO
http://wuryanano.com/
  Entrepreneur & Penulis Buku Nasional: 
1. The Touch of Super Mind 
2. Super Mind for Successful Life 
3. The 21 Principles to Build and Develop Fighting Spirit
  PENERBIT: ELEX MEDIA KOMPUTINDO (Kelompok Gramedia)
  Founder & Moderator SuperMindPower
  http://groups.yahoo.com/group/SuperMindPower/join

       
---------------------------------
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! 
FareChase.

Kirim email ke