Dear Mas Agus,
Saya sangat setuju dengan tulisan anda di bawah ini, ada pengalaman lucu saat
saya menulis tentang pengalaman pribadi saya dimana saya menceritakan tentang
sekelumit perjalanan hidup saya saat saya terpaksa harus bekerja selepas SMA
dan mengawali karir saya sebagai seorang tukang ketik atau karyawan
administrasi. Eh tulisan saya ada yang mengomentari bahwa dia sudah pernah
membaca tulisan saya itu dan menuduh saya plagiat karena mencuri karya orang
lain. Saat saya klarifikasi eh dia malah tidak menanggapi, sebenernya saya
penasaran sich karena saya sendiri paling pantang mencuri karya orang lain,
bukan apa apa menurut saya kalau kita mau berbagi sesuatu yang kita bener bener
pahami dan alami maka cara kita bercerita pasti berbeda dengan kalau hanya
mencontek.
Yang juga lucu saya pernah mendapat email dari temen kerja di kantor pas saya
baca lho kok persis sama tulisan saya tentang pengalaman hidup saya saat
terkena penyakit kanker, saya benar benar dongkol karena tulisan itu sudah
dirubah sedikit tapi tetap aja tidak ada kebetulan yang 99%, karena teman
kantor, maka langsung saya tegur eh jawaban dia engga salah sich cuma forward
email dari orang lain. Hal hal seperti ini sudah sering terjadi tapi yang saya
heran kalau yang nyontek itu pemula sich engga apa apa karena mungkin mereka
memang masih dalam proses belajar tapi engga sedikit lho para intelektual yang
bulat bulat menyontek karya orang lain tanpa menyebutkan asalnya.
Memang kejadian seperti ini tidak bisa dihindari karena mereka yang masuk ke
dunia permilisan banyak yang masih awam dan kurang memahami etika di dunia maya
ini, semoga dengan berjalannya waktu mereka akan belajar dari pengalaman.
Tapi..... kadang kala ada saja pengalaman orang yang rada mirip karena dalam
kehidupan ini perjalanan hidup seseorang kan tidak selalu unik, bisa terjadi
ada manusia yang dalam kurun waktu hidupnya mengalami hal yang sama, jadi kita
jangan terus menuduh mereka menyontek, dengan bertanya lebih detil kita akan
tahu apakah ceritanya itu benar atau tidak. Tapi kalau saya berpikir sejauh
tulisannya itu positip dan bisa memperbaiki atau memotivasi orang lain, kita
berlapang dada saja lah pak.
Salam epos,
Lies Sudianti
Founder & Moderator the Profec
0816995258
98095248
agussyafii <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Menulislah!
Pekerjaan yang paling mudah di dunia adalah mengcopy paste tulisan
orang lain kemudian menyebarluaskan dan lebih mudah sekaligus
memprihatinkan adalah mengcopy paste tulisan orang lain tanpa
menyebutkan sumber tulisan seolah-olah itu tulisannya sendiri.
Maraknya milis membuat orang bersemangat untuk memposting tapi bagi
sebagian semangat memposting tidak disertai dengan semangat membaca
dan menulis maka jalan yang paling mudah tanpa harus bekerja keras
yaitu mengcopy paste tulisan orang lain yang masuk didalam mailboxnya
dan menyebarluaskan tanpa menyebutkan sumber tulisan dan penulisnya
tentunya perbuatan seperti ini bukanlah perbuatan yang terpuji.
Hargailah diri anda dengan tidak mengcopy paste tulisan orang lain &
jika memang itu perlu dilakukan mohon ijinlah pada penulisnya untuk
menyebarluaskan tulisan tersebut dengan menyebutkan sumber tulisan.
Jika anda memang memiliki hobi memposting dimilis ikutilah tip menulis
berikut ini:
1. Menulislah apapun yang ingin anda tulisan.
2. menulislah hal yang paling mudah buat anda.
3. menulislah semampu anda menulis sekalipun cuman satu paragraph.
Semoga tips membantu anda untuk menulis dan mari kita stop mengcopy
paste tulisan orang lain, apa lagi tanpa menyebutkan sumber tulisan.
Wassalam,
agussyafii
===========================================================
Kirimkan komentar anda di http://agussyafii.blogspot.com atau sms 0888
176 48 72
===========================================================
Salam EPOS,
Lies Sudianti
Founder & Moderator The Profec
0816995258
021-98095248