Problem Solving

Setelah Roy Martin, Ahmad Albar  yang memperpanjang deret nama artis 
yang tersandung masalah narkoba merupakan bukti nyata masyarakat kita 
yang sedang dilanda masalah sedemikian rumitnya sehingga sebagian 
kalangan masyarakat kita lebih menyukai penggunaan narkoba sebagai 
bentuk penghindaran daripada menghadapi masalah itu sendiri.

Hal ini menandakan betapa penting kita memiliki ketrampilan untuk 
menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari agar kita tidak terjebak 
pada tawaran-tawaran semu, kenikmatan sesaat apa yang disebut 
narkoba. Ketrampilan kita menyelesaikan hidup itulah yang disebut 
dengan problem solving (pemecahan masalah). Paling tidak ada dua hal 
yang menentukan kemampuan problem solving seseorang. Pertama, kondisi 
emosional dan yang kedua pengalaman hidup. 

Kondisi emosional sangatlah menentukan bagaimana seseorang 
menyelesaikan masalah hidupnya, ada orang yang melankolis, mudah 
sekali menangis. Tentunya orang seperti ini agak susah menyelesaikan 
masalah hidup dan lebih cenderung terkukung hidupnya dengan masalah. 
Jika dirinya tidak mampu menyelesaikan masalah hidup akan melahirkan 
masalah-masalah baru yang lain. Dan orang yang mampu bertahan karena 
memiliki kematangan hidup akan cenderung menjadi pribadi yang kuat 
dan tangguh akan lebih mudah menyelesaikan masalah secara efektif.

Semakin sering seseorang menghadapi masalah akan membuat dirinya 
semakin tangguh dan kuat karena dimatangkan oleh pengalaman hidup. 
benarlah kiranya sabda nabi SAW yang menyebutkan bahwa mukmin yang 
kuat lebih baik daripada mukmin yang lemah, sebab mukmin yang kuat 
lebih mudah menemukan problem solving dalam menghadapi masalah 
daripada mukmin yang lemah.

Wassalam,
agussyafii

================================================================
Pengaruh terbaik dari orang baik menjadikan diri kita yang terbaik
silahkan kirimkan komentar di http://agussyafii.blogspot.com atau sms
di 0888 176 48 72
================================================================

Kirim email ke