*Tips 174: Tunda Dan Tumpuk Saja Semuanya*

Sehabis maghrib, saya dan istri mengajak anak-anak makan malam. Dengan
ringan mereka menjawab, "Nanti saja, sekarang kami sedang bermain
sekolah-sekolahan." Kami mendiamkan mereka dan terus makan. Mereka bermain
dengan berbagai alat modifikasi dari kursi, meja, papan tulis, bahkan
keranjang cucian. Centang perenang.

Selesai makan, kami mengobrol sampai adzan Isya. Selesai adzan saya berwudlu
dan mendatangi mereka yang masih asyik bermain di ruang depan.

"Ayah mau sholat, kalian juga nanti sholat." Mereka merengek meminta
perpanjangan waktu. Saya diam sebentar dan sambil berlalu saya berkata,
"Kalian sudah menunda satu pekerjaan, maka sekarang ada tiga pekerjaan
bertumpuk yang harus kalian lakukan; makan, sholat Isya, dan membereskan
mainan."

Kata-kata saya itu, dari berbagai pelajaran dan literatur yang saya baca,
disebut para pakar sebagai the "teachable
moment<http://milis-bicara.blogspot.com/2007/04/tips-145-leadership-teachable-moment.html>".
Sebuah momen yang tepat di mana kita bisa menyuntikkan berbagai sistem
nilai.

Menunda, hanya akan membuat pekerjaan Anda bertumpuk dan berubah menjadi
sampah yang Anda benci.

*Ikhwan Sopa*
Trainer E.D.A.N.
+62 21 70096855
QA Communication
School of Motivational Communication
http://milis-bicara.blogspot.com

Kirim email ke