Hehehe, saya juga pernah mengirim e-mail ini mas. saya pribadi tidak kepikiran ada pesan sponsor di dalamnya.. Apa jangan2 ini salah satu forward'an saya ya yg di bahas?
Regards, Perdanawan P. Pane +62 817 8 13 7 82 +62 21 9280 5275 [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of WURYANANO Sent: Tuesday, January 29, 2008 4:27 PM To: [email protected] Subject: [Bicara] Re: Fw: Tidak Pernah Ada Nada Sibuk Jika... Sebenarnya ilustrasi artikel ini cukup bagus. Cuman ada sedikit gangguan "gelombang" di pesan sponsor terakhir ini: Sekarang anda mempunyai 2 pilihan : 1. Biarkan E-mail ini tetap dalam mailbox anda. Insya-Allah tidak akan ada sesuatu yang terjadi pada diri anda. 2. Forward E-mail ini ke sejumlah orang yang anda kenal dan Insya-Allah ridha Allah akan dianugerahkan kepada setiap orang yang Anda kirim. Sayang sekali menurut saya. Coba nggak ada pesan terakhirnya...bisa berbeda efeknya... Salam, Wuryanano http://wuryanano.com/ =================== --- In [email protected], "Rahardi, Mohamad Rian" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > FYI, > > Assalamu'alaikum. . > > > Pernahkah Anda bayangkan bila pada saat kita berdoa, kita mendengar ini: > > "Terima kasih, Anda telah menghubungi Baitullah". > > "Tekan 1 untuk 'meminta'. > Tekan 2 untuk 'mengucap syukur'. > Tekan 3 untuk 'mengeluh'. > Tekan 4 untuk 'permintaan lainnya'." > > Atau.... > Bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti ini: > "Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan lain. Tetaplah sabar > menunggu. Panggilan Anda akan dijawab berdasarkan urutannya." > > Atau, bisakah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda mendapat > respons seperti ini: > > "Jika Anda ingin berbicara dengan Malaikat, > > Tekan 1. Dengan Malaikat Mikail, > Tekan 2. Dengan malaikat lainnya, > Tekan 3. Jika Anda ingin mendengar sari tilawah saat Anda menunggu, > Tekan 4. "Untuk jawaban pertanyaan tentang hakekat surga & neraka, > silahkan tunggu sampai Anda tiba di sini!!" > > Atau bisa juga Anda mendengar ini : > > "Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali menelpon hari ini. > Silakan mencoba kembali esok hari." > atau... > "Kantor ini ditutup pada akhir minggu. Silakan menelpon kembali hari > Senin setelah pukul 9 pagi." > Alhamdulillah. .. Allah SWT mengasihi kita, Anda dapat menelpon-Nya > setiap saat!!! > > Anda hanya perlu untuk memanggilnya kapan saja dan Dia mendengar Anda. > Karena bila memanggil Allah, Anda tidak akan pernah mendapat nada sibuk. > Allah menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya secara > pribadi. > > Ketika Anda memanggil-Nya, gunakan nomor utama ini: 24434 > > 2 : shalat Subuh > 4 : shalat Zuhur > 4 : shalat Ashar > 3 : shalat Maghrib > 4 : shalat Isya > > Atau untuk lebih lengkapnya dan lebih banyak kemashlahatannya, gunakan > nomor ini : 28443483 > > 2 : shalat Subuh > 8 : Shalat Dhuha > 4 : shalat Zuhur > 4 : shalat Ashar > 3 : shalat Maghrib > 4 : shalat Isya > 8 : Shalat Lail (tahajjud atau lainnya) > 3 : Shalat Witir > > Info selengkapnya ada di Buku Telepon berjudul "Al Qur'anul Karim & > Hadist Rasul" > > Langsung hubungi, tanpa Operator tanpa Perantara, tanpa dipungut biaya. > > Nomor 24434 dan 28443483 ini memiliki jumlah saluran hunting yang tak > terbatas dan seluruhnya buka 24 jam sehari 7 hari seminggu 365 hari > setahun !!! > > Sebarkan informasi ini kepada orang-orang di sekeliling kita. > Mana tahu mungkin mereka sedang membutuhkannya > > Sabda Rasulullah S.A.W : "Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia > terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya > walau sebanyak buih laut" > 7 Kalimah ALLAH: > > 1. Mengucap "Bismillah" pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu. > 2. Mengucap " Alhamdulillah" pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu. > 3. Mengucap "Astaghfirullah" jika lidah terselip perkataan yang tidak > patut. > 4. Mengucap " Insya-Allah" jika merencanakan berbuat sesuatu di hari > esok. > 5. Mengucap "La haula wala kuwwata illa billah" jika menghadapi sesuatu > tak disukai dan tak diingini. > 6. Mengucap "inna lillahi wa inna ilaihi rajiun" jika menghadapi dan > menerima musibah. > 7. Mengucap "La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah " sepanjang siang > dan malam sehingga tak terpisah dari lidahnya. > > Dari tafsir Hanafi, mudah-mudahan ingat, walau lambat-lambat. .. > mudah-mudahan selalu, walau sambil lalu... mudah-mudahan jadi bisa, > karena sudah biasa. > > Sekarang anda mempunyai 2 pilihan : > > 1. Biarkan E-mail ini tetap dalam mailbox anda. Insya-Allah tidak akan > ada sesuatu yang terjadi pada diri anda. > 2. Forward E-mail ini ke sejumlah orang yang anda kenal dan Insya-Allah > ridha Allah akan dianugerahkan kepada setiap orang yang Anda kirim. > > Wassalaamu'alaikum. > > > > > > > > This email and any attachments are confidential and may also be privileged. If you are not the addressee, do not disclose, copy, circulate or in any other way use or rely on the information contained in this email or any attachments. If received in error, notify the sender immediately and delete this email and any attachments from your system. Emails cannot be guaranteed to be secure or error free as the message and any attachments could be intercepted, corrupted, lost, delayed, incomplete or amended. Standard Chartered PLC and its subsidiaries do not accept liability for damage caused by this email or any attachments and may monitor email traffic. > > > > Standard Chartered PLC is incorporated in England with limited liability under company number 966425 and has its registered office at 1 Aldermanbury Square, London, EC2V 7SB. > > > > Standard Chartered Bank ("SCB") is incorporated in England with limited liability by Royal Charter 1853, under reference ZC18. The Principal Office of SCB is situated in England at 1 Aldermanbury Square, London EC2V 7SB. In the United Kingdom, SCB is authorised and regulated by the Financial Services Authority under FSA register number 114276. > > > > If you are receiving this email from SCB outside the UK, please click http://www.standardchartered.com/global/email_disclaimer.html to refer to the information on other jurisdictions. >
