Mas Afrizal yang baik,

Kedua kota yang mas sebutkan punya sejarah tersendiri buat saya karena ibu
saya berasal dari Karanganyar Solo (masih ada hubungan darah dengan bu Tien)
dan Blitar adalah tumpah darah ayahku. Lucunya baru kemarin ibu kandungku
yang tinggal di Surabaya menginformasikan kalau sertifikat rumah keluarga di
Blitar sudah selesai dengan menggunakan namaku tujuannya agar tidak jadi
rebutan karena  ibu angkatku sudah wanti wanti agar rumah itu jangan sampai
kejual atau kebagi waris karena itu kan rumah keluarga besar dan diharapkan
bisa jadi prasasti buat anak cucu, sungguh tugas yang berat buatku apalagi
kini aku sedang tidak punya penghasilan tetap.
Tapi mengingat kondisi rumah sudah semakin rusak dan biaya perbaikannya kan
tidak  kecil tadinya aku sudah mau menyerah untuk mempertahankan rumah tsb
mengingat biayanya sangat besar. Namun email anda membangun kenangan masa
kecilku di sana, Blitar adalah salah satu kota terbersih dan terdamai yang
aku kenal bahkan kini nyaris kosong karena generasi mudanya pada urbanisasi
ke kota besar atau ke luar negeri. Benar juga ya kalau rumah itu kejual
bagaimana bercerita kepada cucu dan cicit bahwa kita ini orang Jawa Timur
karena kita sudah tidak punya tempat di sana. Doakan ya biar saya bisa
mencari jalan lain yang lebih baik guna mengoptimalkan penggunaan dari rumah
keluarga besar itu agar bisa bermanfaat.

Saya juga mendoakan agar rencana Mas dan istri mendapat restu dari Tuhan,
siapa tahu LOA bekerja dengan baik di sini dan cita citanya bisa terwujud.

Salam epos,
Lies Sudianti
Founder & Moderator the Profec
0813-18873480
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]





On 2/29/08, Afrizal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Dear TDA,
>
> Selama 5hr, saya jalan-jalan ke Jateng dan Jatim untuk menghadiri
> pernikahan saudara istri di kota Blitar. Hari Sabtu tgl 23 kami berangkat ke
> Solo. Karena banyak jalan berlubang, jadi kami berangkat sehabis subuh dari
> Cikarang. Perjalanan 13 Jam ke Solo cukup melelahkan karena banyak jalan
> jelek dan lubang yang dalam.
>
> Hari Minggu, kami berangkat ke Kota Blitar, perjalanan 7 jam dari Solo.
> Perjalanan sangat mengasikkan seperti melewati Danau Maninjau (tempat
> rekreasi di Sumbar), karena jalan nya berbelok-belok dan dikiri atau kanan
> tebing dan pohon-pohon besar.
>
> Sepanjang perjalanan dari Solo ke Blitar, kami melihat banyak rumah bagus,
> lalu kami menghayal. Alangkah bagusnya rumah nya, luas. Lalu saya bertanya
> ke istri "Mau rumah seperti itu?"...lalu istri mengamini...tapi harus ada
> Masjid nya....Insya Allah..kata saya....ini baru
> keinginan/mimpi...mudah-mudahan Allah SWT memudahkan mimpi kami.
> Selama perjalanan, saya berpikir bagaimana yaaa bisa punya rumah
> bagus....lalu teringat bahwa kota SOLO adalah kota besar. Saya bertanya ke
> istri "Gimana kalau ada tempat usaha kita di SOLO?"...jawab Istri "Bagus
> itu, dan itu sdh kepikiran sama saya, sewaktu memasuki kota Solo". Jadi kami
> sepakat untuk mengembangkan bisnis di Solo. Entah kenapa, adik ipar bertanya
> ke saya "Gimana kalau buka cabang di Solo?"....Alhamdulillah ini kayak nya
> sdh diatur sama Allah SWT...
> Jadi kami sepakat untuk mengembangkan bisnis di kota Solo, kebetulan rmh
> adik sepupu sekitar jalan Utama (Jl A Yani, jl menuju terminal)...
>
> Kalau diperhatikan, kalau ada keinginan Insya Allah, Allah SWT akan
> membukakan pintu rezeki untuk hambanya... amin
>
> Wassalam
>
> Afrizal Syafri MT
> 021-9865-3573
> 0813-1552-7965
> www.katalog-poeti.blogspot.com
> www.poeticollection.blogspot.com
> www.bajupoeti.com
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>

Kirim email ke