Dear Mas Dedy,

Terima kasih atas apresiasinya.

Rasa syukur tidak akan "membatasi" Anda untuk mengoptimalkan potensi diri. Dan 
sudah sepantasnyalah semua manusia berusaha memanfaatkan semua potensinya untuk 
"hidup yang lebih baik".

Rasa syukur berkaitan dengan sesuatu yang "telah" Anda miliki atau alami (past 
tense). Tidak ada benefitnya meratapi "nasib kurang baik" kita kemarin atau 
hari ini. 

Sebaliknya hari esok harus tetap diperjuangkan.

Lebih bagus lagi jika Anda bisa bersyukur terhadap sesuatu yang "akan" Anda 
alami. Secara lebih sederhana : "khusnudhon" kepada Allah atas nasib kita esok. 
Feeling blessed, feeling guided dan agar hati kita feeling good. Dengan 
demikian Allah akan melimpahkan kenikmatan yang lebih besar lagi buat Anda. 

Wish You Luck.
Cipto

Kirim email ke