Mas Hari,
  Pandangan saya ... sekelompok atau mayoritas orang jahat bila harus memilih 
secara demokratis pimpinanannya pasti yg dipilih adalah yg paling jurdil dan 
amanah demikian pula bila kelompok itu orang yang bodo2. Orang2 pintar dan baik 
hampir pasti demikian.
   
  Jadi rasanya tidak ada yg salah dengan mekanisme demokrasi. Bila para wakil 
kita yg dulu baik kemudian sekarang tidak seperti dulu lagi maka itu adalah 
salahnya mereka. Yang salah adalah apabila kita memilih seseorang yg sudah 
terbukti cacat moral.
   
  Tidak mungkin kita mengetahui rencana seseorang yg ada didalam hati pak. Ada 
orang baik karena memang baik dan ada orang baik karena ingin dikira baik ... 
dan mungkin juga ada yg berbuat salah meskipun tidak ada niatannya.
   
  Salam hangat,
  Hemat Dwi Nuryanto

"Hari Subagya :)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
             
   
    
       

                                   Apa ada Tikus di Gedung Gedung Terhormat?
          Televisi setiap hari Heboh! KPK sibuk menangkapi dan meng-geledah 
para orang orang terpilih dan terhormat. Bingung Juga rasanya. Salah Pilih, 
atau setelah dipilih menjadi salah.
         
  Sampai-sampai lagu Maia Ahmad pun diplesetin. Mau makan inget KPK, mau tidur, 
inget kpk......
  Sedih juga ya, kejadian ini berulang ulang. Apakah Demokrasi itu salah? 
Apakah ada kelemahanya? Apakah Ambil suara alias voting itu salah?
  Jika ada sebuah kelompok dengan jumlah 10 Orang, terdiri dari 1 Orang cerdas 
dan jujur dan 9 orang penjahat dan pendosa. Kira kira seperti apa keputusan 
yang dibuatnya?
  Bagaimana bila sebaliknya? Sebuah kelompok dengan jumlah 10 Orang, terdiri 
dari 9 Orang cerdas dan jujur dan 1 orang penjahat dan pendosa. Kira kira 
seperti apa keputusan yang dibuatnya?
   
           
    Waduh! Celaka dong kalau ternyata masyarakat yang mayoritas masih bodo dan 
belum menjalani hidup dan kehidupannya dengan benar?
  Keputusannya bisa berbahaya dan pilihan nya bisa salah.
Silahkan klik
                Jadi bila mayoritas bodo, maka keputusan yang menang adalah 
keputusan yang bodo, pilihan yang bodo... Wow! Untuk mendapatkan keputusan dan 
pilihan yang pinter, maka mari kita pintarkan sebanyak mungkin kita bisa!  
[Terutama diri saya sendiri terlebih dahulu.]        Semoga pilihan kita 2009 
tidak mengundang tikus datang ke gedung yang seharusnya bersih dan rapih, 
sehingga tikus tak mungkin tertarik memasuki gedung ini.      2009... menuju 
perubahan ..Bbm, Sembako, Pengangguran, kerusuhan, keributan...Semoga menjadi 
lebih baik... lebih baik..           Salam Perubahan!   Hari Subagya   
www.bisnispartner.com           www.bisnispartner.com/sisilain.html
   

     
  Keep Learning.... automatically Earning!
   

               

   
   


  

                           

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke