ya,, biasa disebut loa.
dalam teorinya memang terlihat mudah, namun kenyataannya ini sangatlah sulit 
bagi seorang pemula. apalagi bagi orang yang suka mengeluh dan berpikir negatif.

namun intinya loa itu ada pada keyakinan dan kepasrahan pada Allah yang Maha 
kuasa.
seperti yang dikatakan dalam quantum ikhlas.
yakin itu ada di hati.
dan inilah rahasia dari the secret.
saya kira apa yg dibahas dalam buku quantum ikhlas sudah bisa mewakili rahasia 
dari the secret.

namun sekarang sudah banyak versi lain yg menyinggung tentang loa ini.
dan semuanya itu hampir sama mengenai inti apa itu loa.
dan bagaimana cara menggunakannya.
bagi anda yang beragama muslim pasti sudah tidak asing lagi dan tidak sulit 
bagaimana cara menggunakan loa.

karena jika disimak baik baik banyak sekali hadis yg menyinggung tentang loa 
dalam arti luas maupun spesifik.

Made Teddy Artiana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             

 
 THE LAW OF ATTRACTION (3)    
  
 "Giving thought, on the one hand, and expecting or believing, on the other 
hand, is the balance that brings to you that which you receive."  
Pada artikel pertama mengenai LOA saya telah menyinggung sekilas mengenai 
prinsip sukses yang saya tulis di buku Becoming a Money Magnet (BMM) dan yang 
menjadi intisari dari materi yang diajarkan di Supercamp (SC) Becoming a Money 
Magnet. Pada kesempatan ini saya akan menguraikan sedikit lebih mendalam 
mengenai prinsip sukses BMM, mengapa kami menyusunnya sedemikian rupa, dan 
hubungannya dengan LOA.  
Rumus sukses yang kami ajarkan adalah: 1) Tahu apa yang diinginkan/dream, 2) 
Yakin, 3) Syukur, 4) Pasrah, dan 5) Doa.  
Langkah pertama "tahu apa yang diinginkan", atau mudahnya kita sebut saja 
dream, merupakan kunci untuk bisa merealisasikan hal-hal yang ingin dicapai 
dalam hidup. Bagaimana kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan kalau kita 
tidak jelas apa yang kita inginkan? Kejelasan (clarity) merupakan kunci dan 
tidak bisa ditawar. Dream merupakan buah pikir (thought) yang akan tampil di 
layar mental dan selanjutnya di-broadcast. Apakah hanya dream saja cukup? Tentu 
tidak. Dream yang kami maksudkan adalah dream yang mempunyai muatan emosi 
positif yang tinggi. Semakin tinggi akan semakin kuat efeknya.  
Mengapa perlu dream? Alasan lainnya adalah dream merupakan wants bukan needs. 
Jika kita ditanya apa impian kita maka kita pasti akan menjawab sesuatu yang 
sangat kita inginkan di masa depan. Jika kita sudah punya mobil Kijang Inova 
maka dream kita bisa jadi Toyota Fortuner. Pasti sesuatu yang lebih tinggi. 
Nah, dengan pemahaman ini maka sudah jelas dream sangat penting.  
Langkah kedua adalah yakin. Nah, ini yang susah. Yakin atau belief adalah 
urusan pikiran bawah sadar. Tidak mudah untuk bisa mengubah belief atau 
keyakinan kita. Itulah sebabnya mengapa banyak orang tahu apa yang mereka 
inginkan namun sangat sulit untuk mendapatkan impian mereka. Syarat pertama 
sudah terpenuhi. Mereka tahu apa yang mereka inginkan. Namun mereka tidak 
yakin. Terjadi konflik antara pikiran sadar dan bawah sadar. Pikiran sadar mau 
tapi pikiran sadar nggak yakin. Dan yang selalu menang adalah pikiran bawah 
sadar.  
Saya mendapat banyak sekali respon positif dari para alumnus SC yang mengatakan 
bahwa, "Miracle happens in my life", "Mengapa sekarang sukses kok sangat mudah 
dicapai?", "Saya bingung melihat perkembangan bisnis saya yang sedemikian 
pesat?", "Dulu saya susah payah mencari order, sekarang saya kepayahan 
dikejar-kejar order." Dan, masih banyak lagi komentar positif senada yang 
dikirim baik via sms maupun email ke saya.  
Di SC di Trawas baru-baru ini kami melihat begitu banyak peserta yang mengalami 
transformasi diri. Kami menangis tangis bahagia bersama-sama. Sungguh satu 
kebahagiaan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata saat melihat para naga 
bangun dari mimpi yang selama ini membuat mereka bertindak hanya seperti 
layaknya cacing atau ular.  
Apa yang kami lakukan di SC sebenarnya sederhana. Kami membantu para peserta 
untuk bisa keluar dari penjara mental yang telah sekian tahun membatasi mereka. 
Hanya itu. Setelah terbebas dari penjara mental (limiting belief) maka mereka 
bisa yakin. Dengan demikian dua langkah pertama telah berhasil dicapai. 
   
 ......................BERSAMBUNG 
KE...http://www.pembelajar.com/wmview.php?ArtID=882&page=3
  
 WHAT AN ABUNDANCE LIVE..!
 WHAT A WONDERFULL WORLD !!
 WHAT AN EXCITING JOURNEY !!!








 
     
                                       

       

Kirim email ke