Tulisan yang bener-bener EDAN, menyentakan dan menyadarkan bahwa sebuah
kesuksesan kadangkala harus melalui berbagai macam kegagalan, cap
"Aneh", "Underestimate" (kata Tukul) dll. Ayo tanyakan kepada diri kita
sendiri, berapa kali gagal untuk mewujudkan impian kita ? atau bahkan
belum berbuat :-( 

Jadi, keep in mind for Never Give Up !!

 

Terima kasih Pak Sopa atas Motivasinya...

 

 

"Panduan 3 langkah menghasilkan uang melimpah di internet" : 

http://www.formulabisnis.com/?id=fherdianto
<http://www.formulabisnis.com/?id=fherdianto>   

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Ikhwan Sopa
Sent: Saturday, May 31, 2008 8:50 PM
To: [email protected]
Subject: [Bicara] Tips 186: But They Did Not Give Up!

 

But They Did Not Give Up!

Berikut ini adalah sebagian inspirasi dari "Self Efficacy"-nya Dr.
Albert Bandura, sebagiannya lagi dari memungut di sana dan di sini.
Semoga bermanfaat.

Abraham Lincoln berangkat ke medan perang sebagai kapten dan kembali
sebagai prajurit. Kemudian, dia gagal sebagai pebisnis. Sebagai ahli
hukum di Springfield, dia sangat tidak praktis dan temperamental untuk
sukses. Dia beralih ke dunia politik dan kalah pada usaha pertamanya
untuk menjadi anggota legislatif, kemudian kalah lagi dalam nominasi
menjadi anggota konggres, kemudian gagal menjadi komisioner di General
Land Office, kalah lagi dalam pemilihan senator tahun 1854, kalah lagi
dalam pemilihan Wakil Presiden tahun 1856, dan kalah lagi dalam
pemilihan senat 1858. Dia menulis kepada seorang temannya, "Saya
sekarang adalah manusia hidup yang paling menderita. Jika apa yang saya
rasakan dibagi rata kepada semua umat manusia, maka tak ada wajah yang
ceria di muka bumi ini."

Winston Churcill harus mengulang di sekolah dasar, dan saat ia memasuki
sekolah berikutnya, Harrow, ia ditempatkan di bagian terendah di kelas
terendah. Selanjutnya, ia gagal dua kali dalam ujian masuk Royal
Military Academy at Sandhurst. Ia kalah dalam pemilihan anggota
parlemen. Ia menjadi perdana menteri di usia 62 tahun. Ia kemudian
menulis, "Never give in, never give in, never, never, never, never - in
nothing, great or small, large or petty - never give in except to
convictions of honor and good sense. Never, Never, Never, Never give
up."

Socrates, dijuluki sebagai "koruptor kaum muda yang amoral" karena
ajarannya. Ia meneruskan korupsinya, bahkan setelah dijatuhi hukuman
mati. Ia mati minum racun dan tetap dalam keadaan korupsi.

Sigmund Freud menuai "Huuu...!" yang meriah saat pertama kali
mempresentasikan idenya di hadapan masyarakat ilmiah Eropa. Ia kembali
ke kantornya dan tetap menulis.

Guru-guru Thomas Alva Edison berkata, "dia terlalu tolol untuk belajar
apapun." Dia dipecat dari pekerjaan pertamanya karena "tidak produktif".
Sebagai penemu, Edison membuat 1.000 percobaan yang gagal sebelum
menemukan bola lampu. Saat seorang wartawan bertanya kepadanya, "Apa
rasanya gagal seribu kali?" Edison menjawab, "Saya nggak gagal seribu
kali. Bola lampu ditemukan dengan seribu langkah."

Albert Einstein tidak bisa bicara sampai berusia 4 tahun dan tidak bisa
membaca sampai usia 7 tahun. Orangtuanya beranggapan bahwa dia abnormal.
Salah satu gurunya mendeskripsikan Einstein dengan, "mentalnya terlalu
lemot, tidak sosial, dan terus bertualang dalam impian bodoh." Dia
dikeluarkan dari sekolah dan ditolak masuk ke sekolah politeknik Zurich.
Einstein sangat sedikit belajar bicara dan menulis. Ia bahkan sedikit
sekali belajar matematika.

Louis Pasteur hanyalah murid rata-rata di sekolahnya. Ia ranking 15 dari
22 di kelas kimia.

Setelah audisi pertamanya, Sidney Poitier dinasehati oleh direktur
casting, "mengapa kamu tidak berhenti menghamburkan waktu orang lain dan
pergilah keluar sana jadi tukang cuci piring atau apalah gitu?" Saat
itulah, ia memutuskan untuk membaktikan dirinya dalam dunia akting.

Henry Ford gagal dan bangkrut lima kali sebelum dia sukses dengan
mobilnya.

Stan Smith ditolak menjadi ball boy untuk Davis Cup karena "terlalu aneh
dan kikuk." Dia tetap aneh dan kikuk, dan memenangkan Wimbledon dan US
Open. Dan, delapan piala Davis.

RH Macy gagal dan bangkrut tujuh kali sebelum tokonya merajalela di New
York.

Saat Bell Telephone Company jungkir balik di masa-masa awalnya,
pemiliknya Alexander Graham Bell menawarkan seluruh haknya ke Western
Union seharga 100,000 USD. Penawaran itu ditolak dengan balasan, "apa
manfaatnya mainan elektronik yang ditawarkan perusahaan ini."

Michael Jordan berkata, "Sepanjang karir Saya, Saya gagal 900 kali
melempar bola. Saya kalah di hampir 300 pertandingan. 26 kali Saya
dipercaya untuk melakukan lemparan kemenangan, dan gagal. Saya gagal dan
gagal lagi di sepanjang hidup Saya. Itulah sebabnya Saya sukses."

Walt Disney dipecat dari jabatannya sebagai editor di sebuah koran,
sebab dianggap "tidak punya imajinasi dan tak punya ide bagus." Dia
bangkrut beberapa kali sebelum membangun Disneyland. Faktanya, taman
bermain itu ditolak oleh kota Anaheim dengan alasan hanya akan
mengundang manusia sampah dan gelandangan.

Saat pertama kali Jerry Seinfeld manggung sebagai pelawak profesional,
dia melihat audience, terdiam kaku, dan lupa bahasa Inggris. Dia mencoba
berjuang sekitar satu setengah menit sebelum didepak dari panggung. Dia
kembali lagi malam berikutnya, dan menutup aksinya dengan applause yang
sangat meriah.

18 penerbit menolak menerbitkan buku Richard Bach. Macmillan akhirnya
menerbitkan "Jonathan Livingston Seagull" di tahun 1970. Tahun 1975, 7
juta kopi buku itu beredar, hanya di Amerika saja.

Setelah peran pertamanya sebagai bellboy di film "Dead Heat on
Merry-Go-Round", Harrison Ford dipanggil wakil presiden studio film ke
kantornya. "Duduklah nak," ia berkata. "Saya akan bercerita. Saat
pertama kali Tony Curtis tampil dalam film, perannya hanyalah
mengantarkan sebuah kantong belanja. Kami melihatnya dan kami langsung
tahu bahwa ia adalah bintang besar." Ford membalas, "Saya kira Bapak
melihatnya sebagai kurir kantong belanja." Tuan wakil presiden berdiri
dan berkata, "Kamu nggak ngerti juga ya, kamu nggak ngerti juga...
sekarang minggat deh dari sini!"

Kepala sekolah Michael Cain berkata padanya, "Kamu bakal jadi pekerja di
sepanjang hidup kamu." Michael Cain mempekerjakan dirinya dan
mendapatkan dua Academy Award.

Charlie Chaplin awalnya ditolak oleh berbagai studio di Hollywood sebab
pantomimnya dianggap "nonsense".

Di SMU, Robin Williams terpilih sebagai "Yang Paling Kecil Kemungkinan
Suksesnya".

Decca Records membatalkan kontrak rekaman The Beatles dengan alasan,
"Kami tidak suka suara mereka. Grup band dengan gitar bakal segera
punah." Setelah itu, Columbia Records juga mendepak mereka.

Tahun 1954, Jimmy Denny, manajer Grand Ole Opry, memecat Elvis Presley
setelah satu kali manggung. Mereka bilang ke Elvis, "Kamu nggak bakal
kemana-mana, nak. Sebaiknya kamu kembali menjadi supir truk saja."

Beethoven biasa memegang biola dengan cara yang aneh dan lebih memilih
memainkan karyanya sendiri ketimbang memperbaiki tekniknya. Gurunya
menyebut dia sebagai "komponis tanpa harapan". Ia menulis lima simfoni
terkenalnya, dengan telinga yang tuli total.

Sebuah dealer barang seni menolak Picasso saat ia ingin numpang berteduh
menyelamatkan lukisannya dari guyuran hujan. Tak lama kemudian dealer
itu bangkrut.

Van Gogh hanya berhasil menjual satu lukisan saja di dalam hidupnya.
Itupun, dijual kepada saudara dari temannya seharga 400 franc (sekitar
50 USD). Ini tidak membuatnya berhenti untuk berkarya menghasilkan lebih
dari 800 lukisan.

12 penerbit menolak "Harry Potter" karya JK Rowlings sebelum sebuah
penerbit kecil setuju menerbitkan "Harry Potter and The Philosopher's
Stone".

"Komputer masa depan beratnya tidak akan lebih dari satu setengah ton."
(Popular Mechanics, meramalkan kemajuan ilmu pengetahuan, 1949.)

"Saya rasa, akan ada pasar dunia untuk sekitar lima komputer." (Thomas
Watson, chairman of IBM, 1943.)

"Saya sudah kemana-mana di negeri ini dan berbicara dengan orang-orang
terbaik, dan Saya bisa meyakinkan Anda bahwa data processing adalah
lelucon yang tak akan bertahan sampai akhir tahun." (Editor kepala untuk
buku bisnis di Prentice Hall, 1957.)

"Tapi apa bagusnya?" (Insinyur di divisi Advanced Computing Systems IBM,
mengomentari microchip, 1968)

"Tidak ada alasan mengapa orang harus punya komputer di rumahnya." (Ken
Olson, president, chairman dan founder of Digital Equipment Corp, 1977.)

"Telepon ini terlalu merepotkan untuk dipertimbangkan sebagai alat
komunikasi. Tak ada nilainya buat kita." (memo rapat di Western Union,
1876.)

"Kotak musik tanpa kabel ini tak ada nilai komersialnya. Siapa sih yang
mau membayar untuk lagu yang dikirim kepada orang yang tidak jelas?"
(Kolega David Sarnoff saat menolak investasi di bidang radio sekitar
tahun 20-an.)

"Siapa sih yang mau mendengar aktor berbicara?" (HM Warner, Warner Bros,
1927 sesaat sebelum era film bisu berakhir.)

"Mesin terbang yang lebih ringan dari udara. Itu mustahil banget." (Lord
Kelvin, president, Royal Society, 1895.)

"Kami lalu pergi ke Atari dan berkata, kami punya sesuatu yang istimewa,
separuhnya menggunakan sparepart Anda, maukah Anda membiayai kami? Kami
cuma mau mengerjakannya, nanti kami berikan seluruhnya kepada Anda.
Bayar gaji kami, kami akan bekerja untuk Anda. Mereka bilang: nggak.
Lalu kami pergi ke Hewlett-Packard; mereka bilang, kami tidak butuh
Anda. Anda bahkan belum lulus kuliah." (Steve Jobs, founder Apple
Computer saat merayu Atari and HP agar mau berinvestasi untuk membuat
PC.)

"Mengebor untuk minyak? Maksud kamu mengebor tanah untuk menemukan
minyak? Gila luh!" (Tukang bor yang ditawari Edwin L Drake untuk
mengebor minyak, 1859.)

"Pesawat terbang itu mainan bagus. Tapi nggak ada gunanya untuk
militer." (Marsekal Ferdinand Foch, Professor of Strategy, Ecole
Superieure de Guerre.)

"Memory sebesar 640K sudah cukup untuk setiap orang." (Bill Gates of
Microsoft, 1981.)

21 penerbit menolak novel humor Richard Hooker, M*A*S*H. Padahal dia
mengerjakannya tujuh tahun. 

22 penerbit menolak buku James Joyce "The Dubliners".

27 penerbit menolak buku pertama Dr. Seuss, "To Think That I Saw It on
Mulberry Street"

Jack London meneriman enam ratus surat penolakan sebelum berhasil
menjual kisah pertamanya.

Novelist kriminal Inggris John Creasey menerima 753 surat penolakan
sebelum ia berhasil menerbitkan 564 buku.

William Saroyan mengumpulkan seribu penolakan sebelum berhasil
menerbitkan "Way to not take a hint, Bill!"

Kolonel Harland Sanders ditolak ratusan kali, sebelum KFC-nya ngetop ke
seluruh dunia.

Daniel Boone ditanya apakah dia pernah tersesat di tengah hutan. Boone
menjawab, "nggak, tapi pernah sih kesasar tiga hari."

John Milton menulis "Paradise Lost" selama 16 tahun setelah ia
kehilangan penglihatannya.

Seorang profesor di MIT membuka kursus "Gagal". Dia melakukannya,
katanya, karena kegagalan adalah pengalaman yang lebih sering terjadi
ketimbang sukses. Dalam sebuah interview seseorang bertanya kepadanya,
apakah ada yang gagal dalam kursusnya itu. Ia berpikir sejenak dan
kemudian berkata, "nggak sih, tapi ada dua yang tidak menyelesaikan."

James Sastrowijaya dari Jakarta, ditolak 20 bank sebelum berhasil
meyakinkan enam bank. Ia kemudian menjadi milyarder properti dengan
modal nol rupiah.

Masbukhin si raja voucher, gagal bisnis berkali-kali sebelum menjadi
"Karyawan Ber-Omzet Milyaran".

Toko Roni Yuzirman di Tanah Abang terbakar. Ia kini makin berhasil
dengan toko online, "Manet Vision".

Seorang peserta seminar Tung Desem Waringin mengaku, "Tiga tahun yang
lalu Saya adalah cleaning service di Golden Truly". Sekarang, Saya punya
Jaguar sendiri.

Sampai detik ini masih ada saja pihak hotel yang bertanya, "Bener nih
Pak, judulnya Workshop E.D.A.N.?"

YET, THEY DID NOT GIVE UP!

Ikhwan Sopa
Trainer E.D.A.N.
+62 21 70096855
QA Communication
School of Motivational Communication
Your Confidence Solution

Videos on NLP, Self Confidence, Law Of Attraction, Hypnosis, Positive
Thinking, Affirmation, Motivation, Communication, Leadership:

http://milis-bicara.blogspot.com <http://milis-bicara.blogspot.com> 

 

Kirim email ke