Ini adalah kelanjutan dari serial tulisan "23 Rahasia Michael Jordan"
 
 
 
 Rahasia #4 : Energi Antusiasme adalah bahan bakar emosi yang terhebat. Tanpa 
antusiasme, anda tidak akan meraih apa-apa. 
    
   Setiap saya melihat MJ bertanding, saya selalu terkesima melihat aksi 
individualnya di lapangan. Bagaimana tidak, meskipun dia dikelilingi dua sampai 
tiga pemain lawan, dia selalu berhasil menerobos pertahanan mereka dan masuklah 
bola tersebut ke keranjang. 
   Melalui topik kali ini, saya ingin mengajak pembaca menelusuri kisahnya, 
bagaimana MJ sampai memiliki energi antusias sebesar itu.
    
   Antusiasme yang memancar
   MJ memiliki semangat bertanding yang tak pernah padam, itu karena MJ sangat 
mencintai bola basket dan sangat menikmati permainannya. Sulit untuk dibantah 
kalau MJ memiliki energi yang luar biasa, tetapi sesungguhnya cintalah yang 
membuat MJ bermain cemerlang. 
    
   Menarik untuk dicatat di sini, bahwa MJ satu-satunya pemain yang memasukkan 
pasal cinta dalam dirinya. Artinya dia bisa bermain basket di manapun dan kapan 
pun dia mau, tanpa perlu minta persetujuan dari timnya. MJ hebat bukan hanya 
karena bakat dan staminanya yang luar biasa, melainkan karena mencintai 
permainan ini. Cinta itu tak bisa dilatih dan dipalsukan. Semua itu sudah 
dimiliki MJ sejak lama. MJ selalu bersemangat saat berlatih maupun bertanding, 
seakan dia tak sabar untuk melakukannya. 
    
   Mari kita lihat etos kerja MJ
   Saya akan mengajak pembaca pada tahun 1984, sebelum MJ bergabung dengan 
Chicago Bulls. Sebelum karir puncak kejayaannya dimulai. MJ masuk dalam line up 
pemain Olimpiade Los Angeles 1984. Saat pembentukan tim, pelatih Bob Knight 
segera menyadari kemampuan serta semangat luar biasa yang dimiliki MJ. MJ 
dipilih Bob Knight sebagai contoh bagi pemain lain yang kurang berbakat.
    
   Pada pagi pertandingan perebutan medali emas, Knight telah menyiapkan pidato 
persiapan yang penuh dengan kata hiperbola. Namun saat memasuki kantornya pagi 
itu, dia melihat secarik kertas kuning di kursinya. Diatas kertas itu tertulis, 
”Pak Pelatih, Jangan cemas. Terlalu banyak kepahitan dan kesedihan yang telah 
kami telan jika kami kalah sekarang.” dan di akhir surat pendek itu dibubuhi 
tulisan, tertanda ”Tim”
    
   Knight tahu sesungguhnya Tim itu adalah MJ. Oleh karena itu, Knight tak 
pernah mengucapkan pidatonya. Dia tak perlu melakukan itu. 
   Apa yang terjadi? Tim Amerika meninggalkan Spanyol 27 angka di paro pertama. 
Knight berteriak pada MJ agar timnya tak melakukan tindakan ceroboh di paro 
kedua. Dengan tersenyum MJ berkata, ”Pak Pelatih, bukankah ada tulisan yang 
mengakui saya sebagai pemain tercepat yang pernah anda latih?”. ”Ya” kata 
Knight. ”Lalu apa hubungannya?” 
   Sambung MJ, ”Pak Pelatih, lihatlah malam ini, saya bermain lebih cepat dari 
pada yang pernah anda saksikan.”
    
   Artinya MJ telah melakukan yang usaha yang terbaik dalam hidupnya demi 
kemenangan timnya. MJ tidak ingin penyesalan di belakang hari, karena kurangnya 
semangat berakibat mala petaka yang harus dibayar sangat mahal.
    
   Setelah bermain di Olimpiade dengan jadwal yang sangat padat, MJ 
mendaftarkan diri ke Chicago Bulls sebagai pemain baru. Dengan kondisi letih 
setelah Olimpiade, semua pemain senior Bulls mengira dia pasti lelah dan tak 
sanggup berlari. Namun dia memulai putaran latihan dengan mengalahkan semua 
pemain dalam berlari dan melompat. Minggu kedua MJ bahkan berlari lebih cepat 
dan melompat lebih tinggi. Pertengahan musim, dia telah melangkah ke tingkat 
yang lebih tinggi. Apa yang dimaksudkan MJ, dia ingin membuktikan kepada semua 
orang bahwa dia istimewa. Dan itu benar. MJ memang pemain yang sangat istimewa.
    
   Mari kita lihat kembali masa kuliah MJ di North Carolina. Saat itu dia 
berada di bawah bimbingan Dean Smith, yang selalu memelihara semangat bermain. 
Dalam bermain, MJ selalu berusaha keras mengejar bola, bergerak menerobos, dan 
melakukan rebound. Saat berhadapan satu lawan satu, MJ sering menggoda lawan 
mainnya agar bisa melakukan dunk. Setelah itu, MJ menuliskan nama-nama mereka 
di papan tulis, disertai angka romawi di sebelah kanannya. Dan MJ selalu unggul 
dalam perolehan poin tsb. Tidak ada niat khusus dari semua itu. Itu hanyalah 
cara MJ menyalurkan energinya pada permainan ini. 
    
   Ada satu survey yang dilakukan sebuah majalah bisnis di Amerika, kepada 241 
eksekutif tentang hal-hal yang paling menentukan kesuksesan dalam kerja. 
Hasilnya, lebih dari 80 persen memilih ’antusiasme’, 63 persen memilih 
kemampuan dalam kerja. 
    
   Hal ini menunjukkan betapa pentingnya, arti semangat antusiasme dalam hidup 
kita. Semangat dan antuiasme MJ dalam mengejar bola dan berlatih, membuat dia 
dicintai rekan-rekan setimnya yang tidak dianugerahi bakat sehebat MJ. 
    
   Apa kata George Lucas tentang antusiasme:
   Anda harus menemukan sesuatu yang anda cintai sepenuh hati. Sesuatu yang 
membuat anda berani mengambil resiko dan sanggup menghadapi segala tantangan 
yang menghadang. Jika anda tidak menemukan spirit itu pada pekerjaan anda, anda 
pasti gampang menyerah ketika menghadapi kesulitan besar yang pertama muncul.
    
   Refleksi untuk topik ini:
   Antusiasme itu menular. Jika kita memancarkan antusiasme dalam rapat, 
presentasi, atau dalam kesempatan apapun, antusiasme itu akan menyebar ke 
sekeliling kita. ”Apakah saya sudah menunjukkan semangat dan antusiasme yang 
tinggi dalam pekerjaan, kehidupan sosial dan bisnis saya?”
    
   [bersambung]
    
    
   Salam Focus,
    
   Markus Tan
   > Licensed Practitioner of NLPTM (The Society of NLP) 
   > Master Trainer Bestcamp – To Be Number One
   > www.best-camp.com
    
    
   
       

Kirim email ke