Bagaimana memilih KPR Syariah yang paling murah?

Pada kondisi perekonomian Indonesia saat ini dimana tingkat suku 
bunga Bank Indonesia perlahan mulai merangkak naik dan tingkat suku 
bunga KPR Konvensional pun ikut naik dan tidak ada seorangpun yang 
bisa memperkirakan sampai kapan tingkat suku bunga itu akan berhenti 
mengalami kenaikan karena memang sifat dari tingkat suku bunga itu 
sendiri memang sulit diprediksikan. Oleh karena itu KPR syariah 
menjadi alternatif bagi anggota masyarakat yang ingin memiliki rumah 
melalui KPR yang bebas dari fluktuasi bunga. 

Namun pengamatan penulis di lapangan masih banyak anggota masyarakat 
yang belum mengerti bagaimana membedakan KPR konvensional dengan KPR 
syariah apalagi untuk mengerti bagaimana caranya memilih produk KPR 
syariah bank mana yang paling murah, banyak yang langsung menanyakan 
kepada saya berapa persen tingkat bunga yang harus mereka bayar 
apabila mengambil KPR syariah ? Padahal bank syariah sama sekali 
tidak memungut bunga pada KPR syariah akan tetapi memungut margin 
(selisih harga beli dengan harga jual) apabila KPR syariah tsb 
memakai skim murabahah(jual beli) atau memungut harga sewa apabila 
bank syariah memakai skim musyarakah ijarah (sewa). 

Untuk mengatasi ketidakmengertian sebagian anggota masyarakat 
mengenai system bank syariah tsb, telah saya jelaskan pada tulisan 
blog saya :http://alihozi77.blogspot.com yang berjudul "Mencegah 
Kapitalisme Pada Bank Syariah". Pada kesempatan kali ini saya akan 
menjelaskan bagaimana memilih KPR Syariah yang paling murah ?

Banyak bank syariah yang mempromosikan produk KPR syariahnya dengan 
berbagai cara dari pelayanan pengajuan KPR syariah yang cepat, iklan 
di media massa dan lain-lain, sekarang bagaimana caranya agar kita 
bisa memilih Bank Syariah yang produk KPR syariahnya paling murah ? 
Barikut ini saya akan sedikit memberikan saran/tips berdasarkan 
pengamatan praktek di lapangan mengenai hal-hal yang harus 
diperhatikan agar mendapatkan produk KPR syariah yang palaing murah 
dengan mengesampingkan terlebih dahulu biaya-biaya pengajuan KPR 
Syariah seperti biaya administrasi, biaya notaris dll :

Apabila memilih KPR Syariah jangan melihat dari tingkat persentase 
margin jual beli atau persentase harga sewa misalnya 8%,9%, 10% dst 
per tahun, karena hal ini tidak menjamin bahwa produk KPR syariah 
suatu bank syariah itu lebih murah, tetapi tanyakan kepada suatu Bank 
Syariah berapa besar nominal rupiah angsuran perbulannya lalu 
bandingkan dengan Bank Syariah lain, yang paling murah adalah yang 
angsurannya paling kecil dengan catatan pokok pinjaman KPR dan 
periode pinjaman adalah sama.

Apabila memilih KPR syariah, tanyakan kepada bank syariah tsb berapa 
outstanding (sisa) angsuran pokok apabila akan mempercepat pelunasan 
KPR syariah pada tahun tertentu , lalu bandingkan dengan bank syariah 
lain. Bank syariah yang paling murah adalah Bank syariah yang sisa 
outstanding pokok KPR syariahnya paling kecil apabila dilakukan 
pelunasan KPR syariah dipercepat.

sumber, http://alihozi77.blogspot.com

salam cinta,
agussyafii



Kirim email ke