Thanks ya buat tulisannya. 

Rgds, Budi
www.mahirsepertiahira.co.cc 

Website kok domainnya co.cc ya... 

--- In [email protected], Markus Tan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> * Ini adalah
> kelanjutan dari serial artikel "23 Rahasial Keberhasilan Michael Jordan"
> 
> Selamat Pagi
> Rekan-rekan Milis, setelah libur sejenak di weekend kemarin, kini kita
> melakukan tugas & karya kita masing-masing di minggu ini. Berikut
> kelanjutan kisah Michael Jordan:
> 
> Rahasia #9 :  Halangan dan tantangan tidak
> boleh menghentikan langkah anda. Jika dinding merintangi, jangan
berbalik untuk
> menyerah. Carilah segala cara untuk memanjatnya, menembusnya atau
mengitarinya.
> 
> Apa yang
> diperagakan MJ selama dalam karirnya adalah, dia tipe orang yang
tidak mudah
> untuk menyerah pada keadaan.
> 
> Kisah MJ dalam menghadapi tantangan
> Kisah ini
> terjadi pada pertandingan Washington Bullets melawan Chicago Bulls
di 1993.
> Smith seorang pemain Bullets berhasil mengumpulkan 37 angka malam
itu. Smith
> mengguman di depan MJ dengan wajah jenaka, "Permainan yang
mengesankan." MJ
> menjadi marah. Dia tidak berkata satu patah kata pun dalam
perjalanan menuju Washington , tempat Bulls
> harus bertanding satu kali lagi melawan Bullets. Dia tidak
> makan. Dia tidak minum BJ. Amstrong mendekatinya untuk menenangkan
MJ. MJ
> berkata, "Jangan tersinggung, tetapi besok saya akan melakukan apa
yang harus
> saya lakukan." 
> 
>  Dalam pertandingan selanjutnya, setengah babak pertama,
> MJ hampir menyamai total nilai yang dikumpulkan Smith pada permainan
> sebelumnya. Selama permainan dia tidak pernah melepaskan Smith.
Itulah gaya
> khas MJ dalam menghadapi tantangan.
> 
> Beberapa cerita
> MJ tentang halangan dan tantangan.
> * Ketika Bulls ketinggalan 16 angka oleh Vancouver di
> quarter ke empat, MJ mencetak 18 angka berturut-turut untuk memenangi
> pertandingan tersebut. Setelah usai pertandingan seluruh pemain
Bulls berlari
> ke lorong menuju ruang ganti sambil menyanyikan jingle iklan
Gatorade, ".....Like Mike! If we could be like Mike!..." Seperti Mike!
Anda saja saya bisa seperti
> Mike!
> 
>  * Pada
> pertandingan di Orlando 
> tahun 1991, pelatih Tim Orlando Magic, Goukas melakukan penggandaan
penjagaan
> untuk MJ, sehingga hanya Horace Grant dan Scottie Pippen yang
berjuang keras
> menekan tim Magic. Delapan hari kemudian, Magic melakukan perjalanan
ke Chicago , namun sang
> pelatih menolak melipatgandakan penjagaan untuk MJ. Saat itu MJ
mencetak 64
> angka. Dan selama permainan itu MJ memasang wajah kecewa ketika melewati
> Goukas, seakan-akan menyayangkan mengapa dirinya tidak dijaga begitu
ketat. 
> 
>  * Lain lagi
> dengan pertandingan final di Chicago, antara Bulls melawan Hawks.
Waktu yang
> tersisa hanya dua puluh detik dan Steve Kerr memegang bola untuk
Chicago . Dia pun mulai
> bergerak maju menuju keranjang, dan MJ tahu bahwa gerakan Steve
tidak akan
> berhasil. MJ lalu meminta waktu time out (istirahat jeda). Sehingga
sekarang,
> bola tersebut beralih ke tangan MJ. Dan dengan gerakan pasti MJ berhasil
> memasukkan bola dan memenangi pertandingan tersebut.
> 
>  * Kejadian
> berikut pada pertandingan final tahun 1989 Knicks  melawan Bulls.
Dan Bulls unggul terhadap
> Knicks dengan skor 3-2. Mendekati akhir pertandingan, pelatih Knicks
meminta
> waktu istirahat. Sang pelatih mengatakan, "apapun yang kita lakukan,
kita tidak
> akan membiarkan Michael Jordan mengalahkan kita. Jangan biarkan dia
menangkap
> bola. Saya ingin dua dari kalian menghadangnya dan jika dia berhasil
> mendapatkan bola, segera jaga dia dengan ketat." 
> 
>  Namun apa
> yang terjadi?  
> MJ melawan
> pertahanan mereka. MJ mendapatkan bola. MJ menggiring bola melalui
jebakan,
> ditabrak, memasukkan bola melalui lemparan bebas. Hingga akhirnya MJ
memenangi
> pertandingan tersebut. 
> 
> Bagaimana cara MJ
> mengatasi kendala dan halangan. Berikut cerita MJ:
> "Pada waktu itu kaki saya terkilir, seluruh kaki saya
> membengkak. Kejadian ini terjadi dalam sebuah pertandingan
penentuan. Saya
> balut kaki saya dengan kencang, dan juga tali sepatu saya, dan saya
tetap
> bermain. Dalam perjalanan pulang ke rumah, saya mengompresnya dengan
es. Keesokan
> harinya saya kompres lagi seluruh kaki dengan es. Namun apa yang
terjadi? Malam
> itu saya berhasil mencetak 64 angka melawan Orlando. Semuanya itu
hanyalah permainan pikiran. Saya tahu hal ini bisa
> diajarkan, karena semuanya datang dari dalam diri kita. Saya
berharap bahwa
> semua orang yang mendengarkan cerita saya, dapat melihat ke dalam
diri mereka
> dan berusaha lebih keras lagi."
> 
>  MJ punya semboyan bermain untuk menang. Keinginan kuat
> ini cukup untuk membuat MJ melupakan rasa sakit dan nyeri. Untuk
mengubah
> faktor-faktor yang melemahkan menjadi kekuatan untuk mencapai hasil
> maksimalnya. 
> 
>  Dia juga pernah mengalami luka di lututnya, sehingga
> ditutupi luka itu dengan kain bantalan kecil. Teman-temannya tidak
ada yang
> tahu kalau MJ terluka kakinya. Keesokan harinya, MJ tetap bertanding
dengan
> kaki yang masih terbalut, kaki yang sakit dan lutut yang nyeri dan
menjadi
> penentu pertandingan. Sungguh... ambang rasa sakitnya sungguh luar
biasa. Jauh
> diluar jangkauan pemain lainnya. 
> 
>  Sulit untuk tidak menempatkan MJ di posisi yang lebih
> tinggi. Jarang sekali, olah raga dikaruniai seorang pemain sejati
seperti MJ.
> Seseorang yang tujuannya hanya satu, yaitu kemenangan bagi dirinya
dan tim yang
> diperjuangkannya. 
> 
> Pelajaran untuk
> topik ini:
> Selalu ada
> jalan keluar untuk suatu masalah yang kita hadapi. Halangan dan
tantangan tidak boleh
> menghentikan langkah anda. Jika dinding merintangi, jangan berbalik
untuk
> menyerah. Carilah segala cara untuk memanjatnya, menembusnya atau
mengitarinya.
> 
> Mungkin bagi
> sebagian orang, persaingan itu terlalu berat, tetapi dalam suatu
bisnis, ini
> justru merupakan hal yang terbaik. Mengapa? Karena
> persaingan memastikan agar setiap pihak yang terlibat akan berupaya
untuk
> menjadi yang terbaik. (Andrew Carnegie)
> 
> Semoga Rekan-rekan mendapatkan manfaat dan pencerahan
> dari tulisan kisah MJ ini. 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  [bersambung]
> 
>  Salam
> Focus, 
>  
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Markus Tan
>  Licensed
> Practitioner of NLPTM (The Society of NLP) 
> Master
> Trainer Bestcamp – To Be Number One
> www.best-camp.com
> www.markustan.com
>


Kirim email ke