* Ini adalah kelanjutan dari artikel 23 Rahasia Keberhasilan Michael Jordan
Kali ini kita akan belajar bagaimana cara bekerja di dalam teamwork. John
C. Maxwell hingga menyebutnya ”Them Magic of Teamwork”

Rahasia #13 : Bakat memenangkan permainan, namun Kerja sama Tim yang solid
memenangkan setiap pertandingan. 

Saat pertama memasuki NBA di
tahun 1985, MJ menolak keras prinsip ini. Pada mulanya, MJ memaksa bermain
sendiri untuk meraih gelar juara NBA. Dengan cara itu, dia menyangka dia dapat
mengangkat tim diatas bahunya untuk selalu memenangkan pertandingan demi
pertandingan. 

Mudah dipahami sebenarnya mengapa MJ bersikap seperti itu. Karena sebelum di
NBA, MJ tidak memiliki rekan tim yang mempunyai kemampuan yang sepadan dengan
dirinya. Jadi MJ-lah yang menjadi pemain utama, tidak ada pemain yang bisa
diandalkannya. Biarpun MJ pernah mencetak 63 angka ketika melawan Celtics pada
babak play-off 1986, timnya tetap kalah. 

Namun di musim-musim berikutnya, MJ telah memahami apa arti sebuah kerja tim. 
MJ pun
mengembangkan sebuah simbiosis yang solid dengan rekan-rekan se-timnya. Hasilnya
Woow....MENCENGANGKAN : Chicago Bulls merebut 6 gelar Juara NBA.

Kerja Tim ala Michael Jordan
Saya pernah membeli buku MJ yang
berjudul BOLEH GAGAL TAPI HARUS TERUS MENCOBA. Saya terkesan dengan satu bab
yang berjudul KERJASAMA TIM. Di bab ini MJ menceritakan bagaimana pentingnya
kerjasama tim untuk mencapai tujuan bersama tim tersebut.

MJ mengatakan bahwa bila kita
hanya ingin mencapai tujuan pribadi kita saja maka sangat mustahil bila
kemenangan dapat diraih oleh tim tersebut. Dibuku ini juga diceritakan
bagaimana MJ mengembangkan potensi 4 pemain lainnya dilapangan agar bisa
bermain optimal di pertandingan. Misalnya: Bill Cartwright di posisi center dan
John Paxson di posisi penembak jitu 3 angka. MJ menggambarkan pada awalnya bola
diberikan kepada Bill Cartwright dan dia akan memainkan bola tersebut, lalu dia
memberikan bola tersebut kepada John Paxson (apakah dia akan menembak atau
mengoper bola), sehingga 3 orang lainnya (B.J. Amstrong, Michael Jordan dan
Scottie Pippen) bisa bergerak bebas dan mengambil posisi yang bagus untuk
mencetak.

 Kami berlima bekerjasama untuk
mencapai tujuan tim, bila diantara kami berlima mengandalkan EGO kami, maka
kemenangan mustahil diraih, MJ melihat banyak sekali tim-tim di NBA yang
mempunyai pemain-pemain hebat tetapi tidak pernah juara. Atau pada tahun
pertama di NBA menjadi pemain inti (starter) tetapi pada tahun-tahun berikutnya
menjadi pemain cadangan. MENGAPA? Karena pada umumnya mereka tidak mau
berkorban untuk membuat timnya menjadi lebih baik/juara.

 Di dalam buku yang lain John C.
Maxwell (pakar kepemimpinan/leadership) membuat sebuah rumus yang berhubungan
antara kemampuan individu dan sikap sebuah tim, yaitu:

KEMAMPUAN + SIKAP = HASIL AKHIR
Kemampuan Buruk + Sikap Buruk = Tim yang berprestasi buruk
Kemampuan rata-rata + Sikap rata-rata = Tim yang berprestasi biasa-biasa
Kemampuan Hebat + Sikap Biasa-biasa saja = Tim yang berprestasi baik
Kemampuan Hebat + Sikap Baik = Tim yang berprestasi HEBAT

 Anda ingin mempunyai tim yang hebat? Ingatlah bahwa kedua
pakar ini (Micahel Jordan 
dan John C.Maxwell) sudah membuktikan dengan penelitiannya bahwa tim yang hebat
adalah tim yang mempunyai kemampuan individu hebat ditambah dengan SIKAP YANG
BAIK dan semua anggota tim harus melihat tujuan tim BUKAN TUJUAN PRIBADI.

Semangat Kerja Tim dalam Perusahaan
Jika kita jeli mengamati, tidak
mengejutkan bila banyak perusahaan Amerika maupun perusahaan Indonesia
menempatkan kerja tim sebagai semboyan utama mereka. Saya beberapa kali pernah
diminta sebuah perusahaan untuk memberikan training Super Team Building. Mereka
semua ingin tahu tentang satu hal: Bagaimana cara membangun sebuah tim kerja
yang solid di dalam perusahaan mereka. Tentu saja hal itu tidak terlalu sulit,
jika kita tahu dan paham akan hal-hal yang esensial dalam membangun sebuah tim
kerja. Dan fondasi apa saja yang harus dibangun, agar tim kerja memiliki dasar
yang kuat dan solid.

Kerja Tim di CBC Bank Mandiri
Training yang cukup mengesankan
adalah saat memberi training di CBC Bank Mandiri Kalimantan bersama dua rekan
trainer. Saat itu Mei 2006 dengan peserta training berjumlah 76 orang dari
Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Palangkaraya dan Pontianak.  CBC adalah 
Comercial Banking Center, ibaratnya
ujung tombak marketing utk nasabah papan atas. Di hari pertama training di
fokuskan pada bagaimana menggali kekuatan diri dan mengeksplore potensi diri, 
disambung
acara di malam hari dengan praktek berjalan diatas bara dan nyala api. 

 Hari kedua lebih banyak dengan
prinsip2 cara membangun tim. Para peserta praktek langsung, misalnya bagaimana
melatih kemampuan public speaking di jalan raya dan tempat umum. Lalu praktek 
kerja tim dalam acara ’Creating
money without money’. Maksudnya para peserta dilepas di sebuah daerah keramaian
tanpa uang, identitas dan barang berharga. Tugas mereka: bagaimana memperoleh
uang tanpa uang, dengan bermodal kemampuan, skil dan materi yg telah diajarkan
sebelumnya. Agar bisa berhasil, mau tidak mau para peserta harus
bahu-membahu saling bekerja sama di dalam tim. 

Sepulang dari training, para peserta dengan gembira membawa semangat training
ke dalam pekerjaannya. Semangat kerja mereka menjadi luar biasa, bahu membahu
dengan etos kerja yang lebih dari biasanya. Apa yang terjadi? Target perusahaan 
tahun 2006
berhasil dicapai jauh lebih cepat, di bulan September. Sehingga CBC
Banjarmasin mendapat Achievement Award dan kisahnya dimuat di majalah Bank
Mandiri.

Kata MJ tentang Kerja
Tim:
MJ berkata, “Saya
lebih suka memiliki 5 orang yang kurang berbakat, namun bersedia bekerjasama
sebagai tim daripada 5 orang yang menganggap dirinya bintang, tetapi tidak mau
berkorban untuk tim.”

SLOGAN MJ:  “BAKAT
MEMENANGKAN PERMAINAN, NAMUN KERJASAMA TIM DAN KECERDASAN MEMENANGKAN
PERTANDINGAN.”

 Semoga tulisan ini bermanfaat
dan memberikan pencerahan

 * Anda ingin memperoleh serial
tulisan MJ sebelumnya cukup klik berikut ini:
http://markustan.com/index.php?option=com_content&task=blogcategory&id=47&Itemid=70

Salam Cinta & Ketulusan
hati,
Markus Tan

Master Trainer Best Camp
Licensed Practitioner of NLP
Founder of Life Management Institute (LMI)
> www.best-camp.com
> www.markustan.com

>
www.idnlp.com ( Indonesia NLP 
 Academy )



      

Kirim email ke