Sahabat. Lihatlah di depan, di samping, di bawah dan di atas dan di sekeliling 
kita. Adakah yang merisaukan hati?

Pernahkah kita mengeluhkan wajah kita yang kita anggap kurang cantik, kurang 
tampan seperti penilaian orang lain?
Pernahkah kita mengeluhkan baju, celana kita yang tidak sebagus teman kerja 
kita?
Pernahkah kita mengeluhkan sepatu kita yang tidak semahal dan sebagus teman 
kerja kita?
Keluhan yang lain? Sahabat yang paling tahu.
.... ... ... 
Sahabat. Pantaskah kita mengeluh seperti demikian padahal di luar sana ada 
banyak saudara kita yang terlahir sebagai orang cacat wajah?
Pantaskah kita mengeluh sementara ada Jutaan orang yang hanya memakai baju 
bekas dalam kesehariannya?
Pantaskah kita mengeluh sementara ada Jutaan orang yang terlahir tanpa kaki?
... ... ...

Cobalah renungkan! Bagaimana jika manusia hidup di dunia dalam kondisi buta, 
maka dia tidak dapat melihat. Seluruh yang ada di hadapannya adalah sama. Tidak 
dapat melihat keindahan warna-warni dan tidak dapat melihat keindahan alam 
semesta. Coba sekali lagi renungkan! Bagaimana jadinya jika manusia hidup di 
dunia dalam keadaan buta dan tuli. Maka dia tidak dapat berbuat apa-apa. Dan 
coba sekali lagi renungkan! Jika manusia hidup di dunia dalam keadaan buta, 
tuli, dan gila. Maka hidupnya dihabiskan di rumah sakit, menjadi beban yang 
lainnya. Demikianlah nikmat penglihatan, pendengaran, dan akal.... Maka Nikmat 
Robb kamu yang manakah yang akan kau dustakan lagi? (QS. Ar-Rohmaan: 13)

Salam dan Senyum,

.:MasGagah:.
http://masgagah80.blogspot.com/

Kirim email ke