Dear All,
Memang ini masalah yang sangat penting untuk diangkat kepermukaan. Apakah tulisan ini sudah diforward ke beberapa milis ? atau sudah ditulis di media formal ? Karena bukan tidak mungkin, 10 tahun mendatang budaya kita sudah habis dijiplak sama para tetangga...terus dipatentkan lagi Ingat kasus Reog... Starting pointnya sih... IMHO... orang Indonesia sadar bahwa budaya yang kita punya itu sangat luar biasa tanpa itu...kayanya mustahil...bicara perlindungan apapun juga bakal nguap.... soal organisasi dunia(world)..atau bahasa kerennya internasional.. memang baik dan ada gunanya. Tetapi kalau ditinjau dari sisi lain..kadang jadi rada aneh pokoknya kallo udah pake 'world' serasa yg paling benar sendiri yang paling valid sendiri... begitulah kalau setiap negara menyerahkan 'nasibnya' pada sesuatu yang mengklaim dirinya sebagai aturan tertinggi Jadilah aturan-aturan bak Kitab Suci..abal-abal... nggak boleh dilangar...dan dianggap paling menentukan padahal ujung-ujungnya yah duit juga situ untung sini buntung. Apresiasi luar biasa buat Indonesian Archipelago Culture Initiatives (IACI) atas usahanya.....kalau ada hal-hal yang kira-kira memerlukan kontribusi saya pribadi pls contact me ...lewat japri Terus terang jika cerita itu benar... sebagai orang indonesia..dan Bali khususnya saya tersinggung berat....grrrrrrhhhhh nb. buat orang-orang 'bule' pinter yang makan keju di WTO mbok yah disurvey dulu Mas baru dipatentkan nenek moyang ente mana bisa buat model gituan !!!! om santi-santi... Made Teddy Artiana photographer || graphic designer || writer mobile. 0815 740 900 80 - 0813 178 227 20 email. [EMAIL PROTECTED] Photo Galery # Commercial Photography # http://companyprofile.multiply.com http://withbobsadino.multiply.com # Jurnalism Photography # http://fotojalanan.multiply.com # Wedding Photography # http://prewedding3.multiply.com http://prewedding2.multiply.com http://prewedding.multiply.com http://candidwedding.multiply.com http://weddingcandid.multiply.com http://weddingceremony.multiply.com
