Perlombaan Fisik dan Fikiran Tiada Berakhir Sumber : http://yantsubiyanto.blogspot.com/
Okey silahkan lemaskan otot Anda, pejamkan mata, nikmati suasana senyaman mungkin, bayangkan anda berdiri di pesisir pantai pada jam 3 sore. Rasakan debur ombak yang memecah dan memercik air ke arah Anda, dengarkan suaranya, rasakan sedikit basah kaki Anda karena pasir pantai….. terkadang ada cicit burung bermain diatas permukaan lautnya….. rasakan… rasakan lebih dalam… lebih dalam lagi…. Yah bayangkan pantai mana saja benar adanya, rasakan suasananya….. Saat ini Anda berdiri, luruskan tangan Anda ke depan ke arah laut. Rasakan saat ini tangan Anda dengan bebas tanpa beban lurus kedepan. Nikmati suasananya, biarkan tangan Anda tetap kedepan. Biarkan disana dalam beberapa waktu. Lemaskan otot yang lainnya…. Rileks…. Santai…. Nikmati senyaman mungkin…. Saat ini bayangkanlah ada beberapa anak kecil datang kedepan Anda. Yah, mereka membawa balon gas yang terbang kesana kemari tertiup angin. Wah cukup banyak…. Yah.. lebih dari lima. Warna warni. Indah terbawa angin pantai. Bayangkan anak-anak itu semakin dekat dengan Anda…. Lalu dengan sedikit nakal, mereka mengikatkan tali balon ditangan kiri dan sebagian di jari tangan krii Anda. Anda merasa geli, sedikit geli. Waw…. Tangan kiri Anda terbawa secara perlahan keatas….. balon terbawa angin. Baik silahkan kemana tangan kiri Anda bergerak, rasakan balon yang mengangkat Anda seolah sangat memaksa untuk membawa diri Anda…. Ikuti… biarkan…. Sesaat dalam waktu tidak jeda lama, seseorang dewasa datang membawa beberapa batu indah namun besar dan cukup berat. Waw… dia berikan ke tangan kanan Anda. Anda berusaha menggenggam namun tidak muat. Terasa dingin di telapak tangan kanan Anda karena batu tersebut. Dingin namun cukup berat. Wah dia melepaskan, sehingga tangan kanan Anda terbebani cukup berat dengan batu itu. Tangan kanan Anda bergerak perlahan kebawah……. Terus kebawah… karena batu itu lumayan berat. Tangan kiri Anda terbawa balon keatas, tangan kanan Anda semakin turun. Okey… tetap rileks,biarkan tangan Anda keduanya dalam posisi terakhir. Perlahan buka mata Anda… saksikan tangan Anda yang tadinya lurus kedepan, saat ini entah berapa derajat sudut terbentuk. Tangan kiri Anda diatas dan tangan kanan Anda kebawah….. Fikiran Mengendalikan Fisik Kita, Benarkah? Yah itu beberapa kali bisa dibuktikan dari beberapa game saat training. Kita gunakan untuk sedikit membuktikan bahwa kekuatan fikiran sangat berpengaruh terhadap kegiatan fisik. Balon dan batu hanya ada dalam bayangan, fikiran, mind, dream. Tapi fisik secara nyata terjadi perubahan. Beban berat dari batu atau tertarik hendak terbang oleh balon, tidak ada yg sebenarnya. Namun fisik, seolah benar merasakan hal itu. Ada kisah sebaliknya, fisik menduhului fikiran. Entah karena datangnya suatu pengaruh dari luar, maupun secara internal sendiri. Suatu hari ada seseorang, sebut saja staff. Dia ada keperluan untuk mengajukan approval sebuah surat ke direksi. Saat itu direksi sedang ada meeting yang sangat penting, sehingga mestinya tidak bisa diganggu. Surat tersebut harus dikirim pada siang itu juga karena berkenaan dengan relasi yang akan cukup fatal masalahnya jika terlambat dalam pengirimannya. Beberapa kali staff tadi merasa kuatir, ketika akan mengetuk pintu, lalu masuk dan minta apprval. Fikiran terlintas bahwa tidak mungkin mengganggu meeting top manajemen tersebebut. Namun belum selesai berfikir atau melakukan pertimbangan, dia sudah ada di depan pintu ruang direksi dan sudah melakukan action dengan mengetuk pintu, pegang handle pintu dan membukannya walau belum diijinkan. Ketika fikiran sedang sibuk melakukan analisa dan mengumpulkan banyak pertimbangan, tanpa disadari fisik sudah melakukan kegiatan. Dalam kontek ini, bisakah dikatakan bahwa Fisik telah mendahului Fikiran? Atau diantara kita ada yang meyakini, bahwa Fisik dan Fikiran, seperti perlombaan balap F1? Saling adu kecepatan, saling pacu, saling balap. Dan seperti F1 juga juara yang muncul selalu bergntian dari satu orang ke orang lain. Walau sama-sama dengan awalan huruf F, antara fikiran dan fisik. Atau dalam kasus Refleks. Misalnya saat salah satu jari kita dengan tidak sengaja menyentuh barang yang panas. Kontan dan seketika, langsung akan ditarik. Tanpa adanya kompromi atau analisa terlebih dahulu. Spontan. Keputusan tercepat dalam aktivitas fisik salah satunya refleks. So, lebih dahulu mana Fikiran atau Fisik kita? Kapan kondisi tersebut bisa terjadi, okey mari kita sharing. Mari kita berbagi pengalaman…… salam sukses…… -- Anda Ingin Sukses, Lihat Cara Cepat Sukses di http://www.isc2007.info/?i=65 MAU BELAJAR SULAP DENGAN CARA MUDAH DAN MURAH, CEPAT BISA, SENDIRI, LANGSUNG PRAKTEK KUNJUNGI : http://www.ebooksulap.com/?id=subiyanto Salam Sukses Selalu, Yant Subiyanto http://yantsubiyanto.blogspot.com/ Jl Srikandi No 3 Perum Griya Mukti Jaten Karanganyar Jateng 57771
