Mas Rohprimardho, terima kasih sebelumnya atas pertanyaannya,
cerita siapa gurumu? bukan berarti mengamini tindakan kriminal, namun lebih tepatnya untuk mentaati hukum, tidak maen hakim sendiri karena hanya kehilangan laptop kita menjadi sangat membenci kepada pencurinya sehingga kita bertindak semena-mena maen hakim sendiri. Kebencian terhadap apapun merusak tubuh sekalipun membenci kepada pencuri. jika memang ada orang yang bersalah sepatut tidak menghilangkan kejernihan pikiran kita sehingga kita bisa menjadi orang yang taat pada hukum yang berlaku.. mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.. Wassalam, agussyafii --- In [email protected], Rohprimardho <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Jadi ini maksudnya mengamini segala tindakan kriminal? Karena toh semua penjahat di dunia ini adalah hamba Allah? > > Mohon penjelasan. > > Rohprimardho
