* Ini adalah kelanjutan dari artikel 23 Rahasia Keberhasilan Michael Jordan.. 

 Rahasia #15 : Komitmen Individu terhadap Perjuangan dan Team.

Jika Anda punya komitmen terhadap sesuatu, Anda tidak punya dalih apa pun 
kecuali mencapai tujuan anda.


MJ
bukan hanya pemain yang hebat dan melegenda. MJ memiliki komitmen dan
sejumlah aturan yang diterapkan pada dirinya sendiri, sehingga menyatu
dengan dirinya. Komitmen itu yang menjadikan MJ memiliki karakter
seperti saat ini.



Komitmen apa yang dimiliki oleh MJ?
    
* Komitmen terhadap disiplin diri
Banyak
kisah komitmen MJ yang membuat banyak orang kagum, terutama saat
kondisi sakit yang sering dialami MJ. Namun MJ tetap berkomitmen
meneruskan dan memenangkan pertandingan. 
              Ada
satu cerita dari ayah MJ tentang hal ini. Suatu hari, MJ menderita
kejang urat punggung yang sangat parah hingga harus dipapah saat keluar
dari bus. Namun malam itu dia mencetak 40 point. John Hefferon, dokter
Bulls, sering menjumpai ayah MJ. James Jordan sering menanyakan kondisi
putranya hari itu. Hefferon
menjelaskan, MJ sedang tidak enak badan, terkena flu dan sakit perut.
Lalu kata James Jordan, ”Itu berarti, Michael bisa bermain bagus malam
ini. Dan biasanya James Jordan benar.



Apa kata MJ tentang hal ini?

”Saya tidak akan pernah menyerah, betapapun sakitnya, betapapun
lelahnya, betapapun lemahnya. Saya merasa bertanggung jawab atas tim
say, kota Chicago, telah memberikan yang terbaik....”
  

 * Komitmen terhadap tim

 MJ
tidak pernah ingin pindah ke tim lain, itulah komitmen MJ terhadap
Chicago Bulls. Yang dibutuhkan MJ adalah para pemain disekelilingnya
yang mau melakukan pengorbanan yang sama dan mengikuti satu visi. Ini
semua memerlukan waktu. Karang seluruh pemain secara-bersama-sama
memegang janji di kala susah, tidak mudah ditemukan.                            
                  
Seperti
dikatakan oleh penulis dan pembicara terkenal, John C. Maxwell, ”Tidak
pernah ada tim yang bisa mencapai hasil luar biasa tanpa komitmen total
terhadap tujuan yang sama.”
 
* Komitmen keunggulan untuk menang
Tidak
dapat dipungkiri, keberhasilan Chicago Bulls dan MJ, adalah juga berkat
peran sang pelatih, Phil Jackson yang berhasil menciptakan sebuah
sistem yang kompak. Phil sadar bahwa sistem itu harus membuat seluruh
tim memiliki komitmen, setia dan percaya. Kembali
pada musim 1989-90, sistem yang dia gunakan adalah sistem penyerangan 3
post. MJ tidak bisa menerima sistem ini. Sistem ini tidak mudah bagi
MJ, karena MJ harus berbagi bola, mempercayai rekan-rekan satu tim dan
membiarkan mereka yang memasukkan bola. Namun perlahan-lahan sistem ini
berjalan, dan hasilnya pertengahan musim, Bulls memenangi 24 dari 27
pertandingan. 

Apa yang dikatakan Phil Jackson:
”Saya
harus menegaskan pada MJ, agar kita menjadi juara, dia harus mau
berbagi bola. Dia harus berbagi panggung, dia harus berbagi kehebatan
dengan rekan-rekan setimnya.
 
Namun adanya sistem ini tidak
mempengaruhi rasa hormat para pemain terhadap MJ. Seperti yang
dikatakan Horace Grant, ”Di lapangan, anda harus menjadi satu kesatuan.
Ketika bermain bersama MJ, anda harus mengesampingkan ego. Dialah
bintang utamanya. Bagi saya itu tidak sulit, karena saya senang menjadi
juara.” 

* Komitmen melakukan perbaikan & menuntaskan pertandingan
Seperti
yang pernah saya tulis di serial sebelumnya, MJ tidak pernah
menoleransi kegagalan. Setiap kegagalan adalah sarana untuk memperbaiki
dan meningkatkan kemampuannya. 

Arti komitmen menurut Kenneth Blanchard:
”Jika
Anda berminat terhadap sesuatu, anda mungkin mengerjakannya karena itu
menyenangkan. Tapi jika anda punya komitmen terhadap sesuatu, anda
tidak punya dalih apa pun kecuali mencapai tujuan anda. 
         
  
 * Jika Anda ingin mendapatkan serial tulisan Michael Jordan sebelumnya
dan foto-foto menarik MJ, silahkan klik www.best-camp.com
 
























Salam Excellent,
 Markus Tan


 >
Licensed Practitioner of NLP
> Master
Trainer Best Camp
>
Founder Life Management Institute
> www.best-camp.com – Melejitkan prestasi siswa di sekolah
> Email: [EMAIL PROTECTED] 
> Misi: Dare cum amore et compassione – memberi dengan
cinta & ketulusan hati




      

Kirim email ke