Sahabat,
Ttulisan saya kali ini agak panjang. Dan.. bias jadi ada manfaatnya buat Anda 
semua. Sebelum menyimak dengan santai..., siapkanlah secangkir teh manis atau 
kopi panas sebagai teman membaca.
 
 
Penelusuran dimulai ketika saya belajar menjadi praktisi personality profiling 
“jadul”. Sebuah ilmu pemetaan profil kepribadian, kelemahan, dan kekuatannya, 
yang dikembangkan pertama kali oleh Hypocrates di zaman Yunani kuno.
 
 
Personality Plus
Sejak saya mengenal ilmu ini dari Florence Litteaur (personality plus), saya 
jadi paham mengapa manusia diciptakan berragam, punya keunikan masing – masing, 
dan perlu strategi yang berbeda untuk menangani setiap karakter manusia.
 
Ilmunya saya terapkan dalam aktivitas sehari - hari, dalam bisnis, melatih, 
dalam keluarga dan masyarakat, hasilnya benar – benar efektif. 
 
Guru pertama saya dalam ilmu ini adalah seorang pakar kepribadian. Saya masih 
ingat dia mengatakan, ”Kalau kamu ngerti karakter orang, kamu pasti tahu cara 
yang tepat untuk memotivasinya”.
 
Waktu itu, saya memang baru “nyemplung” sebagai trainer motivasi. Kebanyakan 
memberi training motivasi untuk para calon entrepreneur. 
 
Dia kurang sependapat dengan cara – cara motivator yang sekedar bilang Bisa 
!... Bisa !..., seolah – olah semuanya digeneralisir. Padahal tiap orang 
berbeda. Bagus menurut si A, belum tentu bagus untuk si B. Mudah untuk si C, 
belum tentu mudah buat si D. Begitulah pendapatnya.
 
Entah kenapa, tiba – tiba saja, saya jadi penasaran menguak cara – cara yang 
dikatakannya sebagai bentuk generalisasi itu.... selengkapnya di 
http://muhammadisman.blogspot.com
 
 
 
Salam Sukses !







Muhammad Isman
NATIONAL TRAINER & MOTIVATOR
 
0818 0956 2110
022 9244 2274
[EMAIL PROTECTED]
http://muhammadisman.blogspot.com


      

Kirim email ke