Terimakasih untuk tambahannya pak Decky. Dan betul sekali bahwa kita butuh alasan kuat, jelas dan nyata yang mampu memberikan semangat lebih untuk berubah! Memperbanyak alasan mengapa kita harus berubah juga menurut saya satu bagian yang harus sering di tanamkan ke dalam hati dan pikiran bahwa kita hadir di dunia ini selain untuk beribadah juga untuk membahagiakan banyak orang.
Seperti kata bapak Eko Jalu Santoso yang saya kagumi, bahwa; “Setiap pribadi yang dapat mengenali siapa dirinya sesuai kehendak penciptaannya, pastilah akan sangat mengagumi siapa dirinya, mengagumi anugerah yang diberikan-Nya dan menghargai kehidupan yang dimilikinya. Karena kita adalah pribadi yang diciptakan dengan kesempurnaan untuk memegang tanggugjawab mulia dalam kehidupan sesuai dengan amanah penciptaan-Nya. Maka berkehendaklah tinggi, bercita-citalah mulia, bertindalah sesuai dengan kehendak tertinggi penciptaan kita di dunia.” Begitupun kalimat dari bapak Mario Teguh yang mengatakan bahwa; Seringkali, semangat hidup yang dulunya begitu berkobar, kini meredup dengan sinar memelas. Kini saatnya untuk mengembalikan nyala api kehidupan ke kondisi seperti dulu. Api semangat mempunyai banyak kemiripan dengan api unggun yang berkobar. Dengan memahami jiwa api unggun, kita dapat memahami inti dari semangat diri. Takaran yang sesuai Untuk bersinar cemerlang, api ungun harus selalu berada dalam takaran yang sesuai, tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Api yang terlalu besar, yang mengebu-gebu tanpa kendali, akan membakar segalanya dan kemudian lenyap! Sebaliknya, api yang menyalakecil, hidup segan mati tak mau, hanya mampu memberikan sinarkusam! Lalu meredup perlahan-lahan. Untuk menjaga api semangat agar senantiasa stabil dan menyala cemerlang, janganlah berfokus pada apinya! Berfokuslah pada penyebabnya! KAYU BAKARNYA! Seringkali, dengan membolak-balikan kayu bakar yang ada (rekindling), nyala api dapat dikendalikan sesuai keinginan. Bahan Bakar Semangat Untuk membuat kobaran api yang lebih benderang, kita perlu memperbanyak bahan bakar, serta memperlancar aliran oksigennya. Bahan bakar tersebut bukanlah tujuan atau cita-cita yang ingin kita capai. Lebih dari itu, bandingkan diri kita dengan orang lain seusia kita yang jauh lebih berhasil! Mengapa mereka bisa? dan kita tidak? Bagaimana dengan lima tahun mendatang? Oksigen, atau unsur yang menyebabkan semangat untuk tetap menyala, terdapat di sekeliling kita. Tataplah wajah anak kita, pasangan hidup kita, orang tua kita, dan para sahabat kita. Merekalah oksigen kita! Mereka alasan utama kita untuk tetap bersemangat. Perbaikilah nilai kita bagi mereka! Dan juga pendapat kita tentang nilai terhadap mereka! (kutipan dari Rekindling The Fire Within-Mario Teguh) Salam dan Senyum, .:Alvath:. ________________________________ Dari: decky Zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: PKS <[EMAIL PROTECTED]>; Motivasi <[EMAIL PROTECTED]>; EDAN <[email protected]> Terkirim: Kamis, 20 November, 2008 08:58:46 Topik: Re: [MotivasiIndonesia] Catatan Semangat: Don't Worry Be Happy Anda membutuhkan MOTIFuntuk sebuah motivasi Motif itulah yang akan membuat kelesuan berganti semangat dan yang akan merubah keputusasaan menjadi harapan. Semakin kuat alasan anda semakin ia kan menghujam kedalam relung hati dan menjadi empowering dalam diri untuk bangkit dari keterpurukkan. Perjelaslah motif anda, get it clear dan buat ia senyata mungkin mudah untuk diraih Tuliskan Motif dan alasanmu seberapa pentingkah anda harus meraihnya ? Mengapa anda harus menang ? sebab menanglah hanya satu-satunya jawaban sebab kalah itu tidak ada. ___________________________________________________________________________ Nama baru untuk Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. Cepat sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
