----- Original Message ----- 
From: umi_nda 
To: [email protected] 
Sent: Monday, October 20, 2008 12:59 PM
Subject: [hypno_best] Kunci Pasti Meningkatkan Motivasi KAYA RAYA


KUNCI PERTAMA: "THE MORE YOU GIVE, THE MORE YOU GET"

Uang adalah energi. Semangat adalah energi. Bagaimana mendapatkan
banyak energi? Kuncinya justru melepaskan (RELEASE, GIVE atau SHARE
bukan Keep atau Take) energi terbaik dalam diri kita untuk Alam
Semesta agar energi yang lebih bersih (CHANGE), energi yang lebih baik
(LEARN) dan energi yang lebih besar (GROW) masuk dan menyatu ke dalam
diri kita, sehingga hidup kita akan selaras dengan hukum alam
(Universal Law) yang berlaku untuk semua makhluk yang ada di planet
bumi ini.

Setelah menjadi siklus kegiatan Change-Learn-Grow ini pas dan selaras
(baca: nyaman) dengan diri kita, maka teruslah lakukan kegiatan ini
agar perputaran energi ini makin membesar, membesar dan membesar dalam
diri kita sampai kita tidak bisa menghentikannya. Maka hasil (result)
akan secara otomatis berbuah sendiri. Namun, jangan kaget kalau
buahnya akan sangat ranum dan lebat.

Dalam bahasa Spiritual (katanya lho) kegiatan ini diartikan sebagai
kegiatan berbagi untuk sesama manusia demi kehidupan itu sendiri.
Artinya memberi dengan tulus ikhlas tanpa pamrih apapun. Baik sekali
bila tangan kiri memberi, tangan kanan tidak mengetahuinya.

Memberi tanpa menyebut nama kita.

Memberi tanpa memberi tahu siapa kita.

Memberi ya memberi saja tanpa berpikir.

Baiklah, agar lebih "seru" kita beri nama kegiatan bagaimana "Menjaga
Api Motivasi Semangat Hidup tetap dan terus Membara" ini sebagai
kegiatan Berbagi Kehidupan. Dan, sebelum kita berbagi kehidupan baik
sekali kita mengerti dulu apa kehidupan itu dengan cara belajar dari
kehidupan.

Mindset motivasi latihan ini:

"The More You Give, The More You Get"

"Semakin Banyak Anda Memberi, Semakin Banyak Anda Menerima"

"Memberi lebih Indah dari pada Meminta"

KUNCI KEDUA: "BELAJARLAH DARI KEHIDUPAN"

Mentransfer uang untuk amal, misal: harus 10% ke lembaga keagamaan (bukan

agama lho ya, tapi lembaga atau perorangan) adalah pekerjaan mudah dan
sepele. Bawa kartu ATM, masukkan kartu tsb ke mesin ATM lalu tekan
nomor rekening lembaga tsb, transfer uangpun selesai deh. "Mau dipakai
untuk benar atau tidak, ya dosanya si pengurus. Yang penting niat gua
adalah nyumbang" begitu cara pandang umum orang yang punya niat baik
tersebut dan memang kita orang moderen diprogram seperti ini.

Namun, menjadikan uang amal 10% tsb menjadi 10, 100 atau 1.000 nasi
bungkus dan kita sendirilah yang menyerahkannya ke saudara kita yang
membutuhkannya, bukanlah pekerjaan mudah dan sungguh memerlukan
kekuatan tekad hati yang tulus (uh. baca ide ini aja udah berat ya?
Apalagi menjalankannya he..he..). Karena memerlukan kekuatan otot
fisik kaki untuk berjalan dari pintu hati ke pintu hati lainnya.

Namun, sayang sekali umumnya kita lebih memilih cara beramal praktis
seperti ini. Cara "Amal Instant 10%" persis seperti menggaji orang
lain untuk melakukan pekerjaan amal suci kita. Sehingga mindset kita
seperti "Berdagang Kasih" dalam benak kita muncul pemikiran bahwa
dengan besarnya sumbangan uang amal ini hidupku pasti damai dan tenang
(pesan lainnya: "aku akan dihormati atau dipandang"). Mengapa?

"Kan, gua udah nyumbang Rp. 100 juta untuk kegiatan Amal tsb? Lebih
besar dari si Entong yang hanya nyumbang 2 nasi bungkus. Tentu Berkat
gua lebih besar dong!"

Berkat yang dihitung oleh mereka yang memiliki paham ini adalah berkat
rumah mewah, mobil mewah dan segala sesuatu yang wah! Sesuatu yang
kelihatan secara "nyata".

(Kasihan juga ya untuk mereka yang matanya buta, hidupnya gak ada
berkat karena gak ada yang bisa dilihat he..he.. Tuhan gak adil dong
dengan yang buta. Ah, pasti ada misteri bahagia lainnya. Tuhan maha
adil kok)

Kalo Tuhan boleh bercanda dalam bahasa gaul, pasti (baca: mungkin) Dia
akan bilang: "He..he.. kasihan deh elo! Kagak ngarti kalo bahagia tuh
mudah dan sederhana banget, tauk! Amal itu ukurannya Cinta / Kasih
atau Hati bukan Kalkulasi he..he.."

Catatan Penting!

Tidak ada yang salah dalam Amal Instant 10% dan Amal 2 Nasi Bungkus
ini. Yang berbeda adalah pelajaran yang kita dapatkan dalam kehidupan
ini. Dalam Amal Instant 10% kita tidak terlalu banyak belajar tentang
kehidupan ini, namun Amal 2 Nasi Bungkus ini jika kita lakukan setiap
hari, maka dalam 1 bulan saja kita sudah belajar sebanyak 60 pelajaran
kehidupan. Pelajaran Cinta Kasih. Itulah dasar berpijak "Menjaga Api
Motivasi Semangat Hidup Tetap Membara"

Mindset Motivasi latihan ini:

"Jika kita setia pada hal-hal kecil, maka kita akan dipercaya akan
hal-hal besar"

"Kadang Kita Selamat. Kadang Kita Tenggelam. Jika Kita Selamat, Kita
Mempunyai Tugas Besar untuk Menolong Orang Lain" demikian Jusuf Islam,
penyanyi "Morning Has Broken"

KUNCI KETIGA: "MELEPASKAN KELEKATAN"

Jebakan duniawi adalah kenikmatan indrawi. Kenikmatan indrawi adalah
kenikmatan dasar makhluk hidup mamalia, jadi kenikmatan terendah
manusia. Kenikmatan yang hanya sebatas kenikmatan alat indra manusia
dan bisa berbentuk apapun.

Jika kita tidak memiliki kesadaran, maka akan mudah kita terikat pada
kenikmatan indrawi ini. Sekali terikat, bisa terus terikat makin kuat.
Untuk itu kita perlu memiliki kesadaran tinggi yang tidak terikat oleh
kenikmatan indrawi. Dan, perlu terus menjaga kesadaran tinggi ini agar
kiat terus bertumbuh menjulang dengan terus melepaskan keterikatan
atau kelekatan.

Kunci melepaskan kelekatan adalah mendefinisi ulang arti kata
"Kepemilikan". Apa itu milik aku? Pada saat kita mengatakan ini adalah
milikku, maka saat itu juga aku terikat pada sesuatu (bisa benda, bisa
rasa) yang aku sebut milikku itu.

Semakin kita melekat pada sesuatu, maka semakin pula kita tercekat
atau terikat pada sesuatu tersebut. Walau sebenarnya ikatan tsb
hanyalah bersifat emosi saja.

Sehingga jika kita tercekat akan sesuatu, mudah sekali emosi kita
meledak. Contoh: banyak sekali orang menjadi marah saat mobil mewahnya
diserempet dan tergores. Sebenarnya yang tergores bukanlah mobilnya,
tapi hatinya. Rasa dalam hatinya, rasa yang dikuasi rasa kepemilikan
tadi. Kalo kita melihat bahwa mobil tadi hanya besi, ya kitapun mudah
sekali memaafkan dan menyelesaikan masalah serempetan tsb.

Donor darah boleh menjadi kegiatan yang sederhana dalam latihan
melepaskan kelekatan. Memberikan apa yang Anda miliki tanpa pamrih.
Memberikan kehidupan Anda untuk kehidupan orang lain, sungguh sangat
mulia.

Kalimat Motivasi latihan ini:

"Hiduplah Sukses Menurut Penilaian Allah, bukan Penilaian Manusia"

"Hidup Sukses adalah Hidup Kaya Raya Berlimpah Makna"

LATIHAN: BERBAGI DAN MELEPASKAN KELEKATAN UNTUK BELAJAR DARI KEHIDUPAN

Berikut beberapa ide untuk kegiatan ini:

1. Pilih pakaian terbaik Anda atau pakaian Favorit Anda (boleh juga
benda lain), lalu berikan kepada orang yang tidak Anda kenal dan
sedang membutuhkan pakaian. Saya mempunyai kebiasaan untuk hanya
memiliki pakaian sejumlah 7 buah saja. Jika saya mendapat atau membeli
pakaian baru, maka pakaian lama saya berikan ke orang lain.

2. Membeli sesuatu pada pedagang yang berekonomi lemah dengan harga
biasa, namun berikan 1 lembar angpau yang berisikan uang seharga benda
yang kita beli dan ini bukan tip, tapi uang Kasih yang mungkin bisa
membantu ekonomi keluarga tsb. Salah satu kebiasaan saya adalah
menyisihkan sebagian dari hasil Trainer Fee menjadi 10 angpau atau
lebih tergantung "feeling" saya saja saat itu.

3. Membuat beberapa Paket Manis (misal: 1 paket kantong yang
berisikan: 1 kg gula pasir, 1 kaleng susu kental manis, 3 bungkus
supermi atau benda lainnya yang manis) lalu bagikan kepada orang yang
Anda rasa membutuhkannya. Sambil latihan peka dan peduli terhadap
kebutuhan atau kehidupan orang lain.

4. Melepaskan binatang yang ditangkap manusia kembali ke alamnya.
Misal: sisihkan uang Anda untuk membeli: Burung, Belut, Ikan, Kodok
atau binatang apapun yang masih hidup, sebanyak yang Anda mampu
lakukan. Lalu, lepaskan binatang tsb kembali ke alam, misalnya burung
ke udara. Sedangkan belut & ikan ke sungai atau danau dan kodok ke
sawah atau pinggiran sungai. Saat melepasakan binatang tsb, coba
katakan: bebaslah kamu ke alam semesta ini karena memang kamu milik
Dia sang empunya. Jangan kaget bila ketemu ada binatang yang tidak mau
pergi menjauh, seperti berterima kasih pada Anda. Takut ya, he..he..he..

5. Jual HP Anda dan uangnya bisa Anda lakukan sbb: Masukkan ke amplop
angpau, misal: Rp. 50.000,- di setiap amplopnya lalu bagikan ke orang
(baiknya yang tidak Anda kenal) yang menurut Anda saat itu dia sedang
sangat membutuhkan uang. Belikan nasi bungkus sebanyak yang bisa Anda
belikan dari hasil penjualan HP Anda, lalu bagikan dengan ikhlas
kepada orang yang menurut Anda sedang kelaparan saat itu.

Masih banyak contoh lainnya, silahkan Anda lakukan dan pilih sendiri
yang sesuai dan selaras dengan misi hidup Anda.

"Sungguh Indah jika Allah masih Memberikan Kita Kesempatan untuk Berbagi"



. 
 

Kirim email ke