Guru Yang Sempurna

By: agussyafii

Satu hari saya berkunjung ke rumah teman. Teman itu bertutur bahwa ayahnya 
telah tiada. Sewaktu ayahnya sedang sakit keras, semua anak-anaknya berkumpul 
menangisi ayahnya yang sedang sakit keras itu, karena melihat tangisan itu sang 
ayah menghiburnya agar anak-anaknya jangan menangis lagi.  

“Sebaiknya kalian jangan menangis lagi. Ikhlaskan saja ayah untuk kembali 
kepadaNya..”kata sang ayah.

“Maaf ayah, kami menangis karena diri sendiri. Kami bukan hanya kehilangan ayah 
namun juga kehilangan sosok guru dan teladan buat kami..” kata anak-anaknya.

“Itu juga tidak perlu, karena kalian akan mendapatkan guru yang lebih sempurna 
sebagai penggantiku..”Jawab ayahnya.

“siapakah dia, ayah? Katakanlah sekarang, kami berjanji akan mencari guru itu 
sampai ketemu..”desak anak-anaknya.

“Dia adalah guru yang tak pernah mati.” Tutur sang ayah sambil memejamkan mata 
untuk yang terakhir kalinya. Teman itu bercerita tentang pesan terakhir yang 
begitu indah dari seorang ayah yang mencintai anak-anaknya, agar mendapatkan 
guru yang sempurna dan yang kekal abadi. Dialah Sang Maha Sempurna.

--
"Orang-orang  yang  beriman dan jiwa mereka menjadi tenteram
karena  mengingat  Allah.  Memang  hanya  dengan   mengingat
Allahlah jiwa menjadi tenteram" (QS Al-Ra'd [13]: 28).


Wassalam,
Agussyafii


--
Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye Program Pendidikan "Anak-anak Insan 
Mulia (Amalia)"  Program Pendidikan anak-anak dengan kasih sayang, silahkan 
kirimkan dukungan dan komentar anda di 087 8777 12 431 atau di 
http://agussyafii.blogspot.com





      

Kirim email ke