Rahasia #2 : Orang yang memiliki mental Pemenang, selalu berusaha gigih, hingga 
mendapatkan apa yang diinginkannya



Sebenarnya apa sih, sikap mental yang dimiliki BT pada awal karirnya?



Mengapa dia begitu ulet & gigih, padahal sudah sering kali gagal dalam hidupnya?







Berikut alasannya: Langkah awal dalam memulai karirnya dibidang penjualan, BT 
memiliki 2 hal untuk mulai:



Pertama, BT tidak takut untuk bekerja keras. Dia akan bangun pagi dan
menutup pintu hingga larut malam demi mendapatkan customer baru.



Kedua, BT mau belajar dan bertumbuh dari pengalamannya. Ini adalah
kualitas yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pemenang sejati.







Pengalaman Brian Tracy di bidang penjualan



Setelah melakoni berbagai macam pekerjaan dan tidak ada yang membawa
hasil, berikutnya BT mencoba peruntungannya dalam pekerjaan bidang
penjualan.







BT masih mempunyai satu latihan yang harus dipelajari, sesuatu yang
semua sales harus lakukan agar manjadi sales yang unggul, yaitu “cara
closing penjualan”.



Karena citra dirinya yang rendah, dia tidak berani bertanya kepada
customer untuk membeli produknya. Di akhir presentasinya BT hanya
memegang daftar prospek dan takut untuk menanyakan apakah prospek mau
membelinya.







Setelah melakukan permenungan dari apa yang telah dilakukannya, BT
bukan ada masalah dengan customernya, tapi dia ada masalah dengan
dirinya. Apa yang dibutuhkan saat itu adalah bagaimana merubah citra
dirinya, merubah perilakunya, dan akhirnya bisa mengubah hasilnya.







Nama yang cukup hebat prestasinya saat itu di tempat kerjanya adalah
seorang salesman bernama Peter. Dia mengenakan pakaian kelas satu,
tinggal di apartemen mewah, mengendarai mobil mahal, makan di restoran
terkenal, dan selalu punya uang lebih di sakunya. BT berharap Peter
bersedia berbagi “Rahasia Sukses” kepadanya. Akhirnya Peter bersedia
untuk membantu BT di awal karirnya sebagai salesman.







Dari moment itu BT mengubah pendekatan penjualannya secara menyeluruh.
Dia belajar bagaimana menjadi pendengar yang baik dan mencatat apa yang
diperlukan. Padahal biasanya dia yang selalu mendominasi pembicaraan.
Sekarang dia bertanya dan mulai mendorong customernya untuk berbicara.
Setelah dia mengerti dengan jelas apa yang dibutuhkan customer, dia
mulai menawarkan manfaat dari produknya, dan menjelaskan bagaimana
produk itu membantu menyelesaikan problem customer tersebut.







Dalam presentasi penjualan selanjutnya, ketika customer mengatakan,
“Beri saya waktu untuk berpikir”, BT sudah siap, dengan tersenyum dia
informasikan secara bijak bahwa dia tidak membuat telepon balik, karena
cukup sibuk membantu customer yang order di hari sebelumnya. Kemudian
dia mengatakan, “Anda tahu segala sesuatu yang anda butuhkan, dan anda
tahu untuk membuat sebuah keputusan saat ini. Mengapa tidak mengambil
keputusan sekarang?”. BT terus meyakinkan hingga customer mengatakan
“Okay, saya ambil sekarang.”







BT secara nyata tidak menjual produk, tetapi memberi solusi atas
masalahnya. Charles Revlon, founder Revlon Cosmetic mengatakan, “Di
pabrik kami membuat kosmetik, tetapi di toko saya, kami menjual
harapan”. Setelah BT merubah konsep penjualannya, bisnisnya pun mulai
tumbuh pesat.







Pengalaman Markus di PT. Astra International



Kisah ini adalah pengalaman bulan pertama saya diterima bekerja sebagai
Sales Executive di Auto 2000 Cabang Basuki Rahmat Sby. Saat itu sekitar
bulan Juni tahun 1996.







Sebagai seorang sales force baru, saya mendapat target menjual 5 mobil
dalam 3 bulan. Jadi bila bulan ketiga saya tidak mendapatkan penjualan
& nggak mencapai target, maka saya harus keluar dari perusahaan
tsb. Sebagai seseorang yang baru di dunia penjualan tanpa pengalaman
menjual sebelumnya, adalah satu tugas yang cukup berat bagi saya saat
itu.







Dengan semangat ’45 saya melakukan kunjungan dari kantor ke kantor dan
semua relasi atau peluang yg bisa mendatangkan order. Namun hampir
mendekati akhir bulan saya masih juga belum berhasil menjual satu pun
unit mobil. Padahal semua sudah saya lakukan, jam 7 pagi sudah keluar
dari rumah ke kantor dan prospecting ke customer sampai sore. Kadang
ditambah lagi jaga pameran di Delta plaza sampai jam 10 malam. Bulan
pertama waktu itu saya lalui dengan hasil nihil, alias telor bebek.
Saat itu saya sudah hampir ‘putus asa’ dan ’mau menyerah’. Di awal
bulan kedua, saya mulai ’gelisah’, bahkan saya sudah ancang-ancang mau
mencari pekerjaan lain saja yang lebih mudah. Mungkin menjual mobil
bukan jenis pekerjaan saya, pikir saya saat itu.







Untungnya saya memiliki seorang kepala cabang yang hebat, Bapak Bambang
Gunawan (Saat ini beliau di Auto Part PT. Astra Jakarta). Beliau
memberi motivasi kepada saya, katanya, ”Cus (saat itu saya dipanggilnya
Marcus), kalau kamu melakukan terus dengan semangat seperti ini,
selamat.... kamu pasti menemukan pembeli pertamamu.” Saya percaya apa
yang dikatakannya dan memulai lagi di bulan kedua saya.







Lalu atas saran & bantuan Supervisor saya, di bulan kedua, saya
dibantu oleh salah satu sales senior untuk menemani saya di lapangan.
Dari pendampingan inilah, saya baru mengerti cara-cara untuk
berkomunikasi dan presentasi dengan customer. (Kalau sekarang mungkin
jauh lebih mudah ya, karena sudah tahu building rapport berkat ilmu
dari NLP, hehehehehee....)







Nah.... setelah usaha cukup keras, dibulan kedua minggu ketiga, baru
membawa hasil. Pembeli pertama mobil Kijang adalah seorang wanita
karir, pengusaha sepatu Kasogi, di Sidoarjo. Saya masih bisa ingat
peristiwa itu, karena memberi saya pelajaran berharga, bahwa dengan
kegigihan dan antusiasme, saya berhasil mendapatkan pembeli pertama
saya. Bahkan gejolak emosi saya saat itu, masih bisa saya rasakan
sekarang ini, dimana saya lagi mengetik kisah ini. Melengkapi kisah
ini, saya terus berkarya di Astra International hingga dua tahun
kemudian.







Point Penting untuk Topik ini:



Tidak ada satu pun di dunia ini yang dapat menggantikan ’kegigihan’ dan
’keteguhan hati’. Bakat pun tidak, berapa banyak orang berbakat yang
tidak sukses. Pendidikan pun tidak, dunia ini penuh dengan pengangguran
intelektual. Yang penting adalah kegigihan dan keteguhan hati. Itulah
kunci sukses." (Calvin Coolidge)






*
Bagaimana usaha Brian Tracy dalam penjualannya....., dan bagaimana dia bisa
menghasilkan jutaan dolar dalam karirnya? Ikuti terus serial
selanjutnya....




Artikel selengkapnya & foto2 Brian Tracy : www.best-camp.com  


 [Bersambung] 







  


 





























Salam
Excellent,

Markus Tan



 >
Certified Master Practitioner of NLP

>
Licensed Practitioner of NLPTM

>
Certified Hypnosis & Hypnotherapy

>
Certified Transformational Teaching

> www.best-camp.com

> My Facebook
: Markus Tan



Life Management Institute (LMI)

Komp. Rungkut Megah Raya Kav K6

Phone: (031) 879 2018

Surabaya


      

Kirim email ke