Betul Mas, film itu sangat menarik. Intinya bagaimana kita melatih diri untuk 
bisa fokus terhadap suatu hal yang kita hadapi. Lebih lanjut dari itu bagaimana 
kita bisa memasuki ruang dan waktu yang ada dalam pikiran dan perasaan kita, 
sehingga pikiran bawah sadar kita akan menuntun kita ke arah yang sedang kita 
tuju. Di sininlah kenapa setiap ajaran moral selalu mengajarkan untuk berpikir 
positif, supaya hidup kita berjalan ke arah yang positif sehingga kita hidup 
dalam keadaan yang bahagia.




________________________________
From: =MTA(Made Teddy Artiana)= <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; KemahMarComm 
<[email protected]>; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
Indonesia Young Enterpreneur 
<[email protected]>; ieu2002 
<[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; bety 
bahagianty <[email protected]>; [email protected]; 
[email protected]; romy novianto <[email protected]>; rotary diana 
<[email protected]>; [email protected]
Sent: Wednesday, April 1, 2009 2:50:30 PM
Subject: Fokus : Bukan Sulap Bukan Sihir !!


Fokus : Bukan Sulap Bukan Sihir !
by Made Teddy Artiana, S. Kom
(TJAMPUHAN – company profile developer)
 
 
“Berapa kali pemain kulit putih saling melempar bola basket ?”, demikian 
perintah yang harus peserta kerjakan di film singkat tersebut. Sebenarnya ini 
merupakan tugas yang gampang-gampang susah. Ijinkan saya melukiskan suasana 
film tersebut. Ada beberapa orang pemain basket kulit putih yang saling 
melempar bola ke sesama mereka, sementara didekat mereka, bercampur baur, 
beberapa pemain kulit hitam juga saling melempar bola yang berbeda diantara 
kelompok mereka. Saking konsentrasinya, hingga dapat kurasakan kedua mata ini 
melotot sedemikian rupa. 13 kali !! akhirnya terhitung juga. Tetapi kemudian 
pertanyaan dari salah seorang trainer mengagetkan kami. “Ada yang melihat hal 
aneh ??”. Peserta menggeleng. Apa yang aneh tanyaku dalam hati. Tiba-tiba salah 
seorang dari mereka mengangkat tangannya. “Ada ‘penampakan’ lewat dibelakang 
pemain-pemain itu”, teriaknya histeris. Semua mata memandang kearah peserta 
“aneh” itu.
 “Hiiiiiiii…”,terdengar teriakan beberapa peserta wanita. 
 
Meskipun lampu diruangan ini sengaja dimatikan, mungkinkah dalam suasana 
seperti ini, hal-hal seperti itu muncul. Akhirnya film tersebut diulang, 
peserta yang tadinya fokus kepada menghitung jumlah lemparan bola oleh pemain 
kulit putih, kini mengalihkan fokus mereka ke background para pemain itu. Dan 
tiba-tiba….sosok penampakan yang ternyata memang ada dan disengaja itu pun 
muncul. Bukan kuntilanak, genderuwo apalagi pocong, seperti kegemaran orang 
Indonesia pada umumnya (mungkin karena film itu buatan orang bule sono) tetapi 
seekor beruang berpakaian jas hujan tampak lewat dan menari dibelakang para 
pemain yang sibuk saling melempar bola tersebut. Saking konsent-nya..beruang 
heboh sendiri ini sampai gak terlihat oleh semua peserta, kecuali satu orang 
yang  mungkin punya bakat paranormal itu.
 
“It is during our darkest moments that we must focus to see the light.”
Aristotle Onassis
 
Menghadiri sekaligus meliput profile seminar Kubik Leadership alias SuksesMulia 
Productivity Training di FourSeasons Hotel selama tiga hari berturut-turut, 
memang mengesankan. Betapa tidak atmosfir training yang biasa dipenuhi oleh 
suasana formalitas belaka kini berubah menjadi sebuah petualangan seru. Sesuai 
dengan tema yang melabeli training ini “The Treasure of Infinite Power”, 
suasana “petualangan” kental terasa. Belum lagi berjumpa dan bertukar 
pengalaman dengan peserta dari berbagai daerah seperti Aceh, Jogja, Lampung dan 
lain sebagainya, membuat pekerjaan ini tidak terasa sebagai pekerjaan J. Tetapi 
yang paling berkesan adalah film singkat mengenai “fokus” diatas.
 
Jadi teringat salah satu sebuah buku yang sangat populer karya Anthony Robbins. 
Robbins, yang memang telah didaulat sebagai salah seorang tokoh terkemuka dalam 
hal pengembangan performa puncak kepribadian, memang menuliskan beberapa buku 
yang telah dialih bahasakan lebih kedalam 15 bahsa diseluruh dunia. Unlimited 
Power, Giants Step dan Awaken The Giant Within ketiganya merupakan best seller 
tingkat dunia. Robbins dibuku “Awaken The Giant Within” yang tebalnya hampir 
seukuran bantal kepala itu, sempat menguraikan mengenai fokus alias kuasa 
konsentrasi. “Makna itu” demikian menurut buku tersebut,”seringkali hanyalah 
soal fokus”. Jadi pengalaman apapun yang terjadi dalam hidup kita, sangat 
tergantung akan fokus kita melihat segala sesuatu. Jika kita terbiasa (baca : 
disiplin) untuk fokus kepada hal-hal yang positif maka kejadian-kejadian yang 
kita alami, meskipun terlihat tidak terlalu baik, akan kita maknai positif, 
demikian juga sebaliknya.
 Orang yang terbiasa untuk berfokus pada hal-hal yang kurang baik, akan selalu 
melihat kearah itu dan akhirnya menerima hasil yang sesuai dengan fokus mereka. 
Dan karenanya, masih menurut buku itu, kita seharusnya fokus kepada sesuatu 
yang ingin kita tuju dan bukan kepada apa yang kita takutkan. Jelas sudah bahwa 
peragaan berjalan diatas api, dalam setiap seminar-seminar Anthony Robbins, 
merupakan sebuah bukti dari sebuah kuasa konsentrasi. Kuasa fokus. Dimana bara 
api yang menyala-nyala itu dapat dilalui dengan menari-nari, tanpa ilmu, nggak 
pake pawang, nggak pake mantra, apalagi pake kesurupan segala !!! Kesemuanya 
hanya dengan satu syarat, fokus pada kepercayaan diri yang kuat.
 
“Goals provide the energy source that powers our lives. 
One of the best ways we can get the most from the energy we have is to focus it.
 That is what goals can do for us; concentrate our energy.”
Denis Waitley
 
Jika demikian, mirip seperti film singkat diatas, apa kira-kira yang akan 
terjadi jika seandainya kita fokuskan seluruh kekuatan dan daya upaya kepada 
“keindahan cita-cita” kita, dan mengalihkan fokus kita dari kekuatiran kita 
terhadap segala sesuatu. Fokus kepada keindahan hidup ini, dan bukan 
diseret-seret oleh kemalangan hidup. Kepada rasa syukur yang tulus bagi Sang 
Pencipta, dan bukan pada gerutuan ketidakpuasan. Sehingga keseluruhan 
kepribadian kita akan terkonsentrasi kekuatannya pada kepada “kemenangan” dan 
bukan hanya “sekedar bertahan”. Dari kemenangan yang satu kepada kemenangan 
yang lain.
 
What a wonderfull world ! what an exciting journey !! What an abundance life !!!
*** 

with friendship, respect & blessing
Made Teddy Artiana, S. Kom

"Follow effective action with quiet reflection. 
>From the quiet reflection will come even more effective action." 
(Peter Drucker)

T J A M P U H A N
company profile developer

[ My Photography PORTFOLIO ] 
# Commercial Photography # 
http://companyprofi le.multiply. com 
http://withbobsadin o.multiply. com 

# Wedding Special Photography # 
Pernikahan Agung Puteri Sri Sultan Hamengku Buwono X 
GRAJ Nurkamnari Dewi & Jun Prasetyo MBA 
http://nurkamnaride wi.multiply. com 

# Wedding Photography # 
http://candidweddin g.multiply. com 
http://weddingcandi d.multiply. com 
http://prewedding. multiply. com 
http://prewedding1. multiply. com 
http://prewedding2. multiply. com 
http://prewedding3. multiply. com 
http://outdoorprewe dding.multiply. com 
http://weddingcerem ony.multiply. com 

# Jurnalism Photography # 
http://fotojalanan. multiply. com 

# Blogger #
http://semarbagongp etrukgareng. blogspot. com 

[ CONTACT US ] 
Esia. 96202505 
Flexy. 70820318 
m. 0815 740 900 80 - 0813 178 227 20 
email. teddyartiana_ photography@ yahoo.com 


   


      

Kirim email ke