akhir akhirnya Pertamina pasti nyamain harga, soalnya
tekor dia kalau jualan harga subsidi terus.  Pertamina
talangin dulu biaya subsidi.  Tapi begitu ditagih ke
DepKeu duitnya kagak cair cair sesuai janji tanggal
cairnya. :D

Lagian sebagian besar SPBU Pertaminan itu biasanya
terkontaminasi air kok.  Yg harusnya 99,99% bebas air,
tapi kalau di test pasti di dombak nya   (tangki
pendam nya)  mengandung air.  Berdasarkan pengalaman
dulu, dombak yang dilengkapi microcontroller untuk
pemantau kadar air itu tidak banyak dipasang di sPBU. 
Hanya SPBU tertentu aja yang dilengkapi alat gituan.  

Pengalaman tahun yang lalu saat disuruh si Boss
menservis mobil ke bengkel resmi.  Kata si Kepala
Bengkel kalau mobil ini sebelum keluar kota musti isi
full solar nya.   Terus kalau balik dari luar kota
kalau mobil agak seret, ya biasanya dikuras habis
tangki bensin nya.   Soalnya udah biasa SPBU di daerah
itu mengandung air kata nya... Palagi buat mobil built
up...

Jadi ingat kasus yg baru kemaren itu,  Pesawat ampir
jatuh gara gara avtur pertamina nya 94% mengandung
air.  :D

Kalau deket kantor ada Shell, saya juga pasti isi
shell lah, biarpun beda 1000 perak yg penting mesin
awet.  :D  ngak cepet buang duit buat servis.


--- [EMAIL PROTECTED] wrote:

> Subject: [Jakarta Peugeot Club] Road Test: Shell
> Super Extra 95
> 
> Pagi ini, 2 November 2005 , untuk pertama kalinya
> saya merasakan "freedom"
> dimana saya bisa mulai melepas ketergantungan pada
> BBM Pertamina. Critanya
> begini:
> 
> Baca Kompas pagi ini, ada foto SPBU Shell di Lippo
> Karawaci yg katanya 
> udah
> operasional. Kaget juga, setau saya deregulasi BBM
> baru efektif sekitar 23
> November 2005. Curious abis, drpd 'curiosity kills
> the cat', saya 
> berangkat
> ke Karawaci siang tadi. Tanpa banyak kesulitan
> lokasi SPBU saya temui. Ini
> petunjuknya:
> 
> -  Tol Merak exit di Karawaci
> -  Ambil jalur menuju supermall, puterin deh itu
> mall dan ikutin jalur 
> balik
> menuju tol
> -  SPBU di kiri jalan.
> 
> First impression...
> 
> Dari penampilan fisiknya aja, udah top bgt!
> Menempati lahan yg amat luas,
> entah berapa ribu m2, dgn logo Shell gede. Liatnya
> aja mengingatkan pada
> tunggangannya Schummy di sirkuit2 F1.
> 
> Next...
> 
> Ada petugas yg mengarahkan mobil, dan saya dapet
> lane 1 dari pinggir jalan
> raya. Klo ga diarahin, pasti bingung milih lane &
> pompa. Pompa saya 
> ternyata
> no urut terakhir, no 18! Yes, 18, artinya ada 18
> pompa disitu, dan sekitar
> 6
> lanes.
> 
> Petugas pengisi dgn ramah dan sopan (sayang cowoq)
> bertanya mau isi apa..
> Daripada bingung saya jawab seenaknya aja: " Bensin
> yg paling bagus dan
> paling mahal".
> 
> So, mengalirlah BBM tsb ke tangki Renault Clio saya,
> dan sambil baca2
> ternyata yg saya beli adalah Shell Super Extra dgn
> oktan 95. Dan baru
> tersedia 2 jenis bensin, yaitu Shell Super 92 &
> Super Extra 95. Harga?
> Bersaing abis dgn Pertamax dan Pertamax Plus
> Pertamina! Super 92 Rp 5,700/
> ltr dan Super Extra 95 Rp 5,900/ ltr. Dan masing2
> pompa disitu rata2
> memiliki 4 buah dispenser di masing2 sisinya,
> artinya 1 pompa dgn 8
> dispenser! Dikali 18 pompa, banyak amat yak...   ;-)
> 
> The most important thing...
> 
> Meteran mereka super-super akurat! Saya isi full
> tank dan menurut trip
> computer mobil saya, fuel used adalah 31.3 ltr. Tapi
> tu pompa berhenti 
> saat
> meteran di pompa baru nunjukin 30.5 liter!! Ini mah
> amat langka di SPBU
> Pertamina, biasanya malah melebihi yg tertera di
> trip computer mobil! Trus
> receipt otomatis di print-out oleh pompa. Jadi mau
> ngakalin bon ga bias
> deh..   ;-)
> 
> Disitu jg ada small store ala AMPM, dan yg dijual
> termasuk oli Shell.
> Container kaleng jg bias didapat disitu untuk beli
> bensin (klo mau dibawa
> pulang). Jerigen yg saya bawa ditolak.. Harus pake
> container mereka. Tidak
> dijual, tapi mesti kasih deposit. So saya ambil
> container kecil isi 4 ltr
> dan beli 4 liter Shell Super 92 buat diliat2 di
> rumah.    ;-)
> 
> Ada yg ngeselin jg: para petugas termasuk kasir di
> store masih pada bego2
> dan bingung menjawab pertanyaan2 saya. Tapi sy ga
> bisa marah, wong mereka
> sopan2 dan menjawab dgn cukup proper tanpa indikasi
> sok tau. Eh, tiba2 sy
> liat bule berdiri2 di tengah2 lane pengisian. Tanya
> kasir, dia jawab itu
> boss dia, orang Shell Singapore.
> 
> Singkat kata, saya hampiri si bule yg ternyata masih
> muda, bernama Meneer
> Eric van der Meer, orang Belanda yg bertugas sebagai
> GM Retail Indonesia,
> India & Vietnam dan berkantor di Singapura. Ngobrol2
> dgn dia, berikut bbrp
> hal yg saya dapat:
> 
> 1.. Sampai akhir tahun ini akan ada bbrp station
> lagi. Di Jakarta at least
> ada 2, Jl S. Parman disebelah DHL dan Mampang/
> Buncit (lokasi persis dia 
> ga
> 


        
                
__________________________________ 
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 
http://mail.yahoo.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/wf.olB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

*._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._*


Founder's Motivational Quote:
   Do what you can, with what you have, 
      where you are. ~Theodore Roosevelt


BinusNet founded on Dec 28, 1998

Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke