kalau mau tanggapan begini masalahnya :

1.  Kalau dibilang PC Mahal  ==>  kayaknya sekarang PC
jangkrik celeron aja bisa dapat 2 jutaan.  ( di bawah
3 juta ).
2.  Yang mahal itu di lapangan  sebenernya "pungutan".
3.  Yang mahal lagi ya itu " Software "  (yg
licensed).   Soalnya ngak mungkin beli PC murah, tapi
blank tanpa software.  

Coba aja sekarang kalau binusian beli PC di Mangga
dua, suruh install windows + aplikasi, kagak ada yang
mau instalin.   Kecuali kalau lu kenal ama yg punya
toko, baru mau diinstalin.  Karena takut dijebak
disuruh bayar denda ratusan juta oleh oknum.  

Coba aja sekarang kalau pake windows + software
bajakan ==>  ketemu penegak kebenaran ==>  pc
diangkut,  pengusaha di hukum.  (kalau yg usaha karena
menghayati P4 sejak pendidikan TK tidak mau "damai"). 


Sedangkan hukum di Indo itu agak "aneh".  Penegakan
hukum harus dimulai dari rakyat.   So ilustrasinya
sbb:

Kalau Binusian buka usaha cetak cetakan kecil kecilan,
utk design dipake Adobe Photoshop + software graphics
lain.  Karena utk graphics di Linux itu tidak canggih,
biasanya pake windows donk.  Kalau cetak kartu nama
cuma 25,000 - 35,000 / box.  Kalau beli originals,
hitung aja biayanya.  Padahal begitu tahun ke 3 bisa
jadi ganti usaha lain atau bangkrut..  :D
Dan begitu diangkut, dibikin Berita Acara Penahanan,
ternyata yg ngetik  menggunakan windows bajakan +
office bajakan.   Nah kalau kayak gitu kan ibarat
iklan " Kok Jeruk Makan Jeruk " ..

Dan ada pepatah juga di kalangan yg suka ganggu itu,
sekali masuk ke ruangan, pantang keluar tanpa hasil.. 


So pasti usaha itu ada kekurangannya, mulai dari ijin,
licensi software, shareware pun bisa kena juga.  
freeware macam acrobat reader pun bisa kena pula
(soalnya reader cuma free utk dipake di rumah aja). 
Sampai ijin gangguan. 

Sampai sampai pernah denger anekdot dari seorang
rekan,  kalau di suatu tempat pendidikan yg terkenal 
ada Standar Operating Procedure  buat staff,
seandainya ada pemeriksaan license  apa yang harus
dilakukan. :D

Lagi ngebayangin kalau misalnya BUMN dan perusahaan yg
vital utk masyarakat di sweeping karena penegak
kebeneran sudah profesional, tidak mau terima apapun
dari yg melanggar,  gimana kalau server server di
angkut, karena di cabang ada software client yg tidak
licensed.   PC PC di berbagai lembaga pendidikan di
angkut semuaa dan pimpinan serta staff pengajar
lembaga pendidikan di Nusa Kambangkan karena make
software yg tidak licensed.    

maklum tulisan ini jangan binusian bilang kan ada
Linux gratis.  karena yg bilang gitu juga masih pake
M$ dalam hidup sehari hari.  entah di kantor, di rumah
atau bantuin temen. 

Pasti Indo bakalan maju pesat..   dan Indonesia
Memasuki Revolusi Informasi..
        


--- alex <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> PC Mahal Kendala Indonesia Memasuki Revolusi
> Informasi
> 
> ssnet|  World Summit on Information Society (WSIS)
> yang digelar 16-20 November di Tunis, merupakan
> media lobal untuk berpartisipasi membentuk
> masyarakat masa depan memasuki era atau revolusi
> informasi. Indonesia tidak ketinggalan
> berpartisipasi dalam WSIS tersebut. 
> 
> Banyak kegiatan yang diikuti delegasi Indonesia,
> diantaranya, pertemuan dengan Prof.NEGROPONTE dari
> MIT (Massachusetts Institute of Technology) yang
> disponsori Club of Rome. Yang menarik dalam
> pertemuan tersebut, seperti diungkapkan RUDI RUSDIAH
> Chairman APW Komitel saat dihubungi
> suarasurabaya.net, Rabu (23/11), usai kembali dari
> Tunis, ada satu hal yang menjadi bahan pemikiran.
> Pasalnya, Prof.NEGROPONTE melalui The Media
> Laboratory, mencoba membuat gagasan cukup
> kontroversial. 
> 
> â?oNEGROPONTE menggagas laptop senilai US$100.
> Mereka melihat harga komputer yang mahal menjadi
> bottleneck (kendala) dari masyarakat untuk dapat
> menjadi bagian dari masyarakat informasi. Dan
> program ini khusus untuk anak sekolah dan temanya
> â?oSatu Anak Satu Laptopâ?,â?ujar RUDI. 
> 
> Namun melihat US$100 itu, kata RUDI, bagi negara
> berkembang khususnya Indonesia, angka itu masih
> tetap mahal jika laptop ini harus dibeli oleh per
> siswa. Pihaknya menyarankan kepada NEGROPONTE bahwa
> dengan angka tersebut laptop bisa digunakan sebagai
> model warnet sekolah. 
> 
>  â?oDi Indonesia sendiri pemerintah punya OSOL (one
> school one lab). Jika laptop tersebut dibeli sekolah
> untuk sharing (dipakai beramai ramai) mungkin banyak
> manfaatnya, daripada jika setiap siswa diminta untuk
> membeli satu laptop. Namun tampaknya mereka masih
> ingin satu laptop satu siswa karena mereka ingin
> menjual sebanyak banyaknya laptop agar dapat menekan
> harga jadi strategi economic of scale,�papar RUDI.
> 
> 
> Meski demikian, diakui RUDI, gagasan NEGROPONTE itu
> dapat menjadi trigger dan mempercepat para pemain
> komputer global dunia untuk segera menurunkan harga
> produknya. â?o Jika tidak MIT dengan jaringannya
> akan menguasai dunia pendidikan dengan laptop
> seharga USD 100 atau mungkin versi yang komersial
> katanya sekitar USD 250,�tegasnya. 
> 
> RUDI menjelaskan WSIS ini sangat penting bagi para
> pengambil keputusan menapak masa depan. Hampir 100
> kepala negara dan ribuan pimpinan NGO , LSM, sektor
> swasta, lembaga donor, lembaga dibawah naungan PBB
> semuanya berkumpul dan tidak mau ketinggalan di
> Summit ini. 
> 
> Bagi pembuat kebijakan juga sangat beruntung, karena
> selain bisa melakukan benchmarking dengan negara
> lain, juga bisa belajar best practise dari lembaga
> internasional serta bersama sama membuat kebijakan
> untuk tataran internet dunia misalnya Internet
> Governance. 
> 
> WSIS Tunis ini merupakan pertemuan kedua setelah dua
> tahun para kepala negara melakukan commitment
> melalui Declaration of Principal dan Plan of Actions
> pada pertemuan pertama di Geneva Desember 2003 yang
> lalu. â?oJadi semacam menagih janji mengenai apa
> yang direncanakan dua tahun silam serta membuat
> komitmen dan janji baru diserta implementasi dari
> janji yang dilakukan pada pertemuan diGeneva tahun
> 2003,�ujarnya. 
> 
> Teks foto : 
> 1. SOFYAN A DJALIL Menkominfo (kiri) pimpin delegasi
> pemerintah Indonesia saat di WSIS. 
> 2. Prof E.SAGA, APT Jepang (kiri) dan Dr. NASWIL
> IDRIS researcher APT (tengah) dan RUDI RUSDIAH
> (kanan) 
> Foto : Istimewa
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 



                
__________________________________ 
Yahoo! Music Unlimited 
Access over 1 million songs. Try it free. 
http://music.yahoo.com/unlimited/


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/iEagnA/LpQLAA/HwKMAA/wf.olB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

*._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._*

----^----------------------------------------------------
Belajar Internet Marketing sekarang juga
dari Sekolah Internet Marketing yang pertama di Indonesia
Kesempatan Emas Dapatkan Modul Pertama
"Internet Marketing Basic" secara cuma-cuma,
hanya untuk 50 orang pengunjung pertama
 http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=503499
-----------------------------------------------------------

BinusNet founded on Dec 28, 1998

Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke