we rahman, kata-2 loh itu kasar banget, terpancar dari sifat loh yang arogan, kaya kaga pernah di ajar tata krama, kalo eloh kaga seneng bisa eloh ngomong baik-2 jangan kaya gini, tambah keruh masalah, dan jadi simpang siur, eloh kayanya musti di keluarin dari binus-net, krn dari dulu stetment-2 eloh buat orang yang ngebaca balesan e-mail loh jadi bingung dan panas. stress kali lu ya ...
----- Original Message ----- From: "Rahman" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Monday, February 06, 2006 1:52 PM Subject: Re: [BinusNet] ICSftS: Tuhan Saja Ada GambarNya, Kenapa Nabi Tidak? > Eh Kunyuk.... > > Sebaiknya tidak usah membicarakan agama dalam forum ini ... masih banyak > tema yang bisa dibicarakan ketimbang membahas hal seperti ini ... kalo mo > berdiskusi panjang lebar soal agama islam datang aja langsung ke FPI > ........... > > > ----- Original Message ----- > From: "verri DJ" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <eko_p> > Sent: Monday, February 06, 2006 11:52 AM > Subject: [BinusNet] ICSftS: Tuhan Saja Ada GambarNya, Kenapa Nabi Tidak? > > >> Tuhan Saja Ada Gambarnya Kenapa Nabi Tidak? >> >> Dalam suatu test uji memori yang bersifat subyektif diselengarakan oleh >> saya, diikuti oleh satu orang yaitu saya sendiri. Test uji memori itu >> caranya sederhana dengan mengetuk dua ketukan untuk dua huruf dengan >> interval empat detik. Test dimulai, tugasnya menerjemahkan dua huruf, >> pertama, AW, otak saya menerjemahkan secara bebas AW itu American Warteg >> atau restoran saji Amerika, BW = itu Black and White atau foto hitam > putih, >> CW bayangan saya menjelaskan tentang wanita muda, demikin mengikuti abjad >> sampai VW fikiran saya tertuju pada mobil kodok bikinan Jerman sampai ZW >> itu terjemahan abjad terakhir yaitu Zet Weeeeeee!! : ) , kesimpulan dari >> test itu adalah bahwasannya huruf-huruf mampu menerabas fikiran sehingga >> mengundang terbukanya record atau file memory semasa kita hidup. >> Demikianlah, pada dunia spiritualpun sama, sepanjang kehidupanku yang >> kebetulan Islam karena keturunan, dan telah beredar di muka bumi ini > selama >> 14,600 hari, belum pernah terfikir dalam benak tentang gambar Nabi > Muhammad >> SAW beserta Allah SWT, tiba-tiba belum lama berselang disodorkan sosok >> nabi yang bernama Muhammad SAW digambarkan dalam ujud kartun, tentu >> sangat >> mengejutkan dan mengecewakan. >> >> Boleh jadi nabi dan Allah dalam agama selain Islam bisa divisualkan, >> tetapi dalam Islam sangat diharamkan, karena dikuatirkan akan menjadi >> Syirik, sehingga umatnya menyembah bukan lagi kepada Allah SWT yang > hakiki, >> tetapi pada gambaran ujud manusia. >> >> Penggambaran Nabi Muhammad SAW yang dimuat pada koran Denmark Jylland >> Posten sangatlah menyakitkan hari umat muslim, permintaan penghentian >> penayangan sudah dilontarkan oleh umat muslim Denmark, akan tetapi tidak >> diindahkan dengan alasan kebebasan berpendapat. Penayangan kartun nabi > juga >> dimuat di La Stampa koran Italia, El Periodico Spanyol, juga France Soir >> dari Perancis. Seakan-akan bangsa Eropah mendukung kebebasan berpendapat >> yang kebablasan, bebas lepas dan mutlak. Pagi ini (06/02) saya melihat >> dua >> kedutaan besar Denmark dibumi hanguskan di Damaskus Ibukota Syria dan di >> Libanon, sebagai ungkapan kebebasan umat muslim Syria dan Libanon, itu > juga >> merupakan ungkapan bebas tanpa batas umat muslim di sana. Benarkan >> kebebasan bereksperesi itu harus bebas dan mutlak? Masing-masing memeliki >> argumen kebenaran sendiri. >> >> Gambar Tuhan >> >> Dibawah tulisan "Ya, kami berhak menggambar Tuhan", France Soir memasang >> gambar kartun Tuhan dalam Agama Budha, Yahudi Kristen, dan Islam. >> Beberapa >> kartun menampilkan Nabi Muhammad, salah satunya memperlihatkan Tuhan >> Agama >> yang lain dengan mengatakan "Jangan Mengeluh Muhammad, kami semua seudah >> digambar dalam karikatur". >> >> Untuk mengetahui sejarah penggambaran tuhan, saya mencoba membuka >> beberapa >> buku yang saya miliki, buku-buku karya maestro kelas dunia, Pertama, >> "Tangan Tuhan" karya Fresko yang dilukis pada gereja San Clement, > Barcelona >> Spanyol, dilukis pada abad ke delapan. Ke dua, gambar "Allah >> menyelamatkan >> Maria atas Binatang Berkepala Tujuh" karya Albrecht Duerer", > ditandatangani >> pelukisnya pada tahun 1498, Ke tiga lukisan Michel Angelo (1508-1512) di >> Capella Sixtina, Roma, dengan judul "Yahweh Sedang mengantarkan Hawa di >> pelukanNya kepada Adam", dan William Blake (1757-1827) menggambarkan >> Tuhan >> sedang memegang parser dan diberi judul "Tuhan menciptakan bumi", >> terakhir >> pada tahun 1922, Ernst Barlach, menggambar sosok manusia dengan wajah >> kelelahan dengan diberi judul "Tuhan", itu gambar Tuhan yang >> disembah-sembah umat bebas sekali dilukiskan sesuai imajinasi pelukisnya. >> Sementara itu Jesus Kristus banyak sekali dilukis dalam berbagai keadaan, >> bahkan kawan saya sendiri seorang pelukis memilih karya yang dibuat >> adalah >> spesialis Jesus Kristus. >> >> Era post modern adalah era globalisasi, era abad 21, pada jaman ini >> nyaris >> terjadi dekadensi teologis yang sempat menghilangkan kepercayaan >> terhadan >> Dzat Sang Pencipta. Ruhani manusia yang dahulu mampu berhubungan dengan >> tuhan secara ruhani, kini tidak lagi kecuali orang tertentu. Zaman > sekarang >> "akal" adalah sebagai sang pembimbing, yang memanipulasi "kenyataan" >> menjadi "khayalan" belaka. >> >> Mari kita masuk pada zaman Bani Israil, pada zaman tersebut wujud Tuhan >> dihayati sebagai 'Dzat Ruhani", kebudayaan berkembang, kemudian pada abad >> delapan sosok tuhan mulai 'dimaterialkan' dengan dalih sosialisasi dan >> membumikan firman tuhan atau bahasa lainnya sebagai ekspressi bebas para >> penghayal. Sebagai akibatnya Allah Yang Maha Agung dengan segenap >> kemuliaannya dipaksa berwujud sesuia imajinasi nakal manusia. Keberadaan >> Tuhan Yang Maha hidup dan Berdiri Sendiri tiba-tiba menjadi sosok orang >> yang sudah tua, berwajah lelah demikianlah yang dilukiskan oleh Ernst >> Barlach. Tidak mengherankan apabila filuf eksistensialisme William >> Friedrich Nietche dalam bukunya "Sabda Zarachustra" menyebutkan bahwa > Tuhan >> telah tua renta dan telah mati. Konon pikiran Nietche ini didasarkan pada >> pengetahuan tentang ketuhanan dan keimanan di negara barat sana yang >> nampaknya tidak mampu mengadakan hubungan ruhani dengan Sang Pencipta. >> Pengetahuan tentang ketuhanan telah merosot jauh dan mencapai jurang >> kesesatannya. >> >> Demikianlah kesesatan demi kesesatan secara halus dibuat orang barat >> sehingga akalnya sudah tidak tahu lagi mana yang sesat mana yang tidak, >> karena kini akalnya sudah menjadi tuhannya. >> >> Kembali lagi ke masalah kartun Nabi Muhammad SAW, kebebasan pers >> berpendapat tentunya tidak berarti kebebasan dalam menghina simbol mulia >> milik orang lain, karena orang lain seperti juga barat, memiliki hak >> azasi >> manusia yang sama untuk tidak dilecehkan. Sangatlah jelas perilaku >> segelintir mereka (saya tidak menganggap semuanya) perilaku mereka, kita >> dapat saksikan mereka masyarakat yang modern, yang menghormati orang >> lain, >> tetapi kenyataan membuktikan, penghormatan kepada orang lain itu hanya >> ditujukan untuk mereka. Apa yang pernah ditayangkan tentang kedamaian >> beragama di Denmark, seminggu lalu di metro TV hanya merupakan propaganda >> murahan, tidak ada toleransi dan saling menghargai seperti apa yang >> digembor-gemborkan mereka, tidak seperti apa yang mereka harapkan dari >> orang lain dalam memperlakukan mereka. Perdana Menteri (PM) Denmark >> Anders >> Forgh Rasmussen baru minta maaf setelah kedutaannya di Indonesia dikirim >> telor busuk dan tomat busuk oleh Forum Pembela Islam (FPI), dan di dua >> negara Syria dan Damaskus kantor kedutaannya dibakar, sebelumnya telah >> bersikeras bahwa kebebasan itu mutlak, aksi protes muslim di seluruh >> dunia >> masih berlangsung hingga saat ini. >> >> Nasi sudah jadi kerak, tidak lagi menjadi bubur, ternyata kebebasan >> menyampaikan pendapat memang harus dihormati, namun bukan berarti > kebebasan >> yang bersifat absolut, tetapi kebebasan yang bertanggung jawab, yang > hakiki. >> >> Semoga Allah Yang Maha Bijaksana, memaafkan dan memberikan petunjuk >> kepada >> insan yang telah berlaku dzalim, agar kembali ke jalanNya yang lurus. > Amin.. >> >> Salam, >> <http://ferrydjajaprana.multiply.com/>http://ferrydjajaprana.multiply.com >> >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> >> >> >> *._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._* >> Owner dan Moderator mengucapkan >> >> Selamat Hari Raya Imlek bagi yang merayakannya >> >> Wishing you a Happy and Properous New Year >> *._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._* >> >> BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan >> Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar >> >> >> Stop or Unsubscribe: send blank email to > [EMAIL PROTECTED] >> Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED] >> Yahoo! Groups Links >> >> >> >> >> >> >> > > > > > *._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._* > Owner dan Moderator mengucapkan > > Selamat Hari Raya Imlek bagi yang merayakannya > > Wishing you a Happy and Properous New Year > *._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._* > > BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan > Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar > > > Stop or Unsubscribe: send blank email to > [EMAIL PROTECTED] > Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED] > Yahoo! Groups Links > > > > > > > *._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._* Owner dan Moderator mengucapkan Selamat Hari Raya Imlek bagi yang merayakannya Wishing you a Happy and Properous New Year *._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._* BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED] Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/binusnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
