iya kejadian serupa juga dialami teman saya baru-baru ini (awal Januari) dengan 
pelakon yang sama (pasti), namun nomor HP yang dipakai lain.
   
  mengutip saran teman saya:
   
  1. Kalau simpan nomor telpon di HP, jangan dimasukkan hub keluarga di 
nomor yang di simpan (Misal Pade Fulan, Kakak Anu)
   Karena jika HP kita hilang ada kemungkinan akan digunakan oleh 
penipu untuk menipu karena mereka jadi tahu
   hub kita dengan nomor yang ada di HP kita

2. Jangan membikin group dengan hubungan di keluarga di phonebook hp 
kita

3. Jangan cepat percaya jika ada orang yang memberi kabar saudara 
kita kecelakaan dan perlu dana kecuali dari orang yang sudah kita 
kenal.

   
  berikut saya forward email teman saya:
  --------------------------------------------------------
   
  
Teman hari ini keluarga saya hampir saja menjadi korban penipuan.

Ceritanya begini,

Pagi ini saya ditelepon oleh seseorang yang mengaku dari kepolisian 
bernama Iptu Gunawan,
seketika itu juga saya langsung teringat modus penipuan yang banyak 
diberitakan di milis-milis.

Orang tersebut memberitahukan bahwa no hp saya digunakan oleh 
pengedar narkoba, nah untuk melacak
pengedar narkoba tersebut saya diminta untuk mematikan hp saya selama 
satu jam kedepan.
Karena saya sudah tahu bahwa ini hanya penipuan saya jawab dengan 
nada bercanda, "kalau saya nggak mau kenapa ?"
Orang tersebut langsung menjawab "Kalau anda tidak mau mematikan maka 
anda terlibat dengan sindikat narkoba tersebut!"
Tapi saya tetap menjawab "Ya terserah bapak saja".
Orang yang mengaku dari kepolisian itu mulai emosi, lalu saya jawab 
lagi karena juga udah mulai kesal
saya bilang "Pak kalau mau nipu nggak boleh emosi, lagian modus ini 
sudah kuno pa"
Dia tambah marah lalu berkata "Bapak bicara dengan atasan saya ya"
Saya jawab "Boleh"
Kemudian tak lama kemudian ada suara lain diujung telpon sana dengan 
suara galak (logat batak) 
berkata "Siapa ini"
Saya jawab saja " Bapak kan yang telpon saya masa nggak tahu nama 
saya"
Kemudian dia berkata "Bapak tidak mau kerja sama dengan kami, maka 
bapak kami anggap ikut terlibat!"
Saya jawab "Bapak mau apa terserah deh"
Dia lalu berkata "Lokasi bapak sudah kami lacak, kami akan menangkap 
bapak"
Saya bilang "Silahkan lacak saya sudah di Polres kok"
Kemudian dia mematikan sambungan telponnya.

Tak lama kemudian dari nomor yang sama mencoba menelpon saya lagi 
(mungkin untuk mengecek apakah saya sudah mematikan hp saya)
lalu saya angkat dan saya bilang "Insyaf Pak, jangan nipu lagi" lalu 
telpon ditutup oleh dia.
Sekitar 1 menit kemudian saya mendapat telpon dari nomor yang sama, 
ini berulang sampai 10 kali.

Tak lama kemudian kakak perempuan saya menelpon, dia menanyakan 
apakah saya kecelakaan?
karena dia mendapat telpon dari seseorang yang memberitahukan bahwa 
saya sedang koma di rumah sakit 
dan perlu biaya untuk pengobatan saya.
Saya bilang "Jangan percaya, saya sehat-sehat aja, itu orang mau nipu"
Kakak saya langsung lega mendengar suara saya baik-baik saja, karena 
dia sudah lemas dengar adiknya mengalami kecelakaan 
dan hampir mentransfer uang sebesar Rp 17.000.000,- ke rekening 
penipu tersebut.

Saya sharing ini agar teman-teman juga lebih berhati-hati, karena 
penipu ini cukup profesional 
karena mereka mempunyai data nomor-nomor telpon keluarga saya cukup 
lengkap. Dan pada saat kejadian tersebut
ada anggota penipu tersebut yang menelpon terus ke rumah saya agar 
sambungan telpon kerumah saya sibuk, 
sehingga cukup susah buat saya untuk menghubungi ke rumah untuk 
memberitahukan hal tersebut.

Saran saya:
1. Kalau simpan nomor telpon di HP, jangan dimasukkan hub keluarga di 
nomor yang di simpan (Misal Pade Fulan, Kakak Anu)
   Karena jika HP kita hilang ada kemungkinan akan digunakan oleh 
penipu untuk menipu karena mereka jadi tahu
   hub kita dengan nomor yang ada di HP kita

2. Jangan membikin group dengan hubungan di keluarga di phonebook hp 
kita

3. Jangan cepat percaya jika ada orang yang memberi kabar saudara 
kita kecelakaan dan perlu dana kecuali dari orang yang sudah kita 
kenal.

Nomor HP yang digunakan oleh penipu itu adalah "081513145178"


Salam 


Abi 

   
  

sunardi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    hi ,all
gue barusan di telponin dari Hp no : 0815-46056149
disuruh matiin HP gua selama 1 jam katanya no Hp gue selalu dipakai kejahatan 
untuk didivert ke no gue, trus disaat yang bersamaan ditelepon ke rumah gue , 
katanya gue kecelakaan dan lagi koma di RS Cipto , HP gua lagi sama polisi , 
tapi gue sadar ini penipuan , dia telp pertama ngaku IPTU Gunawan , terus kaga 
lama orang lain ngaku iptu gunawan juga tapi suaranya beda , terus kagalama 
lagi telp lagi suara yang pertama dari no yang sama , yang kaga gue duga 
dibarengin sama telp ke rumah gue , langsung gue telp kerumah gue sibuk, ke 
rumah gue yang ditanggerang juga 
  <<CUT>>

                
---------------------------------
Relax. Yahoo! Mail virus scanning helps detect nasty viruses!

[Non-text portions of this message have been removed]






BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan
Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar


Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke