Membersihkan tanpa Mengotori

Mataku tertumbuk pada petugas kebersihan di KGM, Jakarta, yang membersihkan 
lantai tiada hentinya, begitu dia membersihkan bekas telapak kaki 
pengunjung  yang hilir mudik, seakan tiada capainya. Memang demikianlah 
pekerjaan petugas kebersihan, tetap membersihkan tiada henti. Di seberang 
KGM ada masjid Al Musyawarah, untuk  membersihkan sedemikian luas area 
masjid cukup sekali saja, karena bagi jamaah yang berkunjung diwajibkan 
wudhu atau membersihkan kaki sebelum mereka masuk ruang suci. Disini ada 
perbedaan lokasi, dan perbedaan cara membersihkan, cara pertama 
membersihkan tiap saat dan cara ke dua, cukup sekali dan inilah 
membersihkan tanpa mengotori. Masing-masing orang diharapkan kesadarannya 
untuk selalu bersih, bukankah bersih itu pangkal sehat? Kenapa sifat mau 
membersihkan diri di masjid tidak diterapkan di atas bumi ini?

Bicara kebersihan, ada kebiasaan meniru dari anak bangsa ini terhadap 
kebudayaan asing, sekedar contoh saja, rasanya rakyat Indonesia perlu 
belajar pada negara Jepang, di sana kebersihan sudah merupakan budaya. Saya 
pernah ketemu dengan seorang Jepang di lapangan golf, sekedar untuk 
membuang kotoran plastik bekas bungkus permen di dalam sakunya, dan 
mengeluarkannya kembali di tempat sampah. Saya tidak mengatakan bahwa orang 
Indonesia kurang menjaga kebersihannya, tetapi di beberapa daerah memang 
demikian adanya.

Untuk melihat seberapa jauh kebersihan telah diterapkan anda cukup membuka 
laci meja anda, apakah sudah bersih? Sudah Rapi? Sudah ringkas?, bisa jadi 
anda kaget karena berantakan seperti kapal pecah. Ternyata untuk merubah 
perilaku kita terhadap kebersihan tidak semudah yang kita banyangkan. 
Tempat kerja kita itumencerminkan pola pikir pemiliknya. Dimulai dari pola 
pikir kita  yang mempengaruhi sikap kerja, sikap kerja mempengaruhi 
perilaku, dan perilaku akan berdampak pada tempat kerja. Masing-masing 
berkesinambungan dan saling mempengaruhi.

Di negara Jepang ada kebudayaan baik yang patut kita tiru yaitu kebudayaan 
5S (5R), yaitu Seiri (Ringkas), Seiton (Rapih), Seiso (Resik atau bersih), 
Seiketsu (Rawat), dan Shutsuke (Rajin). Sebenarnya yang utama adalah tiga 
nomor di muka, sedangkan sisanya, rawat dan rajin adalah pemeliharaan dari 
Ringkas, Rapih, dan resik.

Sebagai contoh membersihkan di meja kerja anda, pertama ringkaskan  atau 
kumpulkan semua barang-barang di laci dan di meja, ambil barang yang perlu, 
buang barang yang tidak perlu, lalu barang-barang dirapihkan, bersihkan 
semua barang tersebut, masukkan kembali yang perlu saja pada meja kerja 
anda. Pekerjaan tersebut dilakukan tidak hanya sekali, karena harus 
diulang-ulang, dirawat dengan rajin. Sekarang lihat hasilnya, meja kerja 
anda menjadi nyaman...

Dengan menerapkan 5S/5R diatas maka hasil akhirnya pekerjaan kita menjadi 
lebih rapih, dalam pencarian barang akan lebih cepat, dikarenakan  cara 
penyimpanannya rapih, dampaknya mudah mencarinya.

Meminjam iklan Rinso yang ditayangkan di TV, "Berani Kotor Itu Baik.." tapi 
lebih baik lagi membersihkan tanpa mengotorinya, ini satu tingkat diatasnya.

Dalam dunia spiritual kebersihan juga diajarkan, sedemikian pentingnya 
masalah kebersihan ini, sampai-sampai Rasul SAW menyabdakan "Kebersihan 
adalah bagian dari Iman."

Kebudayaan bersih itu baik diterapkan dimana saja, oleh siapa saja dan 
kapan saja, dan tak perlu menunggu nanti, kerjakan sekarang juga dan 
dimulai dari diri ini, tak ada ruginya. Selebihnya, keluarga, masyarakat, 
negara, mengikuti anda.

Salam,
http://ferrydjajaprana.multiply.com  





BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan
Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar


Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED]

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--==-=--==-=-=--=-=-=-=-=-=
Bina Nusantara mempersembahkan
25 Tahun Bersama Binus untuk Indonesia
1981 - 2006

Venue: Plenary Hall, Jakarta Convention Center
Date : 25 February 2006
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--==-=--==-=-=--=-=-=-=-=-=
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke