Mencurigai H5N1 Virus Flu burung (H5N1) biasa disebut Avian Influenza, termasuk penyakit baru yang misterius, penyakit ini pertama dijumpai di Hong Kong dan merambah terus selain ke Asia bahkan kini sudah masuk ke benua Eropa.
Hari ini sudah hari ke tiga aku mengalami gejala influenza, badan terasa panas, disertai pilek, batuk dan otot mulai nyeri. Siang ini jalanku limbung, otak pun tak bisa lagi untuk berfikir normal, tak bisa diajak konsentrasi. Kuputuskan langkah kakiku menuju poliklinik terdekat. Setelah melalui prosedur pendaftaran di Unit Gawat Darurat (UGD), akhirnya bertemu dengan dokter Katharina, petugas yang berjaga siang ini. Setelah memeriksa panas tubuhku, kemudian mewawancaraiku tentang apa yang dirasa sampai dengan burung perkutut dan elang peliharaanku, maklum di Tangerang sedang mewabah flu burung. Teringat hari Mingguku saat aku membersihkan kandang dan taman di rumah, akhirnya tersusun narasi cerita, jangan-jangan flu yang aku derita adalah efek pekerjaan tiga hari silam. Ibu dokter yang sedang hamil ini, mendiagnostik bahwa aku terkena influenza, hanya saja belum bisa dipastikan apakah jenis flu burung, influenza biasa ataupun demam berdarah, karena symphtom/gejalanya sama. Hanya saja setelah memberikan resep obat, dia menyarankan untuk berisitirahat satu minggu dan apa bila dua hari panasnya belum turun maka darahnya perlu juga diperiksa. Pulang ke rumah menyempatkan dulu beli buah-buahan pisang, anggur, jeruk dan apel. Pengobatan ala diri sendiri juga mudah-mudahan membantu, pisang yang mengandung karbohidrat dan potasium dalam jumlah cukup (air 75%), protein (1,3%) dan lemak (0,6%), serta potasium (24%), memfasilitasi pembuangan ampas di dalam tubuh, menurunkan tekanan darah dan meningkatkan vitalitas otot. (Al Waaqiah (56) : 28-33). Anggur, bergizi tinggi, kaya vitamin dan bahan-bahan metalik, isinya 20-25% gula yang dengan cepat mengalir ke dalam darah, menghilangkan rasa penat dan menggempur anemia, anggur juga menggempur bronchitis dan batuk. (Al Muminun [23] : 19). Jeruk, kaya vitamin C bereaksi bersama sodium, menunjang kepekaan saraf, dan juga Apel merupakan obat tradisional untuk pemulihan batuk. Dalam kondisi sakit, membawa obat buah dan obat apotik, lumayan membuat optimisme kesembuhan timbul, teringat pesan sang dokter, pasien flu burung katanya gejalanya sama dengan influenza biasa, hanya saja kondisi pasien flu burung akan memburuk setelah tiga sampai empat hari "Ini yang biasanya membuat pasien flu burung menjadi kritis karena datang pada saat yang sudah terlambat", pada kondisi ini, pengobatan dengan dengan obat flu menjadi tidak efektif lagi, pengobatan flu hanya akan bekeerja dengan baik pada saat 48 jam pertama setelah virus masuk ke dalam tubuh manusia. Teringat saran dan nasehatnya agar tidak terkena flu burung, untuk selalu cuci tangan, menyemprotkan anti hama pada kandang burung, melindungi balita atau lansia dari kontak langsung dengan unggas, terutama seseorang yang kelihatannya tidak sehat, mengamankan bahan makanan dengan memasaknya lebih dulu, karena virus akan mati pada suhu 80 derajat celcius selama satu menit, atau 64 derajat celcius selama 4,5 menit dan melaporkan kepada aparat berwenang jika ada unggas sakit. Sampai sudah akhirnya, aku ke rumah, terjadi adu argumentasi dalam fikiranku, sakit flu memang sakit biasa, memang betul demikian adanya, tetapi dihubungkan dengan situasi jaman sekarang kita harus betul-betul waspada, karena salah-salah bisa jadi demam berdarah atau flu burung. Dengan rasa sakit ini, aku menjadi tahu tahu dan sadar akan pentingnya keadaan sehat sehingga mau mensyukuri nikmat sehat karunia Tuhan YME, yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sakit merupakan keadaan yang senantiasa dialami oleh setiap manusia, keadaan ini merupakan sunatullah yang mengikuti hukum sebab akibat. Dengan rasa sakit ini kita diuji olehNya. Sakit bisa juga dianggap sebeagai penebus dosa. Bisa juga sakit ini sebagai peringatan dari Nya, karena ulahku telah menyimpang dari petunjuk agama dan telah melakukan berbagai perbuatan yang tercela dan melampaui batas, sesungguhnya dengan rasa sakit itu aku diingatkan untuk kembali ke jalan yang lurus. Dalam skala yang lebih besar, rasa sakit bisa merupakan azab yang diderita umat karena masyarakatnya telah zalim, dimana nilai-nilai keagamaan telah luntur, dan tidak diterapkan sehingga timbul kesewenang-wenangan dalam tatanan hidup masyarakat. Aku tidak mampu lagi menerka mana jawaban ata pernyataan-pernyataan yang digulirkan di atas. Hanya Tuhanlah yang tahu segalanya.. lalu, bagaimana upaya penyembuhannya? Untuk lebih detail silakan klick "Sakit Itu Nikmat" <http://ferrydjajaprana.multiply.com/journal/item/52>http://ferrydjajaprana.multiply.com/journal/item/52 Sekarang aku sudah sembuh, dan telah berbagi rasa dengan anda melalui artikel ini. Salam, <http://ferrydjajaprana.multiply.com/>http://ferrydjajaprana.multiply.com [Non-text portions of this message have been removed] BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED] Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED] -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--==-=--==-=-=--=-=-=-=-=-= Bina Nusantara mempersembahkan 25 Tahun Bersama Binus untuk Indonesia 1981 - 2006 Venue: Plenary Hall, Jakarta Convention Center Date : 25 February 2006 -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--==-=--==-=-=--=-=-=-=-=-= Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/binusnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
