Belajar Bahasa Bonus Renang
Hari minggu saat yang tepat untuk bersilaturahmi. Kebetulan hari ini ada
waktu senggang, kami sekeluarga bermain ke rumah tanteku di daerah Cirendeu.
Sesampai di pagar rumahnya, ku lihat anak-anak kecil berkerumun di
hadapannya. Ternyata beliau sedang memberikan pendidikan bahasa Inggris
kepada anak-anak tetangganya. Ibu-ibu mereka menitipkan anak-anak tersebut
agar bisa belajar bahasa Inggris. Tak lama kursuspun usai, anak-anak pergi
ke belakang rumah dan berenang.
"Tante, ngajar kurus sekarang?" tanyaku ingin tahu.
"Tidak, itu anak-anak tetangga yang mau belajar bahasa Inggris.." ucapnya.
"Hebat ya, masih kecil pada kursus bahasa Inggris... berapa biayanya
tante?" ucapku.
"Gratis..., malah sebelumnya ada beberapa orang dewasa yang belajar bahasa
Inggris wawancara pekerjaan, syukur mereka kini bisa diterima bekerja
sebagai pramuniaga. Kami hanya menolong agar mereka bisa pandai berbahasa
Inggris, karena hanya itu yang bisa saya bantu", jelasnya.
"Anak-anak itu senang sekali berenang ya, bagaimana apa pelajaran bahasa
Inggrisnya juga bisa diikuti?" ucapku sambil menghadap kolam renang.
" Renang itu hadiah bagi mereka yang bisa menjawab, soal-soal yang aku
buat" jelasnya.
Ternyata berenang itu sebagai pemacu anak-anak untuk menyenangi belajar
bahasa Inggris yang diberikan tanteku dengan gratis, kebetulan tanteku
memiliki kolam renang di belakang rumahnya.
Dari cerita nyata diatas kita bisa melihat kehidupan tolong menolong dalam
dunia pendidikan sangat menarik. Yang pandai mengajari yang kurang mampu
berbahasa, niat memberikan ilmu itu tidak hanya pada pelajaran agama saja,
semua ilmu asal baik niatnya tentu akan mendapat balasan yang setimpal dari
Tuhan, Dzat Yang Maha Mengetahui atas segala ilmu. Semua ilmu bermuara dari
Nya, kemudian ditangan manusia ilmu menjadi baik dan menjadi sesat. Kadar
kesesatannya itu tergantung dari niat individu. Dalam kitab suci yang kita
pelajari, kita ditantang untuk mempelajari alam beserta isinya, baik
mikrokosmos maupun makrokosmos. Terkadang orang-orang dengan dalih agama,
hanya mengandalkan bahwa hanya ilmu agama saja yang bisa diterima oleh
Tuhannya, lalu bagaimana dengan ayat-ayat Tuhan yang menantang agar umatnya
mengeksplorasi dunia dengan baik, apa hanya sekedar perhiasan?
Idealnya ketika pertama manusia diberi "roh" pada saat pertama kali dalam
hidupnya dia diberikan akal untuk menimbang baik dan buruk. Di dalam
hidupnya manusia dinilai atau melakukan sesuatu karena 'nilai' tertentu,
nilai ini tergantung kepada tingkat pengertian terhadap nilai moralitas,
maksudnya adalah manusia memahami baik dan buruk dan selanjutnya
mengamalkannya.
Kesadaran murni berlangsung sejak awal roh ditiupkan, menyebabkan Tuhan
dalam firmannya menghendaki manusia dalam posisi 'kembali kepada kesejatian
diri'. Kesejatian inilah yang bisa dipertanggungjawabkan kebenaran
sikapnya, karena perilaku yang keluar bersandar pada kejernihan fitrah.
Fitrah itu yang sejalan dengan KehendakNya.
Pada dasarnya fitrah manusia itu suci, akan tetapi proses penerimaan ilham
tersebut, terkadang menjadi tidak murni disebabkan kekotoran jiwa yang
diliput nafsu syahwat. Betapa bahayanya bila ilham-ilham itu diterima oleh
jiwa yang kotor, sebab pengetahuan yang diberikan dipergunakan untuk
hal-hal yang negatif. Tetapi sebaliknya, alangkah indahnya apa bila
ilham-ilham tersebut diterima oleh jiwa yang tenang dan bersih yang akan
menimbulkan kemaslahatan bagi dirinya maupun alam semesta.
Sudah saatnya kita menyatukan ilmu-ilmu yang hak, untuk kepentingan,
kedamaian dan kesejahteraan umat manusia. Tidak lagi dikotak-kotakkan ilmu
dunia dan ilmu akhirat, karena mereka saling memerlukan dan berhubungan
antara satu dengan lainnya. Jadikan ilmu duniamu untuk akhiratmu, karena
nilai seseorang adalah bergunanya ilmu yang bisa berguna bagi sesama.
-o0o-
Kamipun pamit, bersamaan dengan anak-anak itu pulang ke rumah masing-masing
dengan hati yang riang.
Salam,
<http://ferrydjajaprana.multiply.com/>http://ferrydjajaprana.multiply.com
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/wf.olB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan
Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar
Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--==-=--==-=-=--=-=-=-=-=-=
Bina Nusantara mempersembahkan
25 Tahun Bersama Binus untuk Indonesia
1981 - 2006
Venue: Plenary Hall, Jakarta Convention Center
Date : 25 February 2006
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--==-=--==-=-=--=-=-=-=-=-=
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/binusnet/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/