Kisah Tentang Gajah dan Uang

Liburan akhir pekan keluargaku kali ini ingin menikmati suasana pegunungan, 
maklum suasana pantai sekarang kurang nyaman, karena banyak info tentang 
patahan-patahan bumi berada di dasar laut, diantaranya lautan kidul maupun 
daerah sekitar Selat Sunda.

Di Cisarua aku membelokkan kendaraan tuaku ke kanan, karena kalau arahnya 
lurus menuju Bandung. Sepanjang jalan raya Taman Safari, aku dapati 
anak-anak menjual aneka sayur dengan antusias, terutama yang menjual wortel.

Kendaraanku melaju, akhirnya sampai di pintu gerbang taman Safari. Membayar 
tiket untuk ku dan keluarga, dan langsung memasuki taman.

Kedatanganku pertama di sambut beraneka satwa herbivora, yang masih jinak, 
seperti Banteng, Burung Kasuari, Anoa, dan kijang. Di kawasan Asia aku 
bertemu dengan binatang Gajah, ada beberapa gajah yang dituntun pelatihnya 
mendekati kendaraanku sayangnya aku tidak membawa makanan dan aku jawan 
dengan lambaian tangan, maklum aku tidak tahu kalau nantinya banyak 
binatang yang mengharapkan makanan dari pengunjung. Menyesal aku karena 
tidak beli wortel pada saat anak-anak kecil tadi menjajakan dagangannya, 
aku mengira kalau mereka menjajakan sayur mayur itu untuk oleh-oleh pulang 
dari taman Safari. Di kawasan Afrika, aku menemukan Kuda Nil yang tengah 
berendam dan bermain. Lalu singa yang asyik tidur, dan beberapa harimau 
yang sedang santai, maklum mereka termasuk binatang yang mencari mangsanya 
malam hari.

Setelah berputar akhirnya kembali lagi melalui jalur yang lain, di kawasan 
Asia aku bertemu lagi dengan gajah dan pawangnya. Di depan kendaraanku 
berhenti mobil bus, seekor gajah menghampiri pengemudinya dan mendapat 
hadiah sebuah wortel. Sambil berjalan pelan kini gajah tersebut menghampiri 
mobilku, gajah tersebut lalu menjulurkan belalainya di kaca mobilku, karena 
tidak ada makanan yang ada dalam mobilku, maka timbul pikiran iseng dan 
jahilku, aku berikan uang ribuan dan rupanya dia tidak menolak, diterimanya 
uang tersebut dan langsung saja diberikan kepada pawangnya yang duduk di 
atas punggungnya. Sang pawang mengucapkan terima kasih kepadaku dengan 
antusias, yang aku jawab dengan senyuman dan lambaian tangan, semua diluar 
skenario apa yang aku fikirkan. Duh, aku merasakan suatu simbiosis 
mutualisme yang damai.

Hari ini, aku dapat pelajaran kearifan alam. Sang gajah mengajariku, 
bagaimana hidup mesti berbagi. Ada satu bagian untuknya berupa buah-buahan, 
dan bagian lainnya untuk mahluk yang lain. Hidup di bumi Tuhan semestinya 
disana ada kesetimbangan yang harus di jalani, itulah fitrah hidup yang 
sesungguhnya.

Ternyata di Taman Safari, selain aku menemukan binatang buas yang memakan 
binatang lain, juga aku menemukan kedamaian di sana.

Salam,
<http://ferrydjajaprana.multiply.com/>http://ferrydjajaprana.multiply.com im 

[Non-text portions of this message have been removed]








BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan
Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar


Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED]

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--==-=--==-=-=--=-=-=-=-=-=
Bina Nusantara mempersembahkan
25 Tahun Bersama Binus untuk Indonesia
1981 - 2006

Venue: Plenary Hall, Jakarta Convention Center
Date : 25 February 2006
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--==-=--==-=-=--=-=-=-=-=-=
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke