nah untung masih ada di sent item biarpun tahun nya
january 2005. :D

cuma gambar nya ngak keambil dan tabel nya jadi agak
berantakan kalau di text mode,   soalnya binusnet kan
ngak bisa attachment. :D



Mengenal Tsunami

Pada pagi hari tanggal 26 Desember 2004 sekitar jam 8
pagi,  di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam,    terjadi
pergerakan lempengan benua Asia dengan lempeng
Indo-Australia,  sehingga terjadilah gempa tektonik
yang tercatat sebesar 8.9  sampai 9.0  skala Richter
di berbagai alat pencatat gempa dari berbagai negara. 
Akibat gempa tersebut membuat kaget masyarakat Aceh. 
Tapi kerusakan yang terbesar ternyata bukan
diakibatkan oleh gempa itu sendiri, tetapi bencana
susulan yang terjadi akibat dipicu oleh gempa, yaitu
gelombang pasang raksasa yang menyapu kota kota pantai
sampai berpuluh kilometer ke daratan.  Gelombang itu
di dunia ilmiah lebih dikenal dengan nama Tsunami.    
  Tsunami menyapu kawasan pesisir Aceh yang berjarak
sekitar 250 km dari episentrum dalam waktu sekitar 10
menit.  
 
Peta jalur gempa dan gunung berapi aktif di sekitar
Indonesia.
( gambar diambil dari 
http://www.crystalinks.com/rof.html)
Penyebab Timbulnya Tsunami
Apa yang menyebabkan timbulnya Tsunami ?    Secara
ilmiah Tsunami terjadi akibat adanya disturbansi di
dasar laut.    Disturbansi dasar laut ini dapat dipicu
oleh beberapa hal, yaitu letusan gunung berapi,  gempa
bumi diantara dua lempengan,  ataupun runtuhan dari
lereng ke dasar laut.     
Saat terjadinya gempa, terjadi gerakan vertikal dari
dasar bumi.  Gerakan naik dan turunnya permukaan bumi
yang terjadi di dasar laut, mendorong seluruh air laut
yang berada di atas nya menjadi gelombang naik dan
turun.   Energi potensial yang terjadi di dasar laut
itu kemudian terdorong ke permukaan laut, dan berubah
menjadi gelombang Tsunami  (energi kinetik).   Bila
pusat gempa terjadi di laut dalam, maka gelombang
Tsunami yang dihasilkan akan lebih besar dibandingkan
bila pusat gempa terjadi di laut dangkal. 




Gempa dasar laut penyebab gelombang Tsunami

        Saat terjadi Tsunami di lautan lepas, gerakannya
hampir sama seperti gelombang lautan biasa yang
tertiup angin.  Hanya satu hal yang dapat membedakan
antara gelombang biasa dan tsunami.   Kecepatan
gelombang laut biasanya hanya beberapa mil per jam,
sedangkan Tsunami di lautan lepas dapat mencapai
kecepatan hingga 700 km / jam.  Lebih cepat daripada
kecepatan suara.   
Pergerakan Tsunami
        Pergerakan Tsunami bukan sekadar gerakan air, tetapi
dipengaruhi pula oleh pergerakan gempa di dasar bumi,
yang bergerak sangat cepet dengan jarak antar
gelombang yang cukup jauh.    Air laut hanya mengikuti
pola gelombang gempa yang terjadi yaitu gerakan naik
dan turun,  maju dan mundur, yaitu gerakan mendorong
dan kembali ke posisi semula. 
        Saat di lautan lepas, sangat sulit membedakan antara
gelombang Tsunami atau gelombang biasa, karena
gelombangnya sangat panjang bisa mencapai 100 km,
dengan ketinggian hanya 1 meter.   Sehingga kapal yang
melintas di atas gelombang Tsunami tidak
mengetahuinya.   Sebagai contoh  Tsunami yang
dihasilkan oleh letusan Krakatau,  tidak terdeteksi
walaupun terjadi melewati jalur perdagangan laut yang
paling ramai di beberapa tempat.   Hanya saat bertemu
laut dangkal ataupun pulau dan tepi benua, kekuatan
merusak  Tsunami akan dilepaskan.   
        Hal ini disebabkan saat mendekati daratan atau laut
dangkal,  permukaan dangkal dasar laut mulai mendorong
ke atas,  dan panjang gelombang menjadi lebih pendek. 
Karena pendek, maka gelombang balik akan bercampur
dengan gelombang datang, dan akan menjadi semacam 
dinding  gelombang raksasa yang menghantam pantai
dengan efek yang merusak.  

Beberapa hal menarik
        Tsunami sangat sulit diprediksi,  tetapi ada beberapa
hal yang unik dan menarik dari tanda tanda Tsunami
ini.   Saat terjadi gempa bawah laut, ada beberapa
saksi yang melaporkan mendengar suara ledakan seperti
tembakan.   Suara bom sonic ini dihasilkan oleh
gelombang gempa yang bertemu dengan permukaan air.   
Gelombang sonic ini dapat mencapai kecepatan 20,000 km
/ jam.    
        Selain suara ledakan sonic, pada beberapa kejadian
tsunami di malam hari,  terlihat gelombang air yang
bercahaya.   Hal ini disebabkan kehadiran algae yang
dapat memantulkan sinar yang terangkat ke permukaan
akibat gelombang gempa di dasar laut.   Seperti
diketahui bahwa banyak organisme bawah laut yang dapat
memancarkan sinar apabila terganggu.  Efek dari jutaan
 sinar mikroskopis ini terlihat bagai gelombang yang
bersinar di malam hari. 

Kejadian Tsunami yang tergolong besar :
Tanggal Lokasi Bencana  Korban
7 Juni 1692     Port Royal, Jamaica     2,000
1 November 1755 Lisbon  60,000
8 Agustus 1868  Kota Arica, Peru        15,000
27 Agustus 1883 Krakatau, korban di East Indies 36,000
15 Juni 1896    Yoshihimama(Jepang), gelombang setinggi
30 meter        27,122
28 Desember 1908        Sicily, kota Messina, dan pesisir
Italy   58,000
3 Maret 1933    Sanriku district, Honsu (Jepang)        3,000
1 April 1946    Alaska dan Hawaii       159
22 May 1960     Chile dan Hawaii        1,500
27 Maret 1964   Selatan Alaska  115
23 Agustus 1976 South West Philipines, kota Alicia,
Pagadian, Cotabato, Davao       8,000
12 Desember 1992        Pulau Flores,  Indonesia        1,000
26 Desember 2004        Gempa di Aceh, memicu tsunami di Asia
Tenggara, Asia Selatan, dan Afrika      ???
                (sementara diperkirakan bisa mencapai 40,000)



Sistem Peringatan Dini Tsunami

        Sampai sejauh ini, negara yang memiliki sistem
peringatan dini akan bahaya Tsunami masih sangat
sedikit, salah satu diantaranya adalah Jepang dan
Amerika Serikat.    Amerika memiliki Tsunami Warning
System (TWS) yang bermarkas di Hawaii’s Honolulu
Observatory.   Yang memiliki akses langsung ke TWS di
Alaska, Sitka, dan Arizona.   Sementara Jepang
menginstal 150 lebih  seismometer di seluruh Jepang,
yang terhubung langsung ke Tokyo, dan dapat di siarkan
sewaktu waktu melalui televise nasional.   Apabila
seismograf mendeteksi gempa lebih dari 7 SR di dasar
laut, maka sistem Tsunami akan aktif.   Hal ini
terbukti tahun 1994,  gempa 7,9 SR di timur Hokkaido
dengan episentrum 950 km dari Tokyo.  Peringatan
langsung diberitakan melalui Televisi dalam waktu 4
menit setelah gempa terjadi.   Saat Tsunami menghantam
pantai 30 menit kemudian, hanya 200 orang terluka. 
        Mengingat Indonesia dikelilingi oleh gunung berapi
aktif, dan juga terletak dekat lempeng patahan
Indo-Australia,  sangat mungkin sekali bencana gempa
bumi dan akibat susulannya berupa Tsunami akan kembali
berulang di waktu mendatang.   Karena itu alangkah
sangat baik, apabila pemerintahan di kawasan Samudera
Hindia, bersatu membangun Tsunami Warning System,
seperti yang dimiliki Jepang dan Amerika, sehingga
kejadian gempa di suatu kawasan yang memicu Tsunami,
dapat segera diberitakan ke negara negara tetangga
yang diperkirakan terkena jalur Tsunami, sehingga
jumlah korban dapat ditekan sekecil mungkin. 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Something is new at Yahoo! Groups.  Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/wf.olB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 


BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan
Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar

Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED]

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke