Hi Bung Verri, Tulisan yg menarik, tetapi sepertinya ditulis oleh orang yang TIDAK BERPENDIDIKAN. Saling menghargai dan menghormati adalah kunci hidup damai bung!!!!
verri DJ wrote: > > CSFTS : Filsafat Babi VS Filsafat Ayam > > Pernah ada seorang sufi bertandang ke negara Paman Sam. Disana dia > ditanya > perihal kenapa babi diharamkan oleh Tuhannya umat Islam padahal daging > babi > itu enak sekali rasanya. Kenapa yang enak-enak itu yang dilarang? > > Menjawab pertanyaan pelik itu sang sufi sulit sekali untuk menjawabnya > karena yang bertanya adalah seorang akademisi yang maunya dijawab secara > ilmiah dan logis. > > Sesuatu yang dilarang oleh agama tentu kewajiban bagi penganutnya untuk > mematuhinya, karena itu adalah kebenaran normatif, yang mau ataupun tidak > mau penganutnya harus tunduk dan patuh. > > Karena mendapat desakan pertanyaan tersebut secara terus menerus akhirnya > sang sufi menjawab "Bila anda memang memerlukan jawabannya, kalau tidak > berkeberatan tolong siapkan babi jantan dan betina beberapa pasang dan > ayam > beberapa pasang.... dan bawa binatang-binatang tersebut kemari..." ujar > sang sufi. > > Akhirnya dibawakanlah apa yang diinginkan sang sufi. Satu persatu babi > dan > ayam itu dilepaskan, ada babi betina yang dikerubuti babi jantan untuk > dikawin bergiliran, sementara itu ayam berbeda dengan babi setelah salah > seekor ayam jantan (jago) mengawini, datang jago yang lain, sayangnya > jago > pertama tidak mau menerimanya akhirnya keduanya bertarung sampai salah > satu diantaranya jatuh tersungkur dan berteriak 'keooook.." yang artinya > ampun atau ayang yang kalah menerima kekalahannya. Yang kalah langsung > ngibrit melarikan diri. > > Demikianlah dalam dunia flora fauna, ayampun memiliki kehormatan versi > ayam > sehingga berani mempertaruhkan nyawa demi kekasih yang dicintanya (ayam > betina) pasangannya, sementara babi tanpa ada belas kasihan sang jantan > pertama membantu pejantan kedua untuk bersama-sama melampiaskan nafsu > kebinatangannya terhadap babi betina. Budaya babi tak memiliki kehormatan > versi babi. > > Semestinya kita belajar pada filsafat ayam untuk mempertahankan cinta > kasih > kita kepada istri atau pasangan tercinta, bukan berguru pada babi. > > -o0o- > > Makanan biasanya menyifati siapa saja yang memakannya. Orang yang > vegetarian tentu berbeda tabiatnya dengan orang pemakan segalanya. > Demikian > juga tentu ada pengaruhnya bagi yang memakan daging babi terhadap > perkembangan jiwanya. > > Di dalam agama Islam babi dilarang untuk dimakan, tidak ada alasan untuk > diperdebatkan karena itu adalah perintah Tuhan. Kalaupun sebagian ahli > gizi > menemukan cacing pita yang terkandung didalamnya ini adalah suatu > kebetulan. Kesenangan manusia beragam, tentu tak elok memaksakan kehendak > terhadap yang bukan penganut agama Islam untuk melarangnya memakan babi > karena ini menyangkut masalah selera, dan selera itu tidak bisa > diperdebatkan, daging babi adalah nikmat bagi yang menyukainya, hanya > saja > bagi penganut yang mempercayai bahwa babi itu haram atau dilarang untuk > dimakan tetapi mencobanya, maka yang dirasakan bukannya nikmat tetapi > justru sebaliknya merasa berdosa dan membuat jiwanya sengsara serta > merana. > > Salam, > <http://ferrydjajaprana.multiply.com/ > <http://ferrydjajaprana.multiply.com/>>http://ferrydjajaprana.multiply.com > <http://ferrydjajaprana.multiply.com> > > [Non-text portions of this message have been removed] > > BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED] Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/binusnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
