sekedar me rewind ingatan sadja , Nice articel loh
flash back euy

Salam
F Alexander FW


Bulan-bulan berbahaya bagi pengguna komputer

Artikel Kompas Senin, 29 Agustus 2005

http://kompas.com/kompas-cetak/0508/29/tekno/2005723.htm



     Selain memperingati kemerdekaan Indonesia, bulan Agustus ternyata 
menjadi bulan favorit bagi pembuat virus. Data Vaksincom menunjukkan bahwa 
bulan Agustus sampai dengan Oktober merupakan waktu favorit pembuat virus 
menyebarkan “ciptaannya”.

Diawali pada tahun 2001 yang selain ditandai dengan kejadian September 11 
juga dipelopori oleh duet CodeRed dan Nimda yang melumpuhkan traffic 
internet di seluruh dunia diikuti dengan virus Linux, Slapper yang pada 
tanggal 16 September 2002 (24 jam setelah dilepaskan) berhasil menginfeksi 
12.000 komputer yang menjalankan server Linux Apache Web Server diikuti oleh 
duet Blaster yang muncul 12 Agustus 2003 dan mengakibatkan semua komputer 
menjadi restart berulang-ulang karena mengeksploitasi celah keamanan RPC 
Dcom dibantu Sobig.F (email) yang muncul perdana pada tanggal 19 Agustus 
2003 dan melumpuhkan mailserver korporat karena "tidak tahan" atas banjir 
email spamming yang diakibatkan olehnya. Tahun lalu, giliran Bagle.AI dan 
MyDoom.S yang beraksi pada bulan Agustus "merayakan" tertangkapnya pembuat 
Netsky, Sven Jaschan (16 tahun) yang ironisnya menang dalam pertempuran War 
of Virus 2004 melawan Bagle. Sampai hari ini Netsky masih menempati 
peringkat pertama virus email yang paling banyak menyebar di jagad internet.

Sejak September 2004 tercatat terjadi penurunan yang cukup signifikan atas 
penyebaran virus dan setelah diamati ternyata hal ini sangat erat kaitannya 
dengan aktivitas peluncuran Service Pack 2 (SP2) Windows XP yang de facto 
merupakan OS yang paling populer. Mengapa peluncuran SP2 Windows XP 
mengakibatkan penurunan signifikan atas penyebaran virus ? Pertanyaan yang 
menarik dan cukup sulit dijawab, namun disinyalir karena pada saat itulah 
Microsoft mengawali perubahan yang mendasar dengan lebih mementingkan aspek 
sekuriti daripada friendly user yang sebelumnya menjadi ciri utama dan salah 
satu faktor utama keberhasilannya menguasai pasar. Menilik perkembangan 
industri IT, jika dari awal Microsoft lebih mengutamakan sekuriti daripada 
friendly user, peta penguasaan pasar OS hari ini mungkin tidak seperti 
sekarang. Bukti penekanan lebih tinggi pada aspek sekuriti ini dapat anda 
rasakan pada saat instalasi SP2 Windows XP dimana jika sebelumnya banyak 
port utama secara default dibuka oleh Microsoft, mendadak semuanya ditutup 
secara default dan diblok oleh firewall Windows XP demi mencegah serangan 
malware (program berbahaya). Namun karena komputer bukan manusia (tidak bisa 
korupsi / diskriminasi) dan tidak pandang bulu dalam menjalankan pemblokiran 
pada semua port maka banyak juga program "baik-baik" yang memanfaatkan port 
tersebut turut menjadi korban dan tidak dapat berjalan dengan baik seperti 
Symantec Antivirus, Autocad, Microsoft SQL 2000 dan Computer Associate 
Etrust dimana harus dilakukan pembukaan port secara manual. SP2 juga 
mengakibatkan pergeseran pada "peta" malware dimana persentase Spyware 
secara pelan tapi pasti menggeser virus sebagai malware yang paling banyak 
menginfeksi komputer di seluruh dunia dimana diperkirakan lebih dari 90 % 
komputer yang terkoneksi ke internet hari ini dapat dipastikan mengandung 
Spyware. Hal ini dapat terjadi karena Spyware memanfaatkan Freeware (program 
gratis) populer seperti Kazaa (Peer to Peer), Webshot (screen saver) dan 
Godzilla (Download Accelerator) untuk menyebarkan dirinya sehingga tidak 
dapat diblok oleh firewall / antivirus karena pengguna komputer secara sadar 
mendownload dan menginstal Freeware. Hal ini secara tidak langsung 
mengakibatkan penurunan pangsa pasar Internet Explorer karena Spyware 
terutama mengincar pengguna browser paling populer Internet Explorer dan 
menjadi rejeki nomplok bagi browser alternatif seperti Firefox dan Mozilla 
yang masih jarang diserang Spyware, tetapi hukum ekonomi akan berlaku dimana 
pada suatu saat browser alternatif ini mencapai jumlah yang signifikan untuk 
menarik pembuat Spyware maka para pengguna browser alternatif harus bersiap 
menghadapi serangan Spyware juga.



Setelah membaca uraian di atas, apakah kita dapat mengambil kesimpulan bahwa 
senja telah tiba bagi pembuat virus ? Mungkin anda akan terkejut melihat 
perkembangan yang terjadi pada dunia underground (bawah tanah) pembuat virus 
beberapa minggu terakhir. Baru saja Microsoft menerbitkan peringatan atas 
beberapa celah keamanan terakhir pada tanggal 10 Agustus 2005, pada tanggal 
12 Agustus 2005 sudah beredar exploit code (kode program untuk 
mengeksploitasi) dua celah keamanan yang berbahaya dan sangat berguna dalam 
mempercepat pembuatan virus yang mengeksploitasi celah keamanan tersebut dan 
hal ini sudah terjadi dengan adanya botwar (perang Bot) dimana sekali lagi 
pembuat bot (virus IRC) menjadi “Gajah” saling berperang dan yang menjadi 
“pelanduknya” adalah kita, para pengguna internet. Memang trend terakhir 
menunjukkan makin sempitnya rentang waktu antara pengumuman munculnya celah 
keamanan dengan munculnya virus yang mengeksploitasi celah keamanan 
tersebut. Jika Blaster pada September 2003 membutuhkan waktu 27 hari untuk 
mengeksploitasi celah keamanan RPC Dcom dan Sasser pada April 2004 hanya 
membutuhkan 17 hari untuk mengeksploitasi celah keamanan LSASS maka kami 
tidak akan heran jika rentang waktu tersebut makin sempit.



Sejarah selalu terulang dan jika ancaman virus ini menjadi kenyataan dalam 
waktu dekat, hal terbaik yang dapat anda lakukan bukan lagi menginstal 
antivirus dengan update terakhir, karena sama seperti kasus Blaster dan 
Sasser komputer yang terinstal antivirus yang dapat mendeteksi kedua virus 
ini sekalipun tetap akan terinfeksi dan cara yang paling efektif menghindari 
infeksi adalah melakukan patching atas celah keamanan RPC Dcom dan LSASS. 
Karena itu, pastikan bahwa OS komputer anda selalu terupdate secara otomatis 
dan jika anda administrator jaringan, pertimbangkan untuk menggunakan update 
terpusat untuk mempercepat update dan menghemat bandwidth atau jika biaya 
tidak menjadi masalah bagi anda, banyak solusi sekuriti dari pihak ketiga 
yang dapat melindungi jaringan anda dari ancaman celah keamanan sekalipun 
anda tidak pernah melakukan update.



Alfons Tanujaya [EMAIL PROTECTED]
Alumni Univ. Trisakti juga loh


Antivirus Specialist Vaksincom



PT. Vaksincom

Tanah Abang III / 19E

Jakarta 10160





BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan
Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar

Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED]

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke