fyi. hope this useful. tq. sur
-----forwarded message----
Penipuan Modus Baru Melalui Sabun Lifebuoy
Saya ingin menyampaikan pengalaman yang baru saya alami pagi ini,
Jum'at 10 November 2006. Pagi tadi, adik saya mandi dengan sabun Merk
Lifeboy. Saat mandi ia menemukan di dalam sabun tersebut sepotong
kertas yang dibungkus plastik.
Kertas tersebut bertuliskan, "Selamat Anda pemenang hadiah ke I
sebuah Mobil Honda Jazz" Untuk konfirmasi silakan hubungi hotline
PT.Unilever 68553411 atau hubungi Bp.Beny Wijaya Promotion Manager
Unilever 085885842552. No undiannya adalah 073990. Undian ini berlaku
hingga september 2006.
Setelah membaca kertas tersebut, selesai mandi adik saya langsung
menghubungi Hotline yang disebutkan dan benar saja ketika ditanyakan
perihal undian tersebut si penerima telp langsung mengatakan kalau
adik saya adalah pemenang Honda Jazz namun untuk detailnya disuruh
menghubungi Bp.Beny Wijaya.
Saat menghubungi Bp Beny Wijaya dia diberitahu kalau masa berlaku
undian ini sudah habis sehingga mobil Honda Jazz yang sedianya
sebagai hadiah saat ini sudah diserahkan ke balai Lelang Balindo yang
ada di Cibitung Bekasi dengan alamat Jl.Mohamad Luthfi Kav.52 No.28
Cibitung Bekasi untuk dilelang hari ini.
Namun, karena lelangnya baru akan berlangsung pk 11.00 wib --saat itu
kira kira pk 10.00 wib-- maka Bp Beny Wijaya mengatakan kepada adik
saya bahwa masih ada kesempatan untuk mendapatkan hadiah tersebut
yaitu dengan membatalkan lelang.
Untuk itu, adik saya disuruh menghubungi balai lelang tersebut untuk
berbicara dengan Bp.Ricky Fandi di no telp 081584290098. saat
dihubungi Bp. Ricky Fandi membenarkan bahwa lelang masih bisa
dibatalkan namun adik saya harus membayar biaya pembatalan lelang
yaitu sebesar Rp 3.500.000 ke rekening Bp. Eko Sarwono 0097812986
di Bank BNI sebelum pk 11.00 wib.
Dia juga memerintahkan, setelah ditransfer slipnya agar langsung di
Fax ke : 021 8604846. Setelah fax diterima baru pembatalan dapat
dilaksanakan.
Merasa yakin akan undian ini adik saya menelpon saya dikantor dan
minta saya langsung transfer uang tersebut sebelum pk 11.00 wib.
Karena saya merasa kurang yakin maka saya tanya 108 no hotline dari
PT.Unilever yaitu 5262112 (beda dengan hotline pada Undian). Saat
saya hubungi, benar no dari 108 ini adalah PT. Unilever. Oleh
operator saya disuruh langsung menghungi telp Suara Konsumen Unilever
di 5299 5299.
Saat konfirmasi kepada operator penerima telp tentang undian tadi,
operator langsung menjawab bahwa itu adalah penipuan. Menurutnya,
penipuan semacam ini sedang marak di Sumatera dan Jawa.
Saat saya tanya bagaimana mungkin kertas pemenang undian itu ada
didalam sabun, ia menjelaskan para penipu ini membeli sabun lifebuoy
dari supermarket-supermarkat kemudian dengan cara mereka sendiri
memasukkan kertas bertuliskan pemenang undian tersebut kedalam Sabun
Mandi (bukan dalam kemasan) setelah itu mereka kembalikan lagi ke
suprmarket tersebut.
Saat konsumen membeli bisa saja mereka mengambil sabun yang sudah
direkayasa tersebut. selanjutnya seperti yang adik saya alami. Semoga
cerita ini dapat membantu konsumen lainnya agar hati-hati dengan
modus penipuan ini.