Saran saya sih kalo dana tidak menjadi masalah sebaiknya dibawa ke singapur. Karena sudah sering kejadian di teman atau keluarga saya yang pada akhirnya sudah habis uang ratusan juta di rumah sakit di jakarta tetap akhirnya tidak ada kemajuan dan akhirnya di bawa ke singapur juga. Yang pada akhirnya kalo ditotal akan menghabiskan biaya yang jauh lebih besar dibandingkan dengan langsung dari awal ke singapur. Saya denger cerita dari temen yang tinggal di Medan, katanya sekarang ini rumah sakit di malaysia sudah sangat maju, bahkan jauh lebih baik daripada di indo dan tidak kalah dengan singapur dengan biaya yang jauh lebih murah. Kebetulan dia pernah berobat sakit mata ke malaysia. Mungkin bisa juga jadi bahan pertimbangan untuk dibawa kesana. Rumah sakit di Jakarta setahu saya bisanya cuma ngeruk duit dari pasien aja tetapi tidak tahu/tidak peduli dengan kondisi pasien sama sekali.
Contoh baru-baru ini paman saya sakit perutnya besar sekali karena terisi dengan air dan dibawa ke jakarta ke rumah sakit pluit. Sesampai di rumah sakit langsung di foto karena pengen tau apakah ada kanker atau tidak. Yang anehnya di foto dengan keadaan perut yang besar penuh dengan air logika kita juga seharusnya airnya itu disedot habis dulu baru di foto supaya terlihat jelas. Tetapi kenyataannya langsung di foto dan hasilnya katanya bersih tidak ada kanker. Berhubung setelah beberapa hari dan tidak ada kemajuan akhirnya anaknya memutuskan untuk dibawa ke singapur. Dan pada saat mau dikeluarkan dari rumah sakit tidak dikasih ijin dari dokter jadi kita dari pihak keluarga sampai harus bertengkar dulu dengan pihak rumah sakit dan dokter. Jawaban dari dokter adalah kalau terjadi apa2 dengan pasien bukan merupakan tanggung jawab dia. Sewaktu ke singapur perutnya mulai membesar terisi air kembali. Sesampai di singapur anaknya menunjukkan foto2 hasil rongsen di rumah sakit pluit ke dokter sana, dan dokter di sana menyarankan untuk difoto ulang untuk dipastikan apakah memang benar tidak ada kanker. Tetapi sebelum difoto ulang mereka menyedot bersih seluruh air yang di perut. Kemudian difoto dan akhirnya ditemukan kanker di hati yang sebesar apel. Kanker sebesar apel tidak bisa ditemukan di rumah sakit pluit hanya dikarenakan cara fotonya yang salah. Coba bayangin aja orang mau keluar dari rumah sakit pluit tidak dikasih ijin jawabannya kalau terjadi apa-apa jangan minta tanggungjawab dokter ternyata setelah dicek ke singapur ada kanker dan dokter disini pun tidak mau bertanggungjawab apapun juga. Jadi saran saya kalau misalkan ada dana mendingan bawa langsung ke singapur atau malaysia. Daripada di rumah sakit di sini bisanya cuma matiin orang bukannya sembuhin. Kalau mau ke rumah sakit di jakarta harus dicari tahu mungkin ada temen/saudara yang tahu persis dokter mana yang bener2 bertanggungjawab terhadap pasiennya. Jangan cuma cari duit doang tapi nasib pasien sama sekali tidak peduli. ----- Original Message ----- From: hendra To: [email protected] Sent: Wednesday, November 29, 2006 6:01 PM Subject: [BinusNet] Tanya info R.Sakit/dokter bedah tumor di jkt Rekan-2, Sesuai dgn subject, mohon info-nya. Ayah saya terkena benjolan seperti tumor di sekitar bagian bawah leher dan sekarang berada di daerah. Rencananya mau dibawa ke jakarta. Hanya untuk masalah penyakit ini, saudara-2 saya kurang paham harus dibawa ke R.Sakit mana/dokter mana. Jadi saya coba tanya di milist ini. Sebelumnya saya sering baca kasus malpraktek atau kualitas pelayanan kurang bagus dari bbrp rumah sakit jkt di milist ini. Fyi, tempat tinggal saya di daerah mangga besar,jkt. Mohon dibantu. Regards, Hendra yahoo id : [EMAIL PROTECTED] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
