v\:* {behavior:url(#default#VML);}o\:* {behavior:url(#default#VML);}w\:* 
{behavior:url(#default#VML);}..shape 
{behavior:url(#default#VML);}st1\:*{behavior:url(#default#ieooui) }p.MsoNormal  
  {margin-left:7.5pt;}     
Sry, OOT.

Belum jelas apa ini benar ato tidak.Mungkin saja hoax 

 

---------------------------------


From: Stephanus[mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, November 30, 20068:14 AM
To: Anwar; sak ho; SuryantoBudiman; Ledy(G.Acct); Hendrik(G.Acct.); 
Ahong(G.Acct.); Irahwati; Decylenna;David Hasanudin; Kusnadi; Philia; 
Tina(G.Acct); airin; Chandra Djaja
Subject: Fw: Bupati Mau Bongkar Borobudur Untuk Bangun Mesjid Akbar !!!


 
       
 
  
    
 
  
    
-------Original  Message-------
  
    
 
  
      
From: Indra Hadhiyanto
  
    
Date: 11/29/06 19:55:34
  
    
To: [EMAIL PROTECTED]
  
    
Subject: Bupati Mau  Bongkar Borobudur Untuk Bangun Mesjid Akbar  !!!
  
  
    
 
  
    
 
  
    
Parah Banget  neh....
  
    
 
  
    
Guys, segitu  parahkah negeri ini???
  
    
 
  
    
  -----  Original Message -----
  
    
  From: <[EMAIL PROTECTED]>
  
    
  Sent:  Tuesday, November 28, 2006 1:19 PM
  
    
  Subject:  Fw: Bupati Mau Bongkar Borobudur Untuk  Bangun Mesjid Akbar!!!
  
    
 
  
    
 
  
    
 
  
    
  Hafsah  Salim <[EMAIL PROTECTED]>  wrote:
  
    
  Bupati Mau  Bongkar Borobudur Untuk Bangun Mesjid Akbar  !!!
  
    
 
  
    
  Bupati  Magelang Ir H Singgih Sanyoto telah mengajukan proposalnya
  
    
  kepada  Unesco untuk membatalkan atau menghapuskan pengakuan lembaga dunia
  
    
  ini yang  memasukan Borobudur kedalam satu dari 7  keajaiban dunia yang
  
    
  wajib  dilindungi. Akibat anggapan yang sesat ini, menurut Bupati,
  
    
  Indonesia tidak bisa membongkar candi Borobudur untuk membangun
  
    
  Shopping  Center yang lebih mengakomodasi kepentingan masyarakat.
  
    
 
  
    
  Bupati  Magelang ini yang juga merupakan bekas murid terbaik dari Haji
  
    
  Abu Bakar  Basyir, menjelaskan dengan secara terbuka, bahwa pada kenyataan
  
    
  penduduk  sekitar Borobudur semuanya adalah muslim  yang mengharamkan
  
    
  candi Borobudur. Demikian, sebagai umat Islam kami menolak  kehadiran pusat
  
    
   penyembahan berhala yang diharamkan dalam AlQuran dan Islam. Sebagai
  
    
  umat  Islam, kita tak bisa tawar menawar dalam memberi peluang penyebaran
  
    
  ajaran2  yang menyembah berhala ditanah air kita. Candi Borobudur
  
    
  merupakan  krikil yang menodai keyakinan umat Islam ditanah airnya sendiri.
  
    
  Candi  Borobudur se-mata2 hanyalah kebanggaan orang2 kafir yang sudah
  
    
  bukan lagi  pada tempatnya karena hal itu merupakan hinaan terhadap keimanan
  
    
  Islam di  tanahnya sendiri.
  
    
 
  
    
   Demikianlah Bupati Magelang telah mengajukan proposal untuk menarik
  
    
  keluar  anggapan Borobudur yang tidak ajaib ini  sebagai satu dari 7
  
    
keajaiban
  
    
  dunia yang  cendrung merupakan konspirasi orang2 kafir untuk merusak
  
    
  akidah  Islam itu sendiri. Karena akibat dimasukkannya Borobudur  sebagai
  
    
satu
  
    
  dari 7  keajaiban dunia, pemerintah RI diwajibkan untuk melindunginya
  
    
  dibawah  pengawasan Unesco bahkan biaya pemeliharaan Candi kafir ini
  
    
langsung
  
    
  ditangani  Unesco sehingga mengdholimi kedaulatan umat Islam di
  
    
  Indonesia.
  
    
 
  
    
  Menurut  Bupati, kita menuntut kepada Unesco untuk membangun Shopping
  
    
  Center  hanyalah sebagai strategi, karena setelah kedaulatan itu bisa
  
    
  kembali  ketangan umat, kita bisa mengganti project Shopping Center
  
    
  yang  biayanya dari Unesco itu untuk dialihkan menjadi projek pembangunan
  
    
  MESJID  AKBAR yang lebih mengakomodasi kebutuhan umat nantinya di akhirat.
  
    
 
  
    
   Demikianlah berita dari Surat Kabar Merdeka online dibawah ini.
  
    
 
  
    
  Ny. Muslim  binti Muskitawati.
  
    
 
  
    
  Borobudur Tak Lagi Masuk 7 Keajaiban Dunia?
  
    
  Borobudur, CyberNews. Bupati Magelang Ir H Singgih  Sanyoto menilai
  
    
  pendapat  Candi Borobudur tidak lagi masuk sebagai salah satu dari
  
    
  tujuh  keajaiban dunia sebagai catatan perbaikan ke depan.
  
    
 
  
    
   "Pendapat itu perlu diperhatikan untuk perbaikan seluruh sistem yang
  
    
  terkait Borobudur. Misalnya dari sudut kepurbakalaan,"  katanya, Rabu
  
    
  (22/11).
  
    
 
  
    
  Menurut  dia, sejak dulu ada versi yang memasukkan dan ada yang tidak
  
    
  memasukkan  Candi Borobudur sebagai salah satu dari tujuh keajaiban
  
    
  dunia.  "Yang menyatakan Candi Borobudur tidak masuk sebagai bangunan
  
    
  ajaib  dunia, bukan Unesco, tetapi sebuah yayasan," katanya.
  
    
 
  
    
  Meski  yayasan itu bekerja sama dengan Unesco, tetapi pendapat itu
  
    
  dinilainya  bukan pendapat Badan Pendidikan Dunia. Justru yang
  
    
  berwenang  di Unesco sebaiknya mengkaji pendapat yayasan tersebut.
  
    
   "Mengapa yayasan itu tidak memasukkan Candi Borobudur? Ada apa?
  
    
  Sebabnya  apa?" tanya dia.
  
    
 
  
    
  Ia menduga  penyebabnya ada perbedaan dalam menetapkan kriteria cagar
  
    
  budaya  dunia menjadi bangunan ajaib dunia. Meski begitu dia mengakui
  
    
  status  sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia itu sebagai yang
  
    
  penting  dan membanggakan.
  
    
 
  
    
  Menurut  dia, Kabupaten Magelang hanya ketempatan Candi Borobudur.
  
    
  Pemda tak  memiliki kewenangan memelihara secara langsung bangunan
  
    
   peninggalan sejarah itu.
  
    
 
  
    
  "Yang  bisa kami lakukan menjaga wilayah sekitar Candi Borobudur.
  
    
   Program-program Pemprov Jateng yang tidak direkomendasi Unesco tidak
  
    
   dilaksanakan. Misalnya shopping street, Jagad Jawa," katanya.( tuhu
  
    
   prihantoro/Cn08 )
  
    
 
  
    
 
  
    
 
  
    
 
  
    
 
  
                   
 
            
 
            
 
           

   



 
---------------------------------
Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke