----- Original Message ----- 
From: Nitingke 
To: 'Fransiska' ; 'linda' ; 'yenyen' ; 'Imelda Tanzil' ; 'Tarita' ; 'Jelita' ; 
'Marlene' ; 'Andry' ; 'Metodius Karta' ; 'Nino Susanto' ; 'Edy Teguh Amanah' ; 
'Daniel V. Kaunang' ; 'Utomo T. Pramono' ; 'reina' ; 'Edowati' ; 'Shita' 
Sent: Thursday, February 08, 2007 8:42 AM
Subject: FW: Penipuan jenis baru


Mengingatkan ama perempuan yang waktu itu pingsan di depan... kebetulan nkali 
yah?

 

-- Nitingke (Nike) --
PT. Bitnet Komunikasindo (Bozz.com)
Telp: (021) 3903939 ext.564
email: [EMAIL PROTECTED]

 

 \(^o^)/ Start Your Day With A Smile!!! \(^o^)/
"The stupid neither forgive nor forget; the naive forgive and forget; the wise 
forgive but do not forget" -by Thomas Szasz-

From: Cornellius Fendy Gunawan [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Wednesday, February 07, 2007 4:37 PM
To: Maria Magdalena; Gouw Tintin Meliyusiani; Ie Minx; Rizky Amalia Mizanie; 
Eva Monica; Tiffany Octavia; Nike Ong; Robiat Ferdiansyah Pahlevi; Xiu Qing; 
Eko Raharjo; Fauzia Rahma; Melissa Ratna; Rinawati; Herlina Saputra; Aurelia 
Shanty; Cynthia Sudali; Agus Sujanto; Thya; TiFFanY; Valencia Tirtasaputra; 
Kiara Tomoko; Wahyu Utami; Tatik Utami; Andina Viryandini; Mega Wati; Leni 
Waty; Meilia Widianti; Angelia Widjaya; Ivy Wijaya; Meyriska Wijaya; Eng Yemy; 
Alexander Yip; Yulianty; Yulinda
Subject: Penipuan jenis baru

 

FYI...


--------------------------------------------------------------------------------

 


penipuan lagi neh.. kejadiannya di depan kantor gw... hati2 yah guys... semakin 
hari makin kreatif juga yah orang2... huh... People....kita telah ditipu... 
Masi ingat dong kejadian kemarin, Senin, 15 Januari 2007? Ketika seorang 
perempuan muda memutuskan untuk bertengger di pagar kantor kita dan akhirnya 
pingsan lunglai di pelataran parkir depan...?! Seperti yang saya sudah curigai 
dari awal, kemungkinan besar ini adalah penipuan. Namun si perempuan tersebut 
sangat meyakinkan, jatuh lemas lunglai dengan tas tangan yang sobek terbuka 
tanpa ada HP atau dompet didalamnya, isinya cuma kipas lipat, sisir dan bedak. 
Sudah tentu kartu identitas-pun tidak ada. 
Jadi saya berpikir untuk mencatat data dirinya, kalau-kalau kita nanti harus 
berurusan dengan polisi ataupun tujuannya membantu si mbak pingsan ini, yang 
mengaku memiliki data sbb: 
Nama : Miftah Huljanah 
Tempat/tanggal lahir : Bandung/12 November 1986 
Alamat : Jalan Pondok Cibubur, Gang Mangga no. 21A (kost, Ibu kost bernama Ibu 
Ela)
Yang notabene-nya, si mbak ini dalam perjalanan menuju sebuah wawancara kerja 
untuk PT Sari Ayu, Plaza Senayan, sudah janji untuk bertemu dengan seorang 
bapak Awal. Informasi dia berikan cukup lengkap dan tidak ragu-ragu... 
Meyakinkan sekali...!!! Makanya abis itu mbak Arlien memutuskan untuk 
membantunya dari segi finansial... dikasi duit lah! 
Nah, kemarin sepulang kantor, saya mampir di rumah ibu dan berbincang dengan 
kakak ipar saya yang bekerja di Mabua Harley Davidson, yang kantornya terletak 
di bilangan Simatupang sebelum Citos situ... Anehnya, dia memulai cerita dengan 
kata-kata, "Mam, masak kemarin ada orang nipu! Ada perempuan pura-pura pingsan 
gitu di depan kantor kita...!". Lalu kakak ipar melanjutkan, "Otomatis kita 
tolongin kan! Ngakunya si dicopet di bis, tasnya sobek, gak ada dompet atau 
HP... Karena kasian, ya kita kasi duit aja..." "Nah, ketauan nipunya... temen 
ku kan makan di Cui Mie abis itu... Eee! Tu cewe ada disitu juga lagi pingsan 
dan ditolongin orang-orang. .." 
Akhirnya saya tanya ke kakak ipar saya, apakah mereka menanyakan data diri si 
perempuan itu...? Nama? Alamat? Atau yang lain... Dan kakak ipar bilang, si 
perempuan mengaku tinggal di daerah Cibubur. Kebetulan?! 
Saya crosscheck lagi, ciri2 fisik? Bentuk tas? Isi tas? Dan kakak ipar 
konfirmasi, tas tangan berwarna hitam, isinya cuma bedak, kipas dan sisir... 
Sama dengan isi tas si mbak Miftah yang tepar di depan kantor kita... 
Masih berpikir kebetulan gak nih!? Memang begundal-begundal kere yang milih 
jalan pintas untuk nipu orang-orang jujur kayak kita tu makin banyak dan makin 
pintar ya... 
Secara dia pingsan dan tidak meminta uang, jadi hitungannya mereka memang tidak 
berbuat kriminal kali ya... Tapi kok kalau modus operandi-nya sama, 
diulang-ulang, trus dilakukan di depan perkantoran atau tempat umum.... 
Sekali mereka melakukan, mungkin bisa meraup 50 s/d 200 ribu rupiah per 
pertolongan tulus dari orang-orang yang prihatin. 
Dunno bout ya'll, but I say it's a down crappy fraud!!! 
Anyways, FYI aja nih... supaya belajar dari pengalaman, siapa tau bisa disebar 
ke temen/rekan/ sahabat/pacar di tempat lain, supaya kalo ada orang ngaku di 
copet/di rampok yang pingsan di depan kantor or rumah mereka.... 
Bawa aja ke pos polisi terdekat, biar mereka yang ngurusin.... Dan daripada 
dikasi duit, kasi doa aja kali yee...

 

Peace & Love,

 

Cornellius Fendy Gunawan

MIS Department

Madu Nusantara Building

Jl. Tanah Abang II No. 57A Jakarta Pusat 10160

Ph.   +62 21 3520611 ext. 300

Fax. +62 21 3520212

Hp.  +62 812 9496261

e-mail [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]

 

http://www.friendster.com/profiles/cornell

http://www.geocities.com/cornell_fg

  


--------------------------------------------------------------------------------

Looking for earth-friendly autos? 
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center. 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke